Inilah Panduan MBG di Lingkungan Pesantren, Diantaranya Sebelum Makan Harus Berwudlu

Sabtu 25 Januari 2025, 23:50 WIB
Pedoman Makan Bergizi Gratis di Pondok Pesantren (Sumber : IG/@badangizinasional.ri)

Pedoman Makan Bergizi Gratis di Pondok Pesantren (Sumber : IG/@badangizinasional.ri)

SUKABUMIUPDATE.com - Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 10 tahun 2024 tentang Panduan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lingkungan Pesantren.

Direktur Jenderal Pendis Abu Rokhmad menuturkan, surat edaran yang diterbitkan pada 31 Desember 2024 diperuntukkan bagi seluruh pondok pesantren di Indonesia.

"Seluruh entitas Pendidikan Islam siap menyukseskan Makan Bergizi Gratis yang merupakan program prioritas Presiden Prabowo. Edaran kali ini kami terbitkan untuk menjadi panduan implementasi MBG di pondok pesantren," tutur Abu Rokhmad di Jakarta, Minggu (5/1/2025).

Menurut Abu Rokhmad implementasi program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi tetapi juga sebagai bagian dari penguatan karakter peserta didik. "Program MBG bukan sekadar inisiatif untuk memenuhi kebutuhan gizi peserta didik tetapi juga menjadi media pembelajaran karakter," kata Abu Rokhmad.

"Misalnya, dalam pelaksanaan MBG, ada pembiasaan bagi para santri untuk mempraktikan nilai spiritual karena diajarkan berdoa sebelum makan, mempraktikan nilai toleransi karena mereka diajarkan untuk antre, tidak saling serobot dan sebagainya," imbuhnya.

Baca Juga: Ombudsman RI Terima 10.846 Aduan Masyarakat Di 2024, Paling Banyak Tentang Pemda

Karenanya, lanjut Abu Rokhmad, program MBG ini harus dimanfaatkan oleh para pimpinan pondok pesantren untuk memperkuat penanaman karakter bagi para santri.

Berikut petikan SE Dirjen Pendidikan Islam No 10 tahun 2024:

SE Dirjen Pendidikan Islam
No 10 Tahun 2024
Panduan Program Makan Bergizi Gratis di Lingkungan Pesantren

1. Pimpinan Pesantren agar melaksanakan program MBG sebagai salah satu langkah strategis meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, baik dari segi kesehatan maupun moral peserta didik.

2. Program MBG dirancang untuk mengajarkan nilai karakter berikut:

a. Nilai Spiritual
Caranya, membiasakan peserta didik berdoa sebelum makan (meningkatkan rasa syukur dan menanamkan kebiasaan baik yang mendukung pembentukan karakter).

Etika makan dan minum, antara lain:

1) Berwudhu ketika hendak makan.
2) Membaca basmalah sebelum makan.
3) Membaca hamdalah setelah makan.
4) Berkumur setelah makan.
5) Makan dengan tangan kanan.
6) Mengambil makanan yang terdekat.
7) Tidak makan sambil berbaring.
8) Tidak mencaci makanan.
9) Tidak membiarkan makanan yang jatuh.
10) Tidak berlebih-lebihan dalam makan.
11) Minum dengan tiga tegukan dan membaca basmalah.
12) Tidak bernafas dalam bejana (tempat minum).
13) Tidak makan dan minum dengan berdiri.

b. Toleransi dan Tenggang Rasa
Program MBG akan menggunakan sistem prasmanan. Peserta didik diajarkan untuk:

1) Mengantre dengan tertib.
2) Mengambil makanan secukupnya.
3) Menghormati teman-teman sekelasnya.

Kegiatan ini mengajarkan peserta didik untuk saling menghargai, berbagi, dan menjaga keharmonisan dalam lingkungan madrasah dan pesantren.

c. Nilai Tanggung Jawab
Peserta didik juga akan diajarkan untuk membawa peralatan makan dari rumah, yang kemudian mereka cuci sendiri setelah selesai digunakan. Tujuannya:

1) Meningkatkan rasa tanggung jawab terhadap barang pribadi.
2) Membiasakan hidup bersih dan mandiri.

Baca Juga: Belalang dan Ulat Sagu Bisa Jadi Alternatif Menu Makan Bergizi Gratis

3. Jadwal Pembagian MBG

a. Peserta didik PaudQu dan Kelas 1-2 SPM/PDF/PKPPS jenjang Ula: MBG dibagikan pukul 08.00 waktu setempat

b. Peserta didik kelas 3-6 SPM/PDF/PKPPS jenjang Ula: MBG dibagikan pukul 09.30 waktu setempat

c. Peserta didik SPM/PDF/PKPPS jenjang Wustha dan Ulya: MBG dibagikan pukul 12.00 waktu setempat

Sumber : Siaran Pers Kemenag RI

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi27 Februari 2025, 22:05 WIB

