KPPN Sukabumi Salurkan Rp 240 Miliar Dana BOS Tahap II Gelombang I ke 3027 Sekolah

Kamis 09 Juni 2022, 15:30 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - KPPN Sukabumi kembali menyalurkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebesar Rp 240 miliar. 

“Dana BOS tersebut merupakan penyaluran tahap II gelombang I yang dikucurkan untuk 3.027 sekolah baik negeri maupun swasta yang tersebar di Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, dan Kota Sukabumi,” ujar Kepala KPPN Sukabumi, Abdul Lutfi, Rabu (8/6/2022). 

Baca Juga :

KPPN Sukabumi: Penyaluran Dana BOS Tahap I Gelombang II Rp 4,7 Miliar ke 78 Sekolah

Adapun rincian dari penyaluran BOS Tahap II Gelombang I disalurkan untuk 1.403 sekolah baik negeri maupun swasta di Kabupaten Sukabumi sebesar Rp 107,7 miliar. 

Di Kota Sukabumi,  telah tersalurkan sebesar Rp8,7 miliar untuk 101 sekolah negeri maupun swasta. Sedangkan untuk 1.523 sekolah negeri dan swasta di Cianjur tersalur sebesar Rp 123,5 miliar.

Penyaluran Dana BOS ini dilakukan sesuai dengan Nota Dinas Direktur Pelaksanaan Anggaran nomor ND-508/PB.2/2022 tanggal 30 Mei 2022, setelah diterbitkannya rekomendasi Direktur Dana Transfer Khusus Ditjen Perimbangan Keuangan nomor ND-316/PK.3/2022 tanggal 27 Mei 2022. Hal ini sesuai dengan yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan nomor 119/PMK.07/2021 tentang Pengelolaan Dana Alokasi Khusus Nonfisik. 

Dalam hal mekanisme salur, Dana BOS terbagi menjadi tiga kategori, yaitu Dana BOS Reguler, Dana BOS Afirmasi, dan Dana BOS Kinerja. Dana BOS Reguler disalurkan dalam tiga tahap, yaitu sebesar 30% pada tahap I disalurkan paling cepat bulan Januari, sebesar 40% pada tahap II paling cepat bulan April, dan sebesar 30% pada tahap III paling cepat bulan September. Sedangkan Dana BOS Afirmasi dan Kinerja disalurkan dalam satu tahap, paling cepat bulan April. 

Abdul menambahkan bahwa penyaluran Dana BOS  pada dua tahun sebelumnya dilaksanakan oleh 34 KPPN yang berkedudukan di ibukota provinsi. Namun, mulai tahun 2022, penyaluran dilaksanakan oleh 173 KPPN yang tersebar di seluruh Indonesia, salah satunya adalah KPPN Sukabumi. Selain itu terdapat perubahan lainnya seperti adanya rekening terstandarisasi yang ditetapkan oleh Kepala Daerah. 

Hal ini bertujuan untuk meminimalisasi adanya rekening penerima yang salah yang dapat mengakibatkan keterlambatan dana yang diterima oleh pihak sekolah. Melalui mekanisme baru ini, diharapkan dapat mendukung konsep merdeka belajar, mempercepat penyaluran karena tidak harus menunggu sekolah lain dalam wilayah yang sama, serta meningkatkan akurasi karena rekomendasi penyaluran menggunakan data yang diinput langsung oleh sekolah melalui aplikasi Dana BOS, dan menjaga akuntabilitas.  

Sampai saat ini, dana BOS yang telah disalurkan melalui KPPN Sukabumi adalah sebesar Rp455,6 miliar. Dana ini terdiri atas BOS Kinerja sebesar Rp 13,8 miliar untuk 162 sekolah yang tersebar di Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, dan Kota Sukabumi, dan BOS Reguler sebesar Rp 441,8 miliar. 

Abdul berharap kepada pihak sekolah yang telah menerima Dana BOS dapat segera menggunakan dengan baik, transparan dan akuntabel sehingga dapat mendukung kelancaran dalam proses belajar mengajar.

“Semoga dengan disalurkannya dana BOS tersebut dapat membantu peningkatan kualitas pendidikan serta mengurangi angka putus sekolah di wilayah Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, dan Kota Sukabumi sehingga diharapkan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki daya saing serta dapat menciptakan generasi penerus kepemimpinan bangsa,” ujar Abdul. 

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Tags :
Berita Terkini
Produk23 Februari 2025, 09:26 WIB

Harga Sejumlah Bahan Pokok di Pasar Cicurug Sukabumi Naik Jelang Ramadan 2025

Kepala UPTD Pasar Semi Modern Cicurug, Eman Sulaeman, menyatakan bahwa secara umum harga bahan pokok masih tergolong stabil meskipun ada beberapa kenaikan.
Harga sejumlah bahan pokok penting di Pasar Semi Modern Cicurug, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, mengalami kenaikan menjelang bulan Ramadan. (Sumber : SU/Ibnu)
Arena23 Februari 2025, 09:11 WIB

2 Pesilat Cilik Asal Purabaya Sukabumi Raih Prestasi di Kejuaraan Wilayah 3 Championship 2025

Kepala SDN 2 Purabaya, Rusli Fahmi, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian kedua siswanya tersebut.
Dua pesilat cilik asal Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi raih medali di Kejuaraan Pencak Silat Wilayah 3 Championship 2025 (Sumber Foto: Istimewa)
Sehat23 Februari 2025, 09:00 WIB

Saraf Kejepit: Penyebab, Gejala dan 5 Ramuan Herbal untuk Mengobatinya

Saraf kejepit, adalah kondisi yang terjadi ketika bantalan antar tulang belakang (cakram intervertebralis) mengalami kerusakan atau bergeser, sehingga menekan saraf di sekitarnya
Ilustrasi - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan saraf Kejepit dengan Ramuan Herbal. (Sumber : Freepik.com).
Food & Travel23 Februari 2025, 08:00 WIB

Resep Sponge Cake, Kue Ringan yang Empuk Ini Bahannya Simpel!

Kue Sponge sering digunakan sebagai dasar untuk berbagai jenis kue lain, seperti kue ulang tahun, kue lapis, atau trifle, karena mudah menyerap sirup dan lapisan rasa lainnya.
Ilustrasi. Resep Sponge Cake, Kue Ringan yang Empuk yang Bahannya Simpel. (Sumber : Freepik/@azerbaijan_stockers)
Sukabumi23 Februari 2025, 06:21 WIB

Kabar Duka, Ketua DPC PPP Kabupaten Sukabumi Dedi Damhudi Meninggal Dunia

Dedi Damhudi, Ketua DPC PPP Kabupaten Sukabumi meninggal dunia di salah satu rumah sakit di Bandung.
Ketua DPC PPP Kabupaten Sukabumi Dedi Damhudi meninggal dunia. (Sumber Foto: Istimewa)
Science23 Februari 2025, 06:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 23 Februari 2025, Potensi Turun Hujan di Siang Hari

Sebagian besar wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya diperkirakan mengalami cuaca berawan hingga hujan pada 23 Februari 2025.
Ilustrasi - Sebagian besar wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya diperkirakan mengalami cuaca berawan hingga hujan pada 23 Februari 2025. (Sumber : Pixabay.com/@holgerheinze0)
Kecantikan22 Februari 2025, 22:34 WIB

5 Cara Ampuh Memperbaiki Kulit Berminyak yang Dehidrasi, Bisa di Coba di Rumah

Kulit berminyak yang mengalami dehidrasi mungkin disebabkan oleh kurangnya asupan air atau penggunaan produk perawatan kulit yang tidak tepat.
Ilustrasi cara memperbaiki kulit berminyak yang dehidrasi (Sumber: Freepik/@stockking)
Sukabumi22 Februari 2025, 22:32 WIB

Setelah Autopsi, Samson Sang Preman Simpenan Sukabumi Dimakamkan di TPU Pasir Pogor

Kematian Samson masih menyisakan tanda tanya besar bagi keluarga.
Jenazah Suherlan alias Samson (33 tahun) saat akan dimakamkan di TPU Pasir Pogor, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (22/2/2025). | Foto: SU/Ilyas Supendi
Kecantikan22 Februari 2025, 22:25 WIB

Kulit Berminyak dan Dehidrasi: Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Dengan perawatan yang tepat, kulit berminyak yang dehidrasi dapat dikembalikan keseimbangannya. Ingat, hidrasi adalah kunci untuk kulit yang sehat dan bercahaya.
Ilustrasi kulit berminyak dan dehidrasi (Sumber:  Freepik/@KamranAydinov)
Nasional22 Februari 2025, 21:54 WIB

Diduga Dipecat Jadi Guru Pasca Kritik Polisi, Mendikdasmen Diminta Segera Bela Citra Sukatani

Guru merupakan warga negara yang dijamin hak-haknya.
Personel band punk Sukatani. | Foto: X/barengwarga