Light Dark

Menikmati Sedapnya Bubur Ayam Bakar, Kuliner Unik di Jalan Cikidang Sukabumi

Kuliner | 24 Jun 2022, 13:20 WIB
Bubur ayam dibakar yang disajikan di Kedai Angelika 33 Jalan Cikidang, tepatnya di Kampung Cilengo RT 01/03, Desa Sukasirna, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. | Billie

SUKABUMIUPDATE.com - Bubur ayam dan bubur kacang merupakan makanan yang tak asing lagi bagi masyarakat. Tapi kalau bubur ayam dibakar, apakah pernah mencobanya? Kuliner unik ini bisa dinikmati di Kedai Angelika 33 Jalan Cikidang, tepatnya di Kampung Cilengo RT 01/03 Desa Sukasirna, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Cara menyajikan bubur ayam bakar berbeda pada umumnya. Pertama bubur nasi yang sudah siap dimasukan ke panci tanah liat lalu diberi wortel, kentang, jagung, ayam, telur, sayuran serta ati ampela. Panci itu lantas dibakar diatas bara api. Aroma khas dari bubur itu pun menyeruak. 


Advertisement

Baca Juga :

Pemilik Kedai Angelika 33, Arni (46 tahun) mengatakan menu bubur ayam dibakar ini merupakan resep suaminya. Menurut Arni pertama kali buka bubur ayam dibakar itu di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah tahun lalu. Usaha kuliner itu kemudian merambah ke daerah lain. Di Bali ada 3 cabang kemudian di Riau 1 Cabang dan di Sukabumi 2 cabang.


Advertisement
photoKedai Angelika 33 Jalan Cikidang, tepatnya di Kampung Cilengo RT 01/03 Desa Sukasirna, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. - (Billie)

“Kalau [di Sukabumi] di sini [Jalan Cikidang] sama di Gegerbitung," jelas Arni pada sukabumiupdate.com, Jumat (24/6/2022). 

Bagi yang ingin mencoba bubur ayam dibakar ini, Kedai Angelika 33 buka setiap hari dari pukul 06.00-20.00. Untuk harga satu porsi bubur ayam dibakar cukup terjangkau yaitu Rp 10 ribu.

Bagi pembeli yang ingin memakai topping seperti salmon atau daging sapi maka berbeda harganya. 

Kedai ini sudah buka sebulan lebih di Jalan Cikidang dan mendapat respons cukup baik. Menurut dia, jalan Cikidang ini banyak dilintasi kendaraan yang menuju kawasan Palabuhanratu, sehingga banyak warga luar misalkan dari Jakarta yang membeli bubur itu.

"Kebanyakan sih dari Jakarta yang lewat, responnya bagus sampai nyuruh buka cabang juga di Jakarta," pungkasnya.

Image

Billie

Reporter

Image

Andri Somantri

Redaktur