Patungan Nih? BGN Minta Kepala Daerah Siapkan Anggaran untuk Rantai Pasok MBG

Kamis 27 Februari 2025, 15:18 WIB
Salah satu pelajar SD di Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, menerima MBG, Senin (6/1/2025). | Foto: Dokpim Kota Sukabumi

Salah satu pelajar SD di Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, menerima MBG, Senin (6/1/2025). | Foto: Dokpim Kota Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan kepala daerah bisa memberikan dukungan untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala daerah dapat mengalokasikan anggaran untuk meningkatkan rantai pasok, membina petani, nelayan, peternak, hingga UMKM.

“Jadi mohon kerja samanya ibu-bapak sekalian, nanti di daerah, untuk program makannya tidak perlu ditambahkan lagi, karena berapa pun akan dibayar oleh Badan Gizi,” kata Dadan pada Retret Pembekalan Kepala Daerah di Lembah Tidar Akademi Militer (Akmil) Magelang, Kamis, 27 Februari 2025, dikutip dari keterangan resmi Kemendagri.

Dia mengatakan program itu berperan dalam memperbaiki kualitas gizi anak-anak untuk menjadi sumber daya manusia yang produktif di tahun 2045. Generasi anak-anak saat ini, kata Dadan, di masa mendatang akan menjadi bagian dari bonus demografi. "Karena itu, peningkatan kapasitas SDM menjadi hal yang penting," kata dia.

Di samping itu, pemerintah juga terus mengupayakan agar pemenuhan gizi dapat dirasakan oleh seluruh generasi anak-anak di Indonesia.

Baca Juga: Aksi Indonesia Gelap di Sukabumi, Mahasiswa Kritisi Efisiensi Anggaran hingga MBG

Dalam kