SUKABUMIUPDATE.com - Terpidana kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto mulai hari ini akan menjalani hukumannya di Lembaga Permasyarakatan Khusus Koruptor Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.
Setya terlihat santai dengan memakai kaus dan jaket kulit berwana hitam serta celana jeans biru tua. Setya sempat menemui awak media sebelum menaiki mobil tahanan untuk menuju Bandung.
Ia berpamitan kepada awak media yang telah menunggunya dari pagi. "Saya sekarang mau pamit," kata Setya di depan rutan Klas 1 KPK pada Jumat, 4 Mei 2018.
Dalam kesempatan itu, Setya juga meminta maaf atas kesalahannya. "Sekali lagi, saya mohon maaf sebesar-besarnya," ujarnya. Di Lapas Sukamiskin nanti, dia mengaku akan memanfaatkan waktunya untuk belajar agama.
Usai menemui awak media, Setya langsung menaiki mobil tahanan pada pukul 13.32 WIB. Setya terlihat beberapa kali tersenyum dan melambaikan tangan sebelum memasuki mobil tahanan.
Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan Setya Novanto akan menjalani hukuman penjara di Lapas Sukamiskin sesuai dengan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. "Setya akan di eksekusi ke Lapas Sukamiskin," ujarnya.
Setya akan menjalani hukuman kurungan 15 tahun penjara setelah hakim menyatakan mantan ketua Dewan Perwakilan Rakyat itu terbukti melakukan korupsi dalam proyek pengadaan e-KTP. Selain itu, Setya harus membayar denda Rp 500 juta subsider kurungan 3 bulan.
Hakim juga mewajibkan Setya Novanto membayar uang pengganti senilai US$ 7,3 juta dikurangi Rp 5 miliar seperti yang sudah dikembalikan. Setya juga dicabut hak politiknya selama lima tahun setelah menjalani masa hukuman.
Sumber: Tempo