Light Dark

4 Gangguan Mental yang Jarang Diketahui, Salah Satunya Sindrom Tangan Alien

Sehat | 24 Jun 2022, 11:35 WIB
Ilustrasi Gangguan Mental yang Jarang Diketahui, Salah Satunya Sindrom Tangan Alien | Freepik

SUKABUMIUPDATE.com - Gangguan Mental memiliki banyak jenis. Beberapa diantaranya sudah sangat diketahui banyak orang, seperti gangguan kecemasan, depresi, PTSD, gangguan bipolar, dan skizofrenia.

Namun, dalam beberapa kasus, ada kondisi Gangguan Mental langka yang jarang diketahui dan diperiksakan. Misalnya, sindrom Capgras yang hanya ada 0,12 persen pengidapnya.


Advertisement

photoIlustrasi Gangguan Mental - (via: ndtv.com)

Karena stigma sosial terkadang menghalangi individu untuk mendapatkan pengobatan, meningkatkan kesadaran akan kondisi Mental adalah hal yang baik untuk mengurangi stigma.

Dilansir oleh suara.com dari Discover Magazine, berikut beberapa kondisi Mental langka yang jarang diketahui:

Baca Juga :


Advertisement

1. Sindrom Tangan Alien

Pengidap alien hand syndrome (AHS) atau sindrom tangan alien merasa tangan mereka memiliki pikiran sendiri. 

Aneurisma, tumor otak, stroke, dan cedera otak lainnya dapat menyebabkan sindrom tangan alien.

2. Sindrom Capgras

Penderita sindrom ini memiliki keyakinan irasional bahwa penipu telah menggantikan seseorang yang dekat dengan mereka. Perasaan ini umumnya berlaku untuk pasangan.

Tapi sindrom Capgras juga bisa membuat orang berpikir bahwa rumah, hewan peliharaan, atau benda tertentu telah terganti.

Ada hubungan antara kondisi ini dengan penyakit Alzheimer, cedera otak, demensia, dan skizofrenia.

3. Waham Cotard

Penyakit ini menyebabkan orang percaya bahwa mereka kehilangan bagian tubuh, atau yakin bahwa mereka sedang sekarat atau benar-benar mati.

Perasaan ini jarang muncul dengan sendirinya, tetapi biasanya merupakan gejala dari kondisi kejiwaan tertentu, penyakit saraf atau kerusakan otak.

Orang yang memiliki sindrom ini menjadi kurang bersosialisasi dan mungkin berhenti berbicara atau makan.

4. Erotomania

Ini adalah keyakinan tidak realistis bahwa seseorang jatuh cinta dengan penderitanya. Biasanya seseorang dari status sosial yang lebih tinggi, tokoh masyarakat, atau seseorang yang terkenal.

Kondisi ini biasanya tidak terjadi sampai usia paruh baya, dan ini mendorong pemikiran bahwa subjek obsesi mengirimi mereka pesan rahasia dan nonverbal.

Baca Juga :

SOURCE: SUARA.COM

Image

Admin SUpdate

Image

Reza Nurfadillah