Retret Kepala Daerah, Wali Kota Sukabumi Bicara Fiskal dan Banyak Materi Penting untuk Kemajuan Daerah

Sukabumiupdate.com
Sabtu 22 Feb 2025, 12:19 WIB
Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki dalam retret kepala daerah hari kedua (Sumber: dok ayep zaki)

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki dalam retret kepala daerah hari kedua (Sumber: dok ayep zaki)

SUKABUMIUPDATE.com - Ratusan kepala daerah hasil pilkada 2024, hari ini mulai memasuki agenda retret hari kedua di Akmil Magelang. Mendagri Tito Karnavian menjadi pembuka pembuka materi ‘kuliah pemerintahan’.

Hal ini dilaporkan Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (22/2/2025) melalui pesan suara. “Hari kedua retret dimulai dengan pemaparan materi dari Mendagri, membahas hubungan pusat dan daerah, baik pemerintahan, keuangan dan lainnya,” ucap Ayep.

Baca Juga: Tagar Kabur Aja Dulu Viral, Raffi Ahmad Bikin Tandingannya: Pergi Migran Pulang Juragan

Politisi partai Nasdem ini menggarisbawahi dua isu penting yang didapat dari paparan Tito Karnavian tersebut. Pertama soal fiskal dimana Kota Sukabumi masuk kategori daerah kategori lemah.

“Dana transfer daerah kita lebih besar dari pendapatan asli daerah. Ini masuk kategori daerah dengan fiskal lemah,” beber Ayep.

Baca Juga: Kematian Samson Sang Preman Kampung, Polres Sukabumi Amankan Bambu Runcing Berlumuran Darah

Fiskal adalah bentuk pendapatan negara yang dikumpulkan dari masyarakat misalnya diperoleh dari pajak. Kebijakan ini merupakan salah satu faktor yang membentuk ekonomi suatu negara atau daerah.

Selain itu isu inflasi juga menjadi sorotan Ayep karena Kota Sukabumi akhir-akhir ini dilanda inflasi. “Dengan isu lainnya terkait bagaimana pemda kota nantinya harus bergerak dan berhubungan dengan pemerintah pusat, perlu perbaikan tahap demi tahap, kedua dua materi ini harus dibahas secepatnya bersama jajaran pemkot Sukabumi.”

Baca Juga: 15 Rekomendasi Film Terbaru Indonesia di Bioskop, Cocok Buat Hiburan Akhir Pekan

“Harus dibahas dengan semuanya, sekda, asda, skpd, opd, camat, lurah. Kami nanti akan duduk satu ruangan untuk membahas perbaikan fiskal dan lainnya,” lanjut Ayep.

Ia mengaku beruntung ada program retret untuk kepala daerah yang digagas presiden Prabowo ini. Retret bagi Ayep menjadi ajang ‘kuliah pemerintahan’ praktis untuk kepala daerah.

Baca Juga: Temani Warga yang Dipanggil Polisi Pasca Kematian Samson, Massa Geruduk Mapolres Sukabumi

“Sangat bermanfaat bagi saya selaku kepala daerah yang baru menjabat. Nantinya ada kurang lebih 45 pemateri dari semua kementerian dan lembaga negara. Ini pentingnya retret ini bagi kepala daerah,” bebernya.

Ia pun berjanji akan melaporkan setiap materi yang didapat kepada warga Kota Sukabumi.

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini