Warga Jampangkulon, Korban Tabrak Guardrail di Cibareno Sukabumi Luka di Kaki

Sabtu 09 Juli 2022, 19:29 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Identitas pengendara motor mio yang mengalami kecelakaan di turunan Cibareno, Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, terungkap. Pemotor yang menabrak pagar pengaman jalan atau guardrail itu bernama Engkus. 

“Pasien atas nama Engkus usia 44 Tahun Warga Kampung Cibinong, Desa Ciparay, Kecamatan Jampangkulon,” ujar Dokter Jaga IGD RSUD Palabuhanratu, dr Radit kepada sukabumiupdate.com

Baca Juga :

Sebelumnya Engkus mengalami kecelakaan di jalan Nasional perbatasan Jawa Barat-Banten, tepatnya di turunan Cibareno, Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (9/7/2022) sekitar pukul 08.30 WIB. Motor yang dikendarainya hilang kendali dan menabrak guardrail. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pasca kejadian pengendara motor tersebut dilarikan warga ke Puskesmas Cisolok sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Palabuhanratu untuk menjalani perawatan.

“Pasien datang ke IGD sekitar jam 12, sebelum dzuhur,” kata Radit.

Menurut Radit, pasien mengalami luka sobek di kaki kiri belakang dekat tumit sepanjang 30 cm sehingga harus mendapat jahitan kurang lebih 50 jahitan. “Sisanya cuma memar di pipi kanan, hari ini sudah bisa pulang. Kita kasih obat nyeri, antibiotik dan anti tetanus,” ujarnya.

Sekitar pukul 17.30 WIB, Engkus sudah dibawa pulang oleh ambulans siaga Desa milik Desa Ciparay.

Kepala Desa Ciparay Asep Saepudin membenarkan bahwa warganya mengalami kecelakaan di turunan Cibareno pagi tadi. “Keluarganya sudah disana di rumah sakit [Palabuhanratu],” ujarnya via sambungan telepon.

Asep mengatakan, Engkus kesehariannya hidup sebatang kara dan agak keterbelakangan mental. “Kesehariannya suka bebersih di Koramil,” ungkapnya.

Ia kurang mengetahui maksud Engkus melakukan perjalanan jauh hingga ke Cisolok, yang pasti ia sudah membantu segala persyaratan administrasinya di Rumah Sakit sebagai warga tidak mampu. “Saya sudah Bikin SKTM sama domisili soalnya tidak punya KTP,” tandasnya.

Sementara itu, warga di sekitar lokasi kejadian, Endang (36 tahun) mengatakan, kecelakaan motor menabrak guardrail itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB pagi.

“Sekitar Jam 8 pagi pas saya lagi di bengkel, ada warga minta tolong katanya ada yang kecelakaan di turunan Cibareno, terus saya lihat ke atas korban sudah dibawa ke warung kondisinya tergeletak,” ujarnya. 

Menurut Endang, pengendara motor tidak membawa identitas. Namun ia sempat menyampaikan bahwa namanya Engkus dari Jampang. “Saya Periksa tidak ada identitas, HP juga ga punya. Terus si korban antara sadar dan tidak sadar,” tuturnya.

Endang kemudian berinisiatif menolongnya dengan menggunakan kendaraan pick up ke Puskesmas Cisolok. “Tadinya saya konfirmasi minta bantuan ambulans ke desa, namun ternyata orang-orang desa lagi libur. Ya sudah saya pakai mobil bak, saya bawa ke puskesmas,” ujarnya.

Sampai ke puskesmas baru diketahui kalau kecelakaan tersebut menyebabkan kaki korban terluka. Usai mengecek kondisi korban, kata Endang, petugas Puskesmas menyarankan agar korban dibawa ke Rumah Sakit.

“Disitu mau pakai ambulans puskesmas [tapi] ga ada sopirnya, ya sudah saya bawa lagi pakai mobil bak pergi ke rumah sakit,” kata dia.

Tiba di rumah sakit, Endang pun masuk ke IGD dan ditanya identitas pasien oleh dokternya. “Saya bilang menemukan orang ini tanpa identitas mohon dibantu, Alhamdulillah waktu itu korban sadar, sehingga bisa ditanya nama dan alamatnya,” ujarnya. 

Dokter lantas mengurus pasien tersebut dan Endang pulang. 

Menurut Endang, korban juga sempat bercerita ingin berdagang ke Bayah Banten. Terlihat dari barang bawaannya berupa karung berisi Vanbelt bekas 2 buah, keresek berisi sepasang sepatu dan satu tas besar berisi pakaian bekas.

“Jadi untuk barang dan motornya ada di rumah saya, saya amankan karena takut ada yang mengambil,” tandasnya.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkini
Kecantikan22 Februari 2025, 22:34 WIB

5 Cara Ampuh Memperbaiki Kulit Berminyak yang Dehidrasi, Bisa di Coba di Rumah

Kulit berminyak yang mengalami dehidrasi mungkin disebabkan oleh kurangnya asupan air atau penggunaan produk perawatan kulit yang tidak tepat.
Ilustrasi cara memperbaiki kulit berminyak yang dehidrasi (Sumber: Freepik/@stockking)
Sukabumi22 Februari 2025, 22:32 WIB

Setelah Autopsi, Samson Sang Preman Simpenan Sukabumi Dimakamkan di TPU Pasir Pogor

Kematian Samson masih menyisakan tanda tanya besar bagi keluarga.
Jenazah Suherlan alias Samson (33 tahun) saat akan dimakamkan di TPU Pasir Pogor, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (22/2/2025). | Foto: SU/Ilyas Supendi
Kecantikan22 Februari 2025, 22:25 WIB

Kulit Berminyak dan Dehidrasi: Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Dengan perawatan yang tepat, kulit berminyak yang dehidrasi dapat dikembalikan keseimbangannya. Ingat, hidrasi adalah kunci untuk kulit yang sehat dan bercahaya.
Ilustrasi kulit berminyak dan dehidrasi (Sumber:  Freepik/@KamranAydinov)
Nasional22 Februari 2025, 21:54 WIB

Diduga Dipecat Jadi Guru Pasca Kritik Polisi, Mendikdasmen Diminta Segera Bela Citra Sukatani

Guru merupakan warga negara yang dijamin hak-haknya.
Personel band punk Sukatani. | Foto: X/barengwarga
Life22 Februari 2025, 21:30 WIB

10 Cara Efektif Menghilangkan Noda Pewarna Rambut yang Menempel di Kulit

Mewarnai rambut tidak diragukan lagi merupakan salah satu cara termudah untuk mengubah penampilan. Namun, terkadang, betapapun kerasnya upaya untuk mencegahnya, warna rambut ini dapat meninggalkan bekas pada kulit.
Ilustrasi seorang wanita menggunakan pewarna rambut (Sumber: Freepik/@user18526052)
Sukabumi22 Februari 2025, 21:13 WIB

Tulang Tengkorak Terpotong, 4 Luka pada Wajah Warga Sukabumi yang Tewas di Tangan Adiknya

Tim dokter tidak melakukan tindakan autopsi terhadap jenazah Hendra.
Ketua tim dokter forensik RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi dr Nurul Aida Fathya saat dimintai keterangan oleh wartawan soal kematian Hendra (55 tahun) pada Sabtu (22/2/2025). | Foto: SU/Asep Awaludin
Sehat22 Februari 2025, 21:00 WIB

Panduan Lengkap Mengatasi Sakit Punggung: Penyebab, Cara Mengobati, dan Pencegahannya

Dengan memahami penyebab, pengobatan, dan langkah pencegahan, Anda dapat mengelola sakit punggung secara efektif dan mencegahnya mengganggu aktivitas harian.
Ilustrasi seseorang mengalami sakit punggung (Sumber: Freepik/@stefamerpik)
Sehat22 Februari 2025, 20:30 WIB

Panduan Aman Puasa Intermiten untuk Ibu Menyusui: 8 Tips dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Puasa intermiten dapat memberikan manfaat bagi ibu menyusui jika dilakukan dengan benar dan hati-hati. Namun, keamanan dan efektivitasnya bergantung pada kebutuhan tubuh masing-masing ibu dan respons bayi.
Ilustrasi panduan aman puasa intermiten untuk ibu menyusui (Sumber: Freepik/@freepik)
Life22 Februari 2025, 20:00 WIB

Amankah Mencoba Puasa Intermiten Saat Menyusui? Simak Ulasan Berikut

Sebelum mencoba puasa intermiten ini, penting untuk berkonsultasi dengan dokter agar proses menyusui tetap optimal dan kesehatan bayi tetap terjaga.
Amankah mencoba puasa intermiten saat menyusui? (Sumber: Freepik/@freepic.diller)
Musik22 Februari 2025, 20:00 WIB

Sapa Penggemar Pertama Kali, Harga Tiket NCT Wish Asia Tour Log di Jakarta

boygroup NCT Wish akan menyapa penggemar Indonesia untuk pertama kali sejak debut melalui Asia Tour yang bakal digelar pada 31 Mei 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.
Sapa Penggemar Pertama Kali, Harga Tiket NCT Wish Asia Tour Log di Jakarta (Sumber : Instagram/@nctwish_official)