SUKABUMIUPDATE.com - Emas adalah logam mulia yang telah digunakan selama ribuan tahun sebagai simbol kekayaan, alat tukar, dan investasi. Karena sifatnya yang langka dan nilainya yang stabil, emas tetap menjadi salah satu logam paling berharga di dunia.
Dengan warna kuning berkilau yang khas, emas memiliki sifat tahan korosi dan oksidasi, menjadikannya sangat berharga dalam berbagai industri, termasuk perhiasan, elektronik, dan keuangan.
Termasuk dalam hal investasi, baik Emas Antam maupun Emas Perhiasan memiliki keunggulan masing-masing, tergantung pada tujuan pembelian. Berikut Perbedaan Emas Antam dan Emas Perhiasan, seperti dirangkum dari berbagai sumber:
Perbedaan Emas Antam vs Emas Perhiasan
1. Kemurnian dan Kualitas Emas Antam vs Emas Perhiasan
Emas Antam memiliki kadar 99,99% (24 karat), sehingga lebih murni dan tidak bercampur dengan logam lain. Sementara Emas perhiasan biasanya memiliki kadar 18–22 karat, karena dicampur dengan logam lain seperti perak atau tembaga agar lebih kuat.
2. Harga dan Biaya Tambahan Emas Antam vs Emas Perhiasan
Emas Antam dijual dengan harga yang lebih transparan dan mengikuti harga pasar global. Sedangkan Emas perhiasan memiliki harga lebih tinggi karena ada biaya tambahan dari desain dan ongkos pembuatan.
3. Investasi dan Likuiditas Emas Antam vs Emas Perhiasan
Emas Antam lebih mudah dijual kembali dengan harga mendekati harga pasar karena memiliki sertifikat resmi. Sementara itu, Emas perhiasan sering mengalami depresiasi harga karena biaya pembuatan tidak diperhitungkan saat dijual kembali.
Baca Juga: Tragedi Brexit 2016: Kemacetan Mudik Lebaran Indonesia yang Menelan Korban
Mana yang Bagus untuk Investasi, Emas Antam atau Emas Perhiasan?
Jika tujuanmu adalah investasi, Emas Antam lebih unggul karena harga lebih stabil, kemurnian tinggi, dan tidak ada biaya pembuatan. Namun, jika Anda ingin bisa mengenakan emas sekaligus berinvestasi, emas perhiasan bisa jadi pilihan meski ada risiko depresiasi harga.
Lebih langkap, jika Updaters mencari emas yang bagus untuk investasi, ada beberapa pilihan yang bisa dipertimbangkan:
1. Emas Batangan
Emas batangan adalah pilihan utama bagi investor karena memiliki kadar kemurnian 99,99% (24 karat) dan tidak dikenakan biaya desain seperti emas perhiasan. Dua jenis emas batangan yang populer di Indonesia adalah:
2. Emas Koin
Koin emas, seperti dinar, juga bisa menjadi pilihan investasi. Koin ini memiliki kadar emas 91,7% (22 karat) atau 99,99% (24 karat) dan sering digunakan sebagai aset lindung nilai.
3. Emas Digital
Jika kamu ingin investasi emas tanpa harus menyimpan fisik, emas digital bisa menjadi alternatif. Emas ini bisa dibeli melalui platform resmi dan memiliki nilai yang sama dengan emas fisik.
4. Emas Perhiasan
Meskipun bisa dijadikan investasi, emas perhiasan memiliki kadar emas lebih rendah (18–22 karat) dan dikenakan biaya desain, sehingga nilai jualnya tidak setinggi emas batangan.
Baca Juga: Emas Antam: Investasi Logam Mulia Favorit yang Kini Harganya Tembus Rp17 Ribu!
Untuk investasi jangka panjang, Emas Batangan adalah pilihan terbaik karena memiliki harga jual kembali yang lebih stabil dan tidak dikenakan biaya tambahan.
Sumber: berbagai sumber.