Banyak Tekanan Hidup? Coba 10 Tips Memperbaiki Mental Ini!

Kamis 27 Juli 2023, 08:30 WIB
Ilustrasi. Banyak Tekanan Hidup? Coba 10 Tips Memperbaiki Mental Ini! (Sumber : Instagram/@revengetwins)

Ilustrasi. Banyak Tekanan Hidup? Coba 10 Tips Memperbaiki Mental Ini! (Sumber : Instagram/@revengetwins)

SUKABUMIUPDATE.com - Orang yang sehat secara mental mampu menanggulangi tekanan hidup, bekerja produktif, serta mampu memberikan kontribusi bagi lingkungannya. Dengan demikian, kesehatan jiwa mencakup aspek-aspek fisik, psikologis hingga sosial.

Kesehatan jiwa atau kesehatan mental sendiri didefinisikan sebagai keadaan individu sejahtera dan menyadari potensi yang dimilikinya.

Berbeda ketika kondisi mental terpuruk atau down justru memerlukan pemulihan secara batin. Cara memperbaiki mental atau kesehatan mental didefinisikan sebagai suatu proses yang memerlukan waktu dan komitmen untuk diri sendiri.

Baca Juga: 9 Ciri Seseorang Mengalami Gangguan Kepribadian, Impulsif dan Emosian

Berikut beberapa langkah yang dapat membantu untuk memperbaiki kesehatan mental yang hancur berantakan:

Tips Memperbaiki Mental

1. Mengenali Tanda Gangguan kecemasan Mental

Mengutip klikdokter.com, untuk dapat mengatasi mental breakdown penting untuk mengetahui tanda seseorang mengalami mental breakdown. RS JIH menyebut ada beberapa tanda yang bisa diidentifikasi, yaitu:

  • Mengalami gejala gangguan kecemasan dan depresi
  • Tidur terus menerus atau sama ada gangguan tidur
  • Tubuh merasa sealalu lelah
  • Perubahan nafsu makan yang drastis
  • Merasakan sakit secara fisik seperti sakit perut, sakit kepala dan gangguan pencernaan
  • Sulit fokus
  • Sesak nafas

2. Cari dukungan

Jangan ragu untuk mencari dukungan orang terdekat, teman, keluarga, atau bahkan profesional kesehatan mental.

Bicara jujur tentang apa yang dirasakan. Ini karena berbincang dengan orang lain bisa membantu mengurangi beban yang dirasakan.

3. Terlibat dalam aktivitas menyenangkan

Temukan kegiatan atau hobi yang dinikmati. Melakukan aktivitas yang menyenangkan dapat membantu meredakan stres sekaligus meningkatkan suasana hati.

4. Atur pola tidur sehat

Pastikan bahwa dirimu sudah memiliki waktu tidur cukup setiap malam. Tidur yang cukup sangat penting bagi kesehatan mental dan emosional.

5. Olahraga teratur

Aktivitas fisik dapat membantu melepaskan endorfin (hormon kebahagiaan) dan meningkatkan suasana hati secara keseluruhan.

6. Hindari penggunaan zat adiktif

Hindari alkohol atau obat-obatan menjadi salah satu cara mengatasi masalah atau emosi negatif.

Baca Juga: Mengenal Kepribadian Ganda: Gangguan Identitas Disosiatif, Kelainan Mental?

Penggunaan zat adiktif hanya akan menyembunyikan masalah sementara dan memperburuk kondisi kesehatan mental.

7. Cari keseimbangan dalam hidup

Cobalah untuk menjaga keseimbangan antara pekerjaan, waktu bersosialisasi, waktu istirahat dan waktu untuk diri sendiri. Keseimbangan hidup dan pekerjaan biasa disebut dengan work life balance.

Ini karena terlalu banyak tekanan dari satu aspek hidup bisa berdampak buruk pada kesehatan mental.

8. Relaksasi

Meditasi, yoga, atau pernapasan dalam adalah beberapa teknik relaksasi yang dapat membantu menenangkan pikiran dan meningkatkan kesehatan mental.

9. Jangan terlalu keras pada diri sendiri

Ingatlah bahwa setiap orang memiliki tantangan dan kelemahan. Jangan menyalahkan diri sendiri jika terjadi kesalahan atau kegagalan.

10. Konsultasi dengan profesional kesehatan mental

Jika merasa kesulitan mengatasi masalah mental sendiri, jangan ragu untuk mencari bantuan dari profesional kesehatan mental. Mereka dapat memberikan dukungan dan saran yang tepat sesuai dengan kebutuhan.

Baca Juga: 5 Alasan Wanita Rentan Mengalami Gangguan Kesehatan Mental Dibanding Pria

Selalu ingat bahwa setiap orang memiliki tantangan masing-masing dalam menjaga kesehatan mental. Jangan ragu untuk mencari bantuan ketika memang dirasa hal tersebut perlu dilakukan serta beri waktu dan ruang untuk memperbaiki kesehatan mental.