Pemkot Sukabumi Bersiap Efisiensi Anggaran, Perjalanan Dinas & Belanja ATK Akan Dipangkas

Dalam praktiknya, efisiensi anggaran akan diterapkan Pemkot Sukabumi pada Agustus 2025.
Pj Sekda Kota Sukabumi, Hasan Asari saat ditemui awak media di Balai Kota Sukabumi, Kamis (27/2/2025). (Sumber : SU/Asep Awaludin)
Sukabumi27 Februari 2025, 20:40 WIB

Kondisi Terkini 2 Korban Selamat dari Sambaran Petir di Simpenan Sukabumi

Diketahui, kejadian tragis 4 warga tersambar petir di Simpenan Sukabumi ini terjadi pada Rabu 26 Februari 2025 siang. Akibatkan 2 orang tewas, 2 luka.
Warga saat mengevakuasi korban tersambar petir di Simpenan Sukabumi, Rabu (26/2/2025). | Foto : Istimewa
Sukabumi27 Februari 2025, 20:02 WIB

Dampak Proyek Tol Bocimi, Lalu Lintas Nagrak-Cibadak Bakal Dialihkan

Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi melakukan uji coba pengalihan lalu lintas di Simpang Jalan Alternatif Nagrak menuju Warungkaung, Jelegong, dan Cibadak
Dishub Kab Sukabumi, Fokopimcam Nagrak, Dinas PU dan Waskita saat uji coba pengalihan lalu lintas rute Cibadak-Nagrak imbas pembangunan tol bocimi seksi 3 | Foto : Dishub
Entertainment27 Februari 2025, 20:00 WIB

Harga Tiket Fan Meeting Lee Min Ho di Jakarta, yang Bisa Dibeli Mulai Hari Ini

Lee Min Ho akan memberikan penampilan dan interaksi menarik dengan para penggemar yang datang ke fanmeeting nanti. Pastinya bakal terasa seru sampai sulit sekali untuk dilupakan.
Harga Tiket Fan Meeting Lee Min Ho di Jakarta, yang Bisa Dibeli Mulai Hari Ini (Sumber : Instagram/@actorleeminho)
Sukabumi27 Februari 2025, 19:59 WIB

Potret Kerusakan Alun-alun Gadobangkong Sukabumi, Ornamen Penyu hingga Jogging Track Jebol

Kondisi Alun-alun Gadobangkong Palabuhanratu Sukabumi rusak parah di sana-sini. Berikut kata pihak kontraktor dan DLH.
Potret kerusakan ornamen penyu di Alun-alun Gadobangkong Palabuhanratu Sukabumi, (27/2/2025). (Sumber Foto: SU/Ilyas)
Produk27 Februari 2025, 19:38 WIB

Jelang Munggahan, Harga Daging di Pasar Palabuhanratu Sukabumi Naik

Menjelang munggahan atau H-1 bulan Ramadan, harga daging kerbau dan ayam boiler di Pasar Semi Modern Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, mengalami kenaikan.
Pedagang daging di Pasar Semi Modern Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Life27 Februari 2025, 19:19 WIB

Ngubek Lauk di Empang, Tradisi Papajar Ala Warga Jampangkulon Sukabumi

Ratusan warga di Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, antusias mengikuti "Ngubek Lauk di Empang", pada Kamis (27/2/2025)
Ratusan warga turun ke kolam bgubek lauk di empang dalam rangka papajar di Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi | Foto : Ragil Gilang
Life27 Februari 2025, 19:00 WIB

Perjalanan Spiritual Raden Walangsungsang, Putra Prabu Siliwangi yang Masuk Islam

Raden Walangsungsang, juga dikenal sebagai Pangeran Cakrabuana, adalah salah satu tokoh penting dalam sejarah penyebaran agama Islam di Jawa Barat, khususnya di wilayah Cirebon.
Ilustrasi - Raden Walangsungsang, anak dari Prabu Siliwangi yang kemudian masuk agam Islam. (Sumber : Meta AI).
Sukabumi27 Februari 2025, 18:20 WIB

Kabar Terbaru Bandara Cikembar Sukabumi, Kades Curhat: Mati Secara Ekonomi

Kepala Desa Cimanggu, Baenuri Samsi menyebut proyek tersebut tak hanya tanpa kabar dan kejelasan tapi juga menyisakan persoalan.
Ilustrasi bandara. Perda RWRT Jabar memuat rencana pembangunan bandar udara di Kabupaten Sukabumi dan Karawang (Sumber : pixabay)
Sukabumi27 Februari 2025, 18:19 WIB

Pasar Marema Ramadan 2025 di Kota Sukabumi Resmi Dibatalkan, Ini Pertimbangannya

Berikut pertimbangan Pemkot Sukabumi resmi meniadakan Pasar Marema Ramadan tahun ini di jalan Harun Kabir.
Situasi di Jalan Kapten Harun Kabir Kota Sukabumi, Selasa (25/2/2025) | Foto : Asep Awaludin