Tewas Gantung Diri, Warga Cidadap Kabupaten Sukabumi

Rabu 29 Maret 2017, 14:16 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Warga Kampung Cigotong digemparkan penemuan mayat yang tergantung di pohon karet. Dari keterangan yang dihimpun, mayat yang tergantung di pohon karet tersebut merupakan warga Kampung Cigotong RT 01/03 Desa/Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, bernama Ramdani (17), yang diduga karena alasan kesepian.

Ramdani memang sudah sejak dua tahun lalu hidup bersama sang nenek, semenjak orangtuanya meninggal dunia dua tahun silam. "Ramdani ditemukan oleh warga bernama Adi sekitar pukul 12.30 WIB siang tadi," jelas Kepala Sub Bagian (Kasubag) Humas Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Sunarto, kepada sukabumiupdate.com, Rabu (29/3).

Saat itu, Adi sedang mencari kayu bakar di perkebunan karet milik PT Cikasintu, dan kaget melihat Ramdani tergantung di salah satu pohon karet. Adi pun langsung memberitahukan kepada warga lainnya. "Warga dengan dibantu petugas kepolisian langsung mengevakuasi jasad Ramdani," jelas Sunarto.

BACA JUGA :

Remaja Cinangewer Kecamatan Bojonggenteng Tewas Tergantung di Pohon

Masha Allah, Gara-Gara Rp20 Ribu, Pria Asal Palabuhanratu Gantung Diri

Setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal dengan cara gantung diri. Karenanya, lanjut Sunarto, korban yang ditemukan tergantung di pohon karet setinggi hampir lima meter dan jarak kaki korban ke tanah sekitar 2,5 meter.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas Puskesmas Kecamatan Cidadap, didapati cairan sperma dan kotoran. Masih menurut petugas di Puskesmas, tidak ditemukan luka bekas kekerasan pada tubuh Ramdani. "Pihak keluarga tidak mengizinkan jasad diotopsi, dan menerima jika Ramdani memang meninggal karena gantung diri," jelasnya.

Saat ini, korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga, ada pun barang bukti berupa tali ijuk, celana dalam, sandal, handphone, dan dompet milik Ramdani, diamankan pihak kepolisian.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkini
Kecantikan22 Februari 2025, 22:34 WIB

5 Cara Ampuh Memperbaiki Kulit Berminyak yang Dehidrasi, Bisa di Coba di Rumah

Kulit berminyak yang mengalami dehidrasi mungkin disebabkan oleh kurangnya asupan air atau penggunaan produk perawatan kulit yang tidak tepat.
Ilustrasi cara memperbaiki kulit berminyak yang dehidrasi (Sumber: Freepik/@stockking)
Sukabumi22 Februari 2025, 22:32 WIB

Setelah Autopsi, Samson Sang Preman Simpenan Sukabumi Dimakamkan di TPU Pasir Pogor

Kematian Samson masih menyisakan tanda tanya besar bagi keluarga.
Jenazah Suherlan alias Samson (33 tahun) saat akan dimakamkan di TPU Pasir Pogor, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (22/2/2025). | Foto: SU/Ilyas Supendi
Kecantikan22 Februari 2025, 22:25 WIB

Kulit Berminyak dan Dehidrasi: Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Dengan perawatan yang tepat, kulit berminyak yang dehidrasi dapat dikembalikan keseimbangannya. Ingat, hidrasi adalah kunci untuk kulit yang sehat dan bercahaya.
Ilustrasi kulit berminyak dan dehidrasi (Sumber:  Freepik/@KamranAydinov)
Nasional22 Februari 2025, 21:54 WIB

Diduga Dipecat Jadi Guru Pasca Kritik Polisi, Mendikdasmen Diminta Segera Bela Citra Sukatani

Guru merupakan warga negara yang dijamin hak-haknya.
Personel band punk Sukatani. | Foto: X/barengwarga
Life22 Februari 2025, 21:30 WIB

10 Cara Efektif Menghilangkan Noda Pewarna Rambut yang Menempel di Kulit

Mewarnai rambut tidak diragukan lagi merupakan salah satu cara termudah untuk mengubah penampilan. Namun, terkadang, betapapun kerasnya upaya untuk mencegahnya, warna rambut ini dapat meninggalkan bekas pada kulit.
Ilustrasi seorang wanita menggunakan pewarna rambut (Sumber: Freepik/@user18526052)
Sukabumi22 Februari 2025, 21:13 WIB

Tulang Tengkorak Terpotong, 4 Luka pada Wajah Warga Sukabumi yang Tewas di Tangan Adiknya

Tim dokter tidak melakukan tindakan autopsi terhadap jenazah Hendra.
Ketua tim dokter forensik RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi dr Nurul Aida Fathya saat dimintai keterangan oleh wartawan soal kematian Hendra (55 tahun) pada Sabtu (22/2/2025). | Foto: SU/Asep Awaludin
Sehat22 Februari 2025, 21:00 WIB

Panduan Lengkap Mengatasi Sakit Punggung: Penyebab, Cara Mengobati, dan Pencegahannya

Dengan memahami penyebab, pengobatan, dan langkah pencegahan, Anda dapat mengelola sakit punggung secara efektif dan mencegahnya mengganggu aktivitas harian.
Ilustrasi seseorang mengalami sakit punggung (Sumber: Freepik/@stefamerpik)
Sehat22 Februari 2025, 20:30 WIB

Panduan Aman Puasa Intermiten untuk Ibu Menyusui: 8 Tips dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Puasa intermiten dapat memberikan manfaat bagi ibu menyusui jika dilakukan dengan benar dan hati-hati. Namun, keamanan dan efektivitasnya bergantung pada kebutuhan tubuh masing-masing ibu dan respons bayi.
Ilustrasi panduan aman puasa intermiten untuk ibu menyusui (Sumber: Freepik/@freepik)
Life22 Februari 2025, 20:00 WIB

Amankah Mencoba Puasa Intermiten Saat Menyusui? Simak Ulasan Berikut

Sebelum mencoba puasa intermiten ini, penting untuk berkonsultasi dengan dokter agar proses menyusui tetap optimal dan kesehatan bayi tetap terjaga.
Amankah mencoba puasa intermiten saat menyusui? (Sumber: Freepik/@freepic.diller)
Musik22 Februari 2025, 20:00 WIB

Sapa Penggemar Pertama Kali, Harga Tiket NCT Wish Asia Tour Log di Jakarta

boygroup NCT Wish akan menyapa penggemar Indonesia untuk pertama kali sejak debut melalui Asia Tour yang bakal digelar pada 31 Mei 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.
Sapa Penggemar Pertama Kali, Harga Tiket NCT Wish Asia Tour Log di Jakarta (Sumber : Instagram/@nctwish_official)