SUKABUMIUPDATE.com - Harga emas batangan dari PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) kembali mencapai titik tertinggi dalam perdagangan pada Kamis, 3 April 2025. Pada hari ini, harga emas Antam mengalami kenaikan sebesar Rp 17 ribu per gram.
Dilansir dari Tempo.co, berdasarkan laman Logam Mulia mencatat bahwa harga emas kini mencapai Rp 1.836.000 per gram. Sebelumnya, pada Rabu, 2 April 2025, harga emas Antam berada di angka Rp 1.819.000 per gram, yang sempat mengalami penurunan Rp 7 ribu dibandingkan harga pada Selasa, 1 April 2025.
Sementara itu, harga buyback atau penjualan kembali emas batangan Antam juga mengalami kenaikan sebesar Rp 17 ribu, menjadi Rp 1.688.000 per gram. Untuk transaksi buyback di atas Rp 10.000.000, dikenakan pajak penghasilan (PPh 22) sebesar 1,5 persen.
Aturan ini sesuai dengan Perubahan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 112/PMK.03/2022 tentang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk individu, badan usaha, dan instansi pemerintah. Perubahan ini juga mencakup penggunaan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai NPWP. PPh 22 akan dipotong secara otomatis dari total nilai transaksi penjualan atau buyback. Berikut daftar harga emas batangan Antam hari ini dari situs Logam Mulia.
- 0.5 gram: Rp 968.000
- 1 gram: Rp 1.836.000
- 2 gram: Rp 3.612.000
- 3 gram: Rp 5.393.000
- 5 gram: Rp 8.955.000
- 10 gram: Rp 17.855.000
- 25 gram: Rp 44.512.000
- 50 gram: Rp 88.945.000
- 100 gram: Rp 177.812.000
- 250 gram: Rp 444.265.000
- 500 gram: Rp 888.320.000
- 1 kilogram: Rp 1.776.600.000
Rupiah Melemah, Nilai Tukar terhadap Dolar Makin Mendekati Rp 17 Ribu
Selain kenaikan harga emas, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga mengalami pergerakan.
Dilansir dari Antara, pada Kamis (3/4/2025), rupiah melemah sebesar 59 poin atau 0,36 persen terhadap dolar AS. Saat perdagangan dibuka di Jakarta, rupiah tercatat turun ke level Rp 16.772 per dolar AS.
Sebelumnya, menjelang Lebaran Idul Fitri, Bank Indonesia melaporkan bahwa pada Rabu, 26 Maret 2025, rupiah ditutup di angka Rp 16.575 per dolar AS. Keesokan harinya, Kamis, 27 Maret 2025, nilai tukar rupiah kembali mengalami pelemahan hingga mencapai Rp 16.590 per dolar AS.