PPNI: 67 Perawat di Sukabumi Positif Corona Selama Pandemi, 2 Meninggal

Kamis 18 Maret 2021, 00:00 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Organisasi profesi Persatuan Perawat Nasional Indonesia atau PPNI Kabupaten Sukabumi mencatat sudah ada 67 anggotanya yang terpapar virus Corona, di mana 2 di antaranya meninggal dunia.

"Ada 2.300 perawat se-Kabupaten Sukabumi yang tersebar di 58 puskesmas dan 8 rumah sakit pemerintah, swasta, maupun klinik. Dan saat ini sudah ada 65 perawat yang terkonfirmasi Covid-19 dan 2 orang meninggal dunia," ujar Ketua DPD PPNI Kabupaten Sukabumi Masykur Alawi, Rabu (17/3/2021).

Hingga saat ini, lanjut Masykur, perawat tetap menjadi garda terdepan dalam upaya penanganan Covid-19. Karenanya, ia dan perawat lainnya yang tergabung di PPNI akan terus bersemangat dalam upaya penanganan Covid-19 maupun dalam pelayanan lainnya.

Baca Juga :

"Kalau dibilang jenuh tidak. Kita tetap semangat sesuai dengan janji profesi kita, pengabdian yang utama," imbuhnya.

"Saya mohon doa dari semuanya, semoga sekarang perawat-perawat yang ada di garda terdepan tetap sehat dan tetap semangat, terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Masykur juga turut mengundang Bupati Marwan Hamami dalam peresmian gedung DPD PPNI Kabupaten Sukabumi di Jalan Kiaralawang, Citepus, Palabuhanratu.

photoKetua PPNI Kabupaten Sukabumi Masykur Alawi (kanan). PPNI Kabupaten Sukabumi mencatat 67 anggotanya yang terpapar virus Corona, di mana 2 di antaranya meninggal dunia. - (SU/Nandi)</span

"Alhamdulillah, saya ucapkan terima kasih kepada Pak Bupati yang selalu suport, setiap ada kegiatan pun selalu hadir. Saya mewakili perawat Kabupaten Sukabumi sangat bangga sekali gedung ini sudah terwujud dan diresmikan oleh Pak Bupati," sambungnya.

"Gedung PPNI ini terwujud karena soliditas dari para perawat. Beberapa orang bertanya apakah ini dana pemerintah atau dana hibah, saya nyatakan ini tidak ada sama sekali. Artinya ketika ada informasi seperti itu tidak benar. Ini dibangun hasil kebersamaan kita untuk mewujudkan rumah besar perawat," pungkasnya.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkini
Kecantikan22 Februari 2025, 22:34 WIB

5 Cara Ampuh Memperbaiki Kulit Berminyak yang Dehidrasi, Bisa di Coba di Rumah

Kulit berminyak yang mengalami dehidrasi mungkin disebabkan oleh kurangnya asupan air atau penggunaan produk perawatan kulit yang tidak tepat.
Ilustrasi cara memperbaiki kulit berminyak yang dehidrasi (Sumber: Freepik/@stockking)
Sukabumi22 Februari 2025, 22:32 WIB

Setelah Autopsi, Samson Sang Preman Simpenan Sukabumi Dimakamkan di TPU Pasir Pogor

Kematian Samson masih menyisakan tanda tanya besar bagi keluarga.
Jenazah Suherlan alias Samson (33 tahun) saat akan dimakamkan di TPU Pasir Pogor, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (22/2/2025). | Foto: SU/Ilyas Supendi
Kecantikan22 Februari 2025, 22:25 WIB

Kulit Berminyak dan Dehidrasi: Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Dengan perawatan yang tepat, kulit berminyak yang dehidrasi dapat dikembalikan keseimbangannya. Ingat, hidrasi adalah kunci untuk kulit yang sehat dan bercahaya.
Ilustrasi kulit berminyak dan dehidrasi (Sumber:  Freepik/@KamranAydinov)
Nasional22 Februari 2025, 21:54 WIB

Diduga Dipecat Jadi Guru Pasca Kritik Polisi, Mendikdasmen Diminta Segera Bela Citra Sukatani

Guru merupakan warga negara yang dijamin hak-haknya.
Personel band punk Sukatani. | Foto: X/barengwarga
Life22 Februari 2025, 21:30 WIB

10 Cara Efektif Menghilangkan Noda Pewarna Rambut yang Menempel di Kulit

Mewarnai rambut tidak diragukan lagi merupakan salah satu cara termudah untuk mengubah penampilan. Namun, terkadang, betapapun kerasnya upaya untuk mencegahnya, warna rambut ini dapat meninggalkan bekas pada kulit.
Ilustrasi seorang wanita menggunakan pewarna rambut (Sumber: Freepik/@user18526052)
Sukabumi22 Februari 2025, 21:13 WIB

Tulang Tengkorak Terpotong, 4 Luka pada Wajah Warga Sukabumi yang Tewas di Tangan Adiknya

Tim dokter tidak melakukan tindakan autopsi terhadap jenazah Hendra.
Ketua tim dokter forensik RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi dr Nurul Aida Fathya saat dimintai keterangan oleh wartawan soal kematian Hendra (55 tahun) pada Sabtu (22/2/2025). | Foto: SU/Asep Awaludin
Sehat22 Februari 2025, 21:00 WIB

Panduan Lengkap Mengatasi Sakit Punggung: Penyebab, Cara Mengobati, dan Pencegahannya

Dengan memahami penyebab, pengobatan, dan langkah pencegahan, Anda dapat mengelola sakit punggung secara efektif dan mencegahnya mengganggu aktivitas harian.
Ilustrasi seseorang mengalami sakit punggung (Sumber: Freepik/@stefamerpik)
Sehat22 Februari 2025, 20:30 WIB

Panduan Aman Puasa Intermiten untuk Ibu Menyusui: 8 Tips dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Puasa intermiten dapat memberikan manfaat bagi ibu menyusui jika dilakukan dengan benar dan hati-hati. Namun, keamanan dan efektivitasnya bergantung pada kebutuhan tubuh masing-masing ibu dan respons bayi.
Ilustrasi panduan aman puasa intermiten untuk ibu menyusui (Sumber: Freepik/@freepik)
Life22 Februari 2025, 20:00 WIB

Amankah Mencoba Puasa Intermiten Saat Menyusui? Simak Ulasan Berikut

Sebelum mencoba puasa intermiten ini, penting untuk berkonsultasi dengan dokter agar proses menyusui tetap optimal dan kesehatan bayi tetap terjaga.
Amankah mencoba puasa intermiten saat menyusui? (Sumber: Freepik/@freepic.diller)
Musik22 Februari 2025, 20:00 WIB

Sapa Penggemar Pertama Kali, Harga Tiket NCT Wish Asia Tour Log di Jakarta

boygroup NCT Wish akan menyapa penggemar Indonesia untuk pertama kali sejak debut melalui Asia Tour yang bakal digelar pada 31 Mei 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.
Sapa Penggemar Pertama Kali, Harga Tiket NCT Wish Asia Tour Log di Jakarta (Sumber : Instagram/@nctwish_official)