Light Dark

Soal Penanganan Banjir di Ciemas Sukabumi, DPRD: Saling Lempar Tanggungjawab

Sukabumi | 18 Jun 2022, 23:50 WIB
Luapan sungai Cikalong membanjiri permukiman warga Kampung Ciuyuhan, Desa Tamanjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (18/6/2022). DPRD geram banjir akibat tanggul jebol itu belum ada penanganan. | Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Banjir yang melanda pemukiman warga di Kampung Ciuyahan, Desa Tamanjaya, Kecamatan Ciemas, mendapat sorotan dari anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi Andri Hidayana. 

Dia menyatakan geram sebab sudah berulang kali Banjir melanda namun hingga kini belum ada tindakan.


Advertisement

Baca Juga :

"Saya sangat geram dengan kejadian ini. Padahal saya di badan anggaran (banggar) sudah menyetujui anggaran Biaya Tidak Terduga (BTT) kebencanaan sebesar Rp 25 miliar untuk menanggulangi sifat kedaruratan, akan tetapi sampai sekarang sudah hampir 2 bulan bencana tersebut belum diatasi, malah masih bicara kewenangan," tegasnya.

Dia menyatakan, Banjir yang melanda pemukiman akibat luapan sungai Cikalong terjadi pertama pada saat mau takbiran Idul Fitri dan terus berulang ulang hingga sampai sekarang belum ada penanganan. 

"Saya harap OPD terkait jangan bicara kewenangan atau apa, inikan sifatnya bencana harus segera. Masa gara-gara kewenangan kita hanya bisa diam dan menonton saja," ujarnya.


Advertisement

"Saya sudah kontak dinas terkait khususnya bidang BPBD untuk segera diantisipasi. Awalnya ada kesan lempar tanggung jawab, tapi saya sudah sampai kan juga ke pak wakil bupati dan pak sekda agar ada penanganan awal," pungkasnya.

Image

Ragil Gilang

Reporter

Image

Andri Somantri

Redaktur