Light Dark

Hujan Deras, Warga Tetap Datangi Gedung Pakuan Berikan Salam Terakhir Untuk Eril

Jawa Barat | 12 Jun 2022, 17:10 WIB
(Ilustrasi) Hujan lebat mengguyur kawasan Gedung Pakuan, Kota Bandung yang menjadi tempat persemayaman Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril | Biro Adpim Jabar

SUKABUMIUPDATE.com - Jenazah Emmeril Kahn alias Eril telah tiba di Bandara Soekarno-Hatta Indonesia sekira pukul 15.45 WIB dibawa oleh Qatar Airways A7-BCU, yang selanjutnya akan dibawa ke rumah duka Gedung Pakuan, Kota Bandung.

Melansir dari Suara.com, Hujan lebat mengguyur kawasan Gedung Pakuan, Kota Bandung yang menjadi tempat persemayaman Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril, putra Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Namun derasnya Hujan tak menyurut niat warga untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Eril.


Advertisement

Pantauan Suara.com di lokasi, pada Minggu (12/6/2022), Hujan mengguyur kompleks Gedung Pakuan sekitar pukul 14.30 WIB.

Baca Juga :

Warga yang berada di dalam kompleks langsung memilih untuk meneduh untuk menunggu Hujan reda. Mereka sudah menuliskan ucapan duka cita di sebuah ruangan yang dipenuhi kertas tempel berwarna-warni.

Sementara itu, tidak ada warga yang tampak datang saat Hujan deras. Namun ketika Hujan reda, satu per satu warga yang memakai payung mulai masuk gedung.


Advertisement

Meski bukan bagian dari keluarga Ridwan Kamil, namun kepergian Eril juga menjadi kesedihan bagi warga yang mengetahuinya.

"Enggak apa-apa hujan, sudah tanggung juga saya mau takziah," kata Erni, salah satu warga asal Cikaso, Kota Bandung.

photoHujan lebat mengguyur kawasan Gedung Pakuan, Kota Bandung yang menjadi tempat persemayaman Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril - (Suara.com/Ria)

Jenazah Eril dijadwalkan mendarat di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten pada Minggu sore dan tiba di rumah duka Gedung Pakuan, Bandung sekitar pukul 22.30 malam.

Jenazah Eril akan dimakamkan di pemakaman keluarga di Islamic Center Baitul Ridwan, Desa Cimaung, Kabupaten Bandung pada Senin (13/6) besok, pukul 11.00 WIB. Warga baru diperkenankan turut berdoa di sekitar makam setelah prosesi pemakaman selesai.

Eril ditemukan meninggal dunia setelah pencarian 14 hari usai sempat menghilang tenggelam di Sungai Aare, Kota Bern, Swiss pada Kamis (9/6).

SUMBER: SUARA.COM

Image

Admin SUpdate

Image

Dede Imran