Tindak Lanjut Rekomendasi, Pemkab Sukabumi Diapresiasi BPK RI

Jumat 05 Maret 2021, 23:00 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia atau BPK RI Perwakilan Jawa Barat mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Sukabumi (Pemkab) atas keseriusannya dalam menindaklanjuti hasil rekomendasi laporan keuangan. 

Apresiasi disampaikan Sub Auditorat Jabar I BPK RI Perwakilan Jawa Barat Ari Endarto saat exit meeting pemeriksaan interim tahap II atas laporan keuangan Pemkab Sukabumi tahun anggaran 2020 dan pemeriksaan Banparpol tahun anggaran 2020 di Gedung Pendopo Sukabumi, Jumat (5/3/2021).

"Tindak lanjut hasil rekomendasi BPK RI pada semester II kemarin, Kabupaten Sukabumi mencapai 79 persen lebih. Hampir mencapai 80 persen," ujar Ari Endarto dalam siaran pers Pemkab Sukabumi, Jumat sore. 

Baca Juga :

BPK Periksa LKPD 2020, Bupati Sukabumi: Berikan Data yang Dibutuhkan

Menurutnya, tindak lanjut yang dilakukan Pemkab Sukabumi melebihi batas standar BPK RI. Di mana, BPK RI membuat ambang batas secara nasional sebesar 75 persen. "Secara nasional 75 persen average-nya. Ini di atas ambang batas nasional," ucapnya.

Meskipun begitu, Pemkab Sukabumi masih memiliki pekerjaan rumah untuk menyelesaikan seluruh rekomendasi BPK RI. Apalagi, tindak lanjut atas rekomendasi BPK RI ini akan menjadi salah satu poin penentu opini wajar tanpa pengecualian (WTP).

"Ada sisa sekitar 20 persen yang menjadi PR di Kabupaten Sukabumi. Rekomendasi ini harus ditindaklanjuti," ungkapnya.

Dikatakan Ari Endarto, Kabupaten Sukabumi masih memiliki waktu sekitar beberapa pekan ke depan untuk membereskan PR tersebut. Sebab, batas akhir penyerahan laporan keuangan pada 22 Maret mendatang. "Pemkab Sukabumi berkomitmen menyerahkan laporannya pada 22 Maret," terangnya.

photoBPK RI Perwakilan Jawa Barat mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Sukabumi (Pemkab) atas keseriusannya dalam menindaklanjuti hasil rekomendasi laporan keuangan. - ( Istimewa)

Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri mengajak semua perangkat daerah untuk menindaklanjuti hasil rekomendasi BPK RI. Sehingga, laporan keuangan Pemkab Sukabumi terus membaik setiap tahunnya.

"Kita masih ada 20 persen yang harus dituntaskan. Kekurangan dan keterbatasan akan terus diperbaiki secara bersama sama dan saling bahu membahu," bebernya.

Iyos berharap, Pemkab Sukabumi bisa kembali meraih Opini WTP. Sehingga, segala rekomendasi harus bisa terpenuhi. "Kita upayakan untuk meraih WTP ke ke tujuh kalinya secara berturut turut. Terima kasih tim BPK RI," pungkasnya.

Ingat Pesan Ibu: Wajib 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas serta aktivitas di luar rumah). Redaksi sukabumiupdate.com mengajak seluruh pembaca untuk menerapkan protokol kesehatan COVID-19 di setiap kegiatan.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkini
Food & Travel22 Februari 2025, 05:30 WIB

Serunya Wisata Rafting Sambil Menikmati Keindahan Alam di Caldera Adventure Cikidang Sukabumi

Selain resort dan rafting, Caldera Adventure Cikidang Sukabumi juga menawarkan berbagai aktivitas outdoor.
Keseruan berwisata arung jeram atau rafting di Sungai Citarik Sukabumi bersama Caldera Adventure. (Sumber Foto: Dok. Caldera Adventure)
Sukabumi21 Februari 2025, 22:28 WIB

Temani Warga yang Dipanggil Polisi Pasca Kematian Samson, Massa Geruduk Mapolres Sukabumi

Puluhan warga Cihurang Simpenan Sukabumi geruduk Mapolres Sukabumi pasca kematian Samson.
Puluhan warga Kampung Cihurang, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi mendatangi Mapolres Sukabumi pasca kematian Samson. (Sumber : SU/Ilyas)
Sehat21 Februari 2025, 21:00 WIB

5 Cara Ampuh Mengatasi Gejala Kolesterol Tinggi pada Kulit

Kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Tanda-tandanya biasanya tidak kentara, namun terkadang, Anda dapat melihat gejala Kolesterol tinggi pada kulit.
Ilustrasi cara mengatasi gejala kolesterol tinggi pada kulit (Sumber: Freepik/@freepik)
Sukabumi21 Februari 2025, 20:48 WIB

Aksi Indonesia Gelap di Sukabumi, Mahasiswa Kritisi Efisiensi Anggaran hingga MBG

Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Rojab Asyari menilai semua tuntutan yang disampaikan mahasiswa cukup realistis dan sesuai dengan keadaan di masyarakat.
Aksi Indonesia Gelap di Kota Sukabumi, ratusan mahasiswa berunjukrasa di depan Kantor DPRD, Jumat (21/2/2025). (Sumber Foto: SU/Asep Awaludin)
Inspirasi21 Februari 2025, 20:18 WIB

Integrasi AI di Newsroom Media Lokal Tingkatkan Efisiensi dan Kualitas Konten

Pemimpin Redaksi Suara.com, Suwarjono, menekankan pentingnya adaptasi teknologi, termasuk AI, bagi media lokal
LMC Talk
Sehat21 Februari 2025, 20:16 WIB

Kenali 6 Gejala Kolesterol Tinggi pada Kulit yang Bisa Menyebabkan Masalah Kesehatan

Gejala kolesterol tinggi pada kulit bukan hanya masalah kosmetik, tetapi juga dapat menjadi indikator masalah kardiovaskular.
Ilustrasi gejala kolesterol pada kulit (Sumber: Freepik/@krakenimages.com)
Film21 Februari 2025, 20:00 WIB

Sinopsis Drama Korea Undercover High School, Anggota NIS Menyamar Sebagai Siswa SMA

Drama korea Undercover High School memiliki cerita unik mengenai seorang agensi badan intelijen nasional yang harus menyamar sebagai siswa Sekolah Menengah Atas untuk menjalankan sebuah misi.
Sinopsis Drama Korea Undercover High School, Anggota NIS Menyamar Sebagai Siswa SMA (Sumber : Instagram/@mbcdrama_wow)
Sukabumi21 Februari 2025, 19:50 WIB

Hasil Kesepakatan Emak-emak dan Peternakan Ayam di Cidahu Sukabumi soal Wabah Lalat

Berikut hasil kesepakatan pasca emak-emak geruduk peternakan ayam di Cidahu Sukabumi karena resah dengan lalat yang mewabah.
Kapolsek Cidahu AKP Endang Slamet dan jajaran saat mendengar aspirasi puluhan emak-emak yang protes soal wabah lalat ke peternakan ayam. (Sumber Foto: Istimewa)
Sukabumi21 Februari 2025, 19:48 WIB

Sempat Duel, Samson Sang Preman Simpenan Sukabumi Tewas Diamuk Massa

Tubuh Samson tergeletak bersimbah darah penuh luka, tersiar kabar pria yang dijuluki preman ini dihabisi oleh massa.
Tubuh Suherlan alias Samson warga Simpenan Sukabumi tergeletak di pinggir jalan (Sumber: SU/Ilyas)
Kecantikan21 Februari 2025, 19:42 WIB

Terapkan 11 Tips Mudah untuk Membuat Kuku Tumbuh Cepat, Sehat dan Cantik

Wanita sering kali ingin memamerkan kuku panjang yang sehat dan cantik. Dengan memperhatikan kebersihan dan kesehatan kuku, Anda dapat memperoleh kuku yang panjang dan indah tanpa banyak usaha.
Ilustrasi cara mudah merawat kuku agar tumbuh cepat, sehat dan cantik (Sumber: pexels.com/@The Glorious Studio)