Light Dark

3 Ekor Sapi Diduga Terpapar PMK, Petugas Lockdown Peternakan di Cilaku

Jawa Barat | 21 May 2022, 18:24 WIB
Ilustrasi. Petugas gabungan dari dinas dan kepolisian menutup sementara, lockdown sebuah peternakan di wilayah Cilaku Kabupaten Cianjur Jawa Barat. | suara.com (Fauzi)

SUKABUMIUPDATE.com - Petugas gabungan dari dinas dan kepolisian menutup sementara, lockdown sebuah peternakan di wilayah Cilaku Kabupaten Cianjur Jawa Barat. Ini dilakukan setelah ditemukan tiga ekor diduga terpapar Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK.

Mengutip berita suara.com, hal ini dilakukan setelah Polres Cianjur dan Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (Dislutkanak) Kabupaten Cianjur melakukan sidak dan pemeriksaan terhadap sejumlah peternakan.


Advertisement

Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan mengatakan, pihaknya bersama Dinas terkait telah melakukan pengecekan sejumlah peternakan, diantaranya di Kecamatan Cugenang dan Cilaku. "Dari ketiga peternakan di dua wilayah itu, ditemukan ada tiga ekor sapi yang mengalami gejala diduga terpapar PMK," katanya pada wartawan, Sabtu (21/5/2022).

Ketiga ekor sapi yang mengalami gejala pmk tersebut, kata dia, saat ini telah dipisahkan atau dilakukan isolasi, dan telah diambil sampel darahnya. "Sambil menunggu uji lab darahnya, sapi tersebut telah dipisahkan. Meski gejalanya kuat dengan PMK, tapi untuk memastikan kita tunggu hasil uji Lab." ucapnya.

Selain itu, Doni mengatakan, meski ketiga ekor sapi tersebut telah dipisahkan, namun penyakit tersebut berpotensi dapat menular cepat ke sejumlah sapi lainya. Karena itu peternakan tersebut terpaksa harus di lockdown.

"Sementara peternakan nya di lockdown, supaya tidak ada aktivitas keluar masuk yang mengakibatkan penyebaran lebih luas penyakit pmk ini," ucapnya.


Advertisement

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Cianjur Ahmad Rifai mengatakan sudah menginstruksikan tiga Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di tiga wilayah untuk melakukan pemeriksaan dan pencegahan.

"Kita lakukan pemeriksaan berkala, karena bisa saja hari ini terlihat sehat, tapi beberapa hari kemudian ternyata didapati sapi tersebut sakit. Seperti di peternakan yang tadi ditemukan sapi yang terkena PMK," ucapnya.

Pihaknya menambahkan, pihaknya hingga sejauh ini masih terus melakukan sejumlah upaya dan penanganan untuk mencegah, agar dapat ditekan penyebarannya.

SUMBER: SUARA.COM (Fauzi Noviandi)

Image

Admin SUpdate

Image

Fit NW

Redaktur