Sumber: Berbagai Sumber.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi20 Februari 2025, 23:44 WIB

Kusmana Hartadji Pamit, Serahkan Estafet Kepemimpinan Kota Sukabumi ke Ayep-Bobby

Kusmana Hartadji menitipkan Kota Sukabumi kepada pemimpin yang baru dengan harapan keberlanjutan pembangunan yang lebih baik.
Kusmana Hartadji serahkan estafet kepemimpinan Kota Sukabumi kepada Ayep Zaki dan Bobby Maulana. (Sumber Foto: Dokpim Pemkot Sukabumi)
Nasional20 Februari 2025, 23:43 WIB

Massa PDIP Geruduk KPK, Ancam Terobos Jika Hasto Kristiyanto Ditahan

Massa PDIP mendatangi Gedung KPK saat Hasto Kristiyanto diperiksa sebagai tersangka kasus suap dan perintangan penyidikan. Mereka mengancam menerobos jika Hasto keluar dengan rompi oranye.
Massa simpatisan PDIP berunjuk rasa di depan Gedung KPK, Jakarta, saat Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menjalani pemeriksaan. Mereka mengancam akan menerobos jika Hasto keluar dengan mengenakan rompi oranye. (Sumber : Instagram/@pdiperjuangan)
Sukabumi20 Februari 2025, 22:57 WIB

Sertijab Bupati Sukabumi, Marwan Hamami Titip Pesan Pembangunan Berkelanjutan ke Asep Japar

Dalam suasana sertijab penuh haru, Marwan Hamami resmi serahkan estafet kepemimpinan Kabupaten Sukabumi kepada Asep Japar.
Proses Sertijab Bupati Sukabumi dari Marwan Hamami ke Asep Japar. (Sumber Foto: Istimewa)
Sukabumi20 Februari 2025, 22:16 WIB

Iyos Somantri Ucapkan Selamat atas Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi Terpilih

Wakil Bupati Sukabumi periode 2021-2025, Iyos Somantri, menyampaikan ucapan selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi terpilih periode 2025-2030, Asep Japar dan Andreas.
Wakil Bupati Sukabumi periode 2021-2025, Iyos Somantri, (Sumber : Dok Humas Pemkab Sukabumi)
Sukabumi20 Februari 2025, 22:12 WIB

Target 100 Hari Kerja Ayep-Bobby: Penumpasan Korupsi dan Tingkatkan PAD Kota Sukabumi

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi periode 2025-2030, Ayep Zaki dan Bobby Maulana secara resmi diterima di Balai Kota Sukabumi.
Ayep-Bobby saat diwawancarai di Gedung DPRD Kota Sukabumi. Kamis (20/2/2025). (Sumber Foto: SU/Asep Awaludin)
Inspirasi20 Februari 2025, 21:51 WIB

Tagar #KamiBersamaSukatani Trending di X, Dukungan Mengalir untuk Band Punk Asal Purbalingga

Tagar #KamiBersamaSukatani trending di media sosial X usai band punk Sukatani menarik lagu Bayar Bayar Bayar karena dinilai menghina Polri. Warganet bersuara, memicu debat kebebasan berekspresi dalam seni.
Tagar #KamiBersamaSukatani trending di media sosial X usai band punk Sukatani menarik lagu Bayar Bayar Bayar. Warganet bersuara, memicu perdebatan soal kebebasan berekspresi dalam seni. (Sumber : X : barengwarga)
Sukabumi20 Februari 2025, 21:38 WIB

Kacab Perumda BPR Sukabumi Cabang Cikembar Wafat, Rekan Kerja Berduka

Kepala Cabang Perumda BPR Sukabumi Cabang Cikembar, Yudi Eka Sembada diketahui memiliki riwayat penyakit tipes.
Ucapan duka cita untuk kepala Cabang Cikembar BPR Sukabumi Yudi Eka Sembada yang wafat pada Selasa (20/02/2025). (Sumber Foto: BPR Sukabumi)
Sukabumi20 Februari 2025, 21:25 WIB

Perahu Nelayan Dikerahkan, Pencarian Pemancing Hilang di Laut Geopark Sukabumi Masih Nihil

Tim SAR gabungan melakukan pencarian pemancing hilang di Laut Geopark Ciletuh Sukabumi pada hari ini dengan dua metode.
Tim SAR saat gunakan perahu nelayan untuk mencari pemancing hilang di perairan Geopark Ciletuh Sukabumi. (Sumber Foto: SAR Jakarta)
Inspirasi20 Februari 2025, 20:45 WIB

Gagal CPNS Karena Tinggi Kurang 0,5 cm: Tri Cahyaningsih, Buruh Pabrik Peraih Skor SKD Tertinggi

Tri Cahyaningsih, Seorang Buruh Pabrik Peraih Skor SKD Gagal CPNS Gara-gara Tinggi Badan Kurang 0,5 cm
Tri Cahyaningsih, Seorang Buruh Pabrik Peraih Skor SKD Gagal CPNS Gara-gara Tinggi Badan Kurang 0,5 cm (Sumber : Instagram/@fakta.indo).
Sukabumi20 Februari 2025, 20:30 WIB

Pemukiman Diserbu Lalat, Emak-emak Geruduk Peternakan Ayam di Cidahu Sukabumi

Emak-emak asal Kampung Cibaregbeg Cicurug Sukabumi itu resah karena jumlah lalat semakin banyak dan terus bersarang di rumah mereka.
Sambil membawa panci dan alat masak, momen emak-emak geruduk peternakan ayam di Cidahu Sukabumi. (Sumber Foto: Tangkapan layar video/Istimewa)