Siswi SLB, Siti Nurpadilah Wakili Sukabumi di Lomba Lukis Tingkat Nasional

Sabtu 28 Agustus 2021, 02:00 WIB
Siti Nurpadilah akan menjadi wakil Sukabumi dan Jawa Barat dalam lomba melukis tingkat nasional tahun 2021.

Siti Nurpadilah akan menjadi wakil Sukabumi dan Jawa Barat dalam lomba melukis tingkat nasional tahun 2021.

SUKABUMIUPDATE.com - Sukabumi patut bangga dengan remaja cantik yang satu ini. Ditengah keterbatasan karena mengalami gangguan bicara dan pendengaran, Siti Nurpadilah akan menjadi wakil Sukabumi dan Jawa Barat dalam lomba melukis tingkat nasional tahun 2021. 

Siti Nurfadilah adalah remaja kelahiran 30 Mei 2004 tercatat sebagai warga Kampung Babakan Paladang RT 06/03 Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.  Anak pasangan suami istri Ujang Supiandi (42 tahun) dan Maryati (39 tahun) yang saat ini menjalani pendidikan tingkat SMA di sekolah luar biasa (SLB) Mutiara Bahari kelas X.

Siti mengalami keterbatasan sejak lahir. Namun tak menyurutkan keinginannya untuk belajar menggambar kemudian melukis. 

Berbuah manis, Siti menyabet juara 1 FLS2N provinsi Jabar dan juara 2 Jabar Festival 2021 belum lama ini. Ia adalah juara 1 lomba yang sama tingkat Kabupaten Sukabumi. 

Ujang Supiandi mengatakan anaknya mulai belajar melukis sejak masuk Sekolah Luar Biasa (SLB) tahun 2011. Saat itu usia menginjak 7 tahun, dan keluarga tidak mengetahui Siti punya bakat melukis dari mana.

"Dibimbing oleh guru yang mengajar melukis. Langsung bisa menggambar sketsa yang diberikan. Saat berada di rumah setiap melihat gambar apapun selalu dibuat lukisan menggunakan kertas biasa," ungkap Ujang kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (28/8/2021).

photoLukisan Siti bertema keluarga yang dikirim dalam lomba tingkat nasional - (istimewa)</span

Sampai akhirnya, lanjut Ujang, anaknya mengikuti perlombaan tingkat sekolah dasar, sekolah tingkat pertama dan hingga sampai saat ini tingkat SMA. "Pernah mengikuti perlombaan tingkat Kabupaten juara 1 kemarin, di provinsi juara 1 dan 2, sekarang maju ke tingkat nasional," jelasnya. 

"Saya bangga tentunya, meski keterbatasan dan dibalik kekurangan anak saya memiliki bakat yang bagus," sambungnya.

Ujang berharap, ada orang yang bisa membantu pemulihan kemampuan pendengaran anaknya. Karena semua butuh biaya yang tidak sedikit sedangkan ia hanya penjual makanan agar-agar keliling untuk memenuhi keperluan sehari hari.

"Harapan saya ingin sekali pulih pendengarannya, ingin memiliki alat bantu dengar, karena saya juga keterbatasan materi, harga alatnya cukup mahal. Penghasilan saya biasa Rp 50 ribu, sebelum pandemi, sekarang dapat Rp 40 ribu per hari juga tersendat," terangnya. 

Baca Juga :

Penghasilan Ujang juga untuk memenuhi kebutuhan biaya transportasi Siti ke Sekolah. "Sehari hari naik ojek pulang pergi ongkos Rp 20 ribu. Jarak dari rumah ke sekolah kurang lebih 4 Km," tandasnya.

Namun sekali lagi Ujang dan keluarga tetap semangat dan bangga dengan prestasi Siti. Seperti para guru di sekolah yang penuh semangat memberikan pendidikan kepada Siti.

photoPostingan sekolah soal Siti yang mengukir prestasi untuk Sukabumi - (instagram)</span

Kebanggaan ini diungkapkan sekolah luar biasa (SLB) Mutiara Bahari atas prestasi Siti. Dikutip dari akun instagramnya, sekolah memposting foto Siti saat melukis.

"Bismillahirahmanirahiim...proses melukis untuk lomba Melukis SMPLB/SMALB FLS2N 2021 Tingkat Nasional. mohon doa nya mudah2an peserta didik kami yg bernama Siti Nurpadilah ( @siti_dillah04 ), diberikan kesehatan dan kelancaran dalam mengikuti lomba kali ini. Terimakasih kepada Bapak Kades Desa Jayanti atas dukungannya untuk peserta didik kami ," tulis admin akun tersebut.

Baca Juga :

Dalam kejuaraan tingkat nasional ini, ada dua lukisan karya Siti yang dilombakan. Keduanya bertema keluarga. Kehangatan keluarga saat pandemi, selalu berkumpul dan bahagia. 

Seniman lukis Sukabumi, Neng Susilawati mengapresiasi karya Siti. "Lukisannya bagus, pantas untuk mewakili Sukabumi dan Jabar di level nasional," ungkap perempuan yang hobi melukis dan membuat kue ini kepada sukabumiupdate.com, Sabtu,

Menurut Neng, lukisan siti sangat khas bergaya naive art. "Gaya melukis yang bagus, punya bakat" tegasnya.

5 Berita Terpopuler Pekan Ini

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Editor :
Berita Terkini
Life28 Februari 2025, 18:00 WIB

Niat Shalat Tarawih di Bulan Ramadan: Lafal untuk Imam, Makmum Maupun Saat Sendiri

Salat tarawih adalah salat sunah yang sangat dianjurkan (sunah muakkad) untuk dikerjakan pada malam-malam bulan Ramadan.
Suasana sholat tarawih pertama di Masjid Agung Kota Sukabumi pada Senin (11/3/2024) | Foto : Asep Awaludin.
Jawa Barat28 Februari 2025, 17:41 WIB

A Yamin Sosialisasikan Perda Desa Wisata di Cijurey Gegerbitung Sukabumi

Anggota DPRD Jabar A Yamin melakukan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Desa Wisata di Desa Cijurey Gegerbitung Sukabumi.
Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Demokrat, A Yamin S.I.P saat menggelar penyebarluasan Perda tentang Desa Wisata di Desa Cijurey. (Sumber Foto: SU/Denis)
Life28 Februari 2025, 17:30 WIB

8 Inspirasi Ucapan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan, Bisa Dibagikan di Medsos!

Ucapan Puasa Ramadan juga bisa menjadi cara menyebarkan semangat positif untuk membuka bulan suci Ramadan, yang penuh dengan ibadah dan kebaikan.
Ilustrasi. Inspirasi Ucapan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan. (Sumber : Freepik/@freepik)
MIMBAR PUBLIK28 Februari 2025, 17:19 WIB

Soroti Kasus Pelecehan Mahasiswi Magang di PN Sukabumi, Kohati Dukung Korban Bersuara-Melawan

Korp-HMI-Wati (Kohati) HMI Cabang Sukabumi turut menyoroti kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami VN, seorang mahasiswi magang di Pengadilan Negeri Sukabumi.
Kohati Sukabumi dukung perempuan bersuara melawan kekerasan seksual | Foto: Pixabay
Sukabumi28 Februari 2025, 17:16 WIB

Kader GMNI Tewas: Dugaan Penganiayaan 3 Pemuda Sukabumi, RSUD Al-Mulk Ungkap Fakta Medis

3 pemuda diduga jadi korban penganiayaan, satu diantarannya meninggal dunia, yaitu RR kader GMNI Sukabumi Raya
Ilustrasi penganiayaan. (sumber: tim medsos)
Nasional28 Februari 2025, 17:14 WIB

Link Live Streaming Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadan 1446 H

Link Streaming sidang Isbat Ramadan pada Jumat, 28 Februari 2025.
Link Streaming sidang Isbat Ramadan pada Jumat, 28 Februari 2025. (Sumber : Kemenag)
Musik28 Februari 2025, 17:00 WIB

Lirik dan Terjemahan Lagu Embers dari James Arthur

Lirik Lagu Embers James Arthur mencerminkan harapan yang terpendam dan keinginan untuk kembali ke masa-masa bahagia.
Official Video Lagu Embers dari James Arthur. Foto: YouTube/@James Arthur
Entertainment28 Februari 2025, 16:30 WIB

Jessica Felicia Sebut Rachel Vennya Dalam Video Minta Maaf ke Azizah Salsha, Ada Apa?

Tiktokers Jessica Felicia mengunggah video permintaan maaf kepada Azizah Salsha di TikTok setelah laporan atas kasus dugaan pencemaran nama baik dicabut.
Jessica Felicia Sebut Rachel Vennya Dalam Video Minta Maaf ke Azizah Salsha, Ada Apa? (Sumber : Instagram/@rachelvennya dan @jessicafeliciapard)
Jawa Barat28 Februari 2025, 16:27 WIB

DPRD Jabar Muhammad Jaenudin Kembali Sosialisasikan Perda Pesantren di Sukabumi

akil Ketua Fraksi PDIP di DPRD Jawa Barat Muhammad Jaenudin melaksanakan penyebarluasan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 1 Tahun 2021 tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren tahun 2025.
Muhammad Jaenudin, S.Ag, MH, Wakil Ketua Fraksi dan Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat sosialisasi Perda Pesantren di Sukabumi | Foto : Tim ADC
Inspirasi28 Februari 2025, 16:03 WIB

PLTU Palabuhanratu Raih PROPER Emas 2024, Dinilai Konsisten dalam Pengelolaan Lingkungan

PROPER Emas ini merupakan yang ketiga kalinya bagi PLTU Palabuhanratu.
PLTU Palabuhanratu meraih penghargaan PROPER Emas 2024 dari KLHK. | Foto: Istimewa