Penyebab Polisi Kesulitan Menangkap Pembunuh Siswi SMK Bogor

Selasa 15 Januari 2019, 02:42 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Petugas gabungan reserse kriminal Kepolisian Resor Kota Bogor Kota dan Kepolisian Sektor Bogor Timur belum bisa mengungkap identitas dan menangkap pembunuh siswi SMK Bogor bernama Andriana Yubelia Noven Cahya,17 tahun.

Siswi SMK Baranangsiang Bogor itu ditemukan tergeletak bersimbah darah sepulang sekolah di Jalan Riau, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.

Kepala Kepolisian Resor Kota Bogor Kota Komisaris Besar Hendri Fuiser mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman motiv dan identitas pelaku pembunuhan siswi SMK yang ditemukan tergeletak dengan kondisi senjata tajam masih menancap di tubuhnya.

"Petugas kami masih mendalami dan mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap identitas dan menangkap pelakunya," kata dia.

Kapolresta Bogor kota mengaku pihaknya mengalami kesulitan untuk mengungkap identitas dan menangkap pelaku pembunuhan siswi SMK jurusan tata busana butik ini karena minim alat bukti salah satunya saksi pembunuhan.

"Meski wajah pelaku sempat terekam CCTV, namun karena sangat minim keterangan saksi karena tidak ada satu pun mengenal identitas pelaku," ujarnya.

Menurut Hendri, hingga kini pihaknya masih meumpulkan alat bukti untuk mengungkap dan menangkap pelaku dengan mengumpulkan alat bukti baik keterangan saksi juga bukti forensik digital rekaman CCTV yang terpasang di sekitar lokasi. "Sudah ada 15 orang saksi yang kita panggil dan periksa untuk diminta keterangannya," kata dia.

Salah satu saksi yang diperiksa pria berinisial 'S' mantan teman dekat korban yang sempat dicuriga sebagai pelaku karena disebut-sebut wajahnya mirip dengan pelaku yang terekam CCTV.

"Mantan pacar korban berinisial 'S' yang awalnya diduga pelaku sempat kita amankan dan setelah menjalani BAP statusnya masih sebagai saksi," tutur Hendri.

Menurut Hendri lagi, kendala dan kesulitan penyidik untuk mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan salah satunya minimnya keterangan saksi dan lokasi atau TKP pembunuhan sangat sepi, "saat kejadian tidak ada saksi yang mengetahui langsung saat kejadian karena tidak ada saksi di sekitar TKP saat terjadi pembunuhan," kata dia. Hendri menambahkan, berdasarkan keterangan korban merupakan warga Bandung dan selama tiga tahun di Bogor tinggal di kosan. "Tiga tahun dia tinggal di kosan, dan di media sosial milik korban pun minim setelah kita cek jejak digitalnya," kata dia.

Akan tetapi, dalam kasus siswi SMK Bogor tewas dibunuh itu sampai saat ini pihak kepolisian masih mendalami keterangan saksi-saksi karena ada beberapa orang teman dekat korban yang dicurigai terlibat. "Kami masih melakukan pendalaman karena ada beberapa saksi yang dicurigai," kata dia.

Sumber: Tempo

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Tags :
Berita Terkini
Sukabumi22 November 2024, 20:58 WIB

Terpeleset dan Jatuh ke Sungai, Warga Cidolog Sukabumi Ditemukan Tewas

Susum (47 tahun) warga Kampung Rancapalet RT 15 RW 05 Desa Cipamingkis, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, ditemukan dalam keadaan tewas usai terpeleset dan jatuh ke Sungai Cidolog, Jumat (22/11/2024).
Warga saat mengevakuasi Susum (47 tahun) yang ditemukan tewas usai terpeselet dan jatuh ke sungai Cidolog, Sukabumi | Foto : Istimewa
Sukabumi Memilih22 November 2024, 20:39 WIB

Puji Penampilan Asep Japar-Andreas Di Debat Terakhir: Ojang: Mumpuni Bervisi Jelas

Juru Kampanye Tim Pemenangan Pasangan nomor urut 2, Ojang Apandi, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan debat yang diatur oleh KPU Kabupaten Sukabumi dan pihak terkait.
Asep Japar-Andreas: Kolaborasi Nyata untuk Sukabumi Maju dan Berkah! Dengan semangat kerja bersama, mereka hadir membawa komitmen nyata untuk pembangunan yang pro-rakyat. Siap mendukung? (Sumber : Youtube/@kpukab.sukabumi)
Sukabumi Memilih22 November 2024, 20:03 WIB

Ketua KPU Sukabumi: Terima Kasih Polres Bandung

Debat Publik Pilkada Kabupaten Sukabumi antara paslon 01, Iyos Somantri - Zainul dan paslon 02 Asep Japar - Andreas digelar hari ini Jumat (22/11/2024), bertempat di Hotel Sutan Raja, Soreang, Kabupaten Bandung
Kasmin Belle, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi | Foto : Capture video Youtube
Jawa Barat22 November 2024, 19:14 WIB

Muhammad Jaenudin Sosialisasi Perda Perlindungan Anak di Kalaparea Sukabumi

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Muhammad Jaenudin, menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak.
Anggota DPRD Jabar, Muhammad Jaenudin, sosialisasikan Perda Penyelenggaraan Perlindungan Anak. di Kalaparea Sukabumi | Foto : Tim Asistensi M. Jaenudin
Bola22 November 2024, 19:00 WIB

Link Live Streaming Persib Bandung vs Borneo FC: Pangeran Biru Incar 3 Poin!

Persib Bandung vs Borneo FC akan disiarkan secara langsung melalui siaran televisi dan layanan live streaming.
Ilustrasi - Bagi kamu yang ingin menyaksikan pertandingan Liga 1 2023/2024 antara Persib Bandung vs Borneo FC berikut kami sediakan layanan live streamingnya. (Sumber : Instagram/@std.sijalakharupat/Ist)
Sukabumi22 November 2024, 18:44 WIB

Sungai Meluap, Banjir Langganan Terjang Cidolog Sukabumi

Hujan deras dengan intensitas tinggi pada Jumat sore (22/11/2024), memicu aliran Sungai Cidolog meluap, mengakibatkan jalan ruas Cidolog-Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, terendam banjir.
Jalan Cidolog-Tegalbulued Sukabumi terendam banjir | Foto : Ragil Gilang
Sukabumi22 November 2024, 18:30 WIB

Duku Tumbang Dievakuasi, Kondisi Rumah Warga Nagrak Sukabumi Usai Tertimpa Pohon

Reruntuhan pohon duku yang menimpa rumah milik Santibi di Kampung Pasir Huni RT 06 RW 01, Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak akhirnya berhasil dievakuasi, Jumat (22/11/2024)
P2BK bersama tim gabungan mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah Santibi di Nagrak Sukabumi, Jumat (22/11/2024) | Sumber foto : P2BK Nagrak
Food & Travel22 November 2024, 18:30 WIB

Berbalut Legenda Dayang Sumbi, Air Terjun Sanghyang Taraje Garut HTM Cuma Rp10 Ribu!

Curug Sanghyang Taraje Garut dikelilingi oleh hutan hijau yang sejuk dan suasana alam yang tenang.
Curug Sanghyang Taraje adalah sebuah air terjun yang terletak di Kampung Kombongan, Desa Pakenjeng, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Foto: IG/smiling.westjava
Life22 November 2024, 18:00 WIB

Amalkan Doa Imam Al-Ghazali Saat Menghadapi Masalah Hidup

Doa dari Imam Al-Ghazali ini dianjurkan diamalkan saat sedang dirundung maslaah kehidupan.
Ilustrasi - Doa ini dibaca saat sedang dirundung masalah kehidupan (Sumber : Pexels.com/@Pavel Danilyuk)
Sukabumi Memilih22 November 2024, 17:49 WIB

Iyos-Zainul Janji Hilangkan Pungli Tenaga Kerja di Sukabumi

Debat kedua Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi 2024 yang digelar di Hotel Sultan Raja, Bandung, Jumat (22/11/2024), berlangsung meriah. Pendukung dari masing-masing pasangan calon memadati area sekitar hotel
Iyos-Zaenul janji hilangkan pungli tenaga kerja di Kabupaten Sukabumi (Sumber : Youtube/@kpukab.sukabumi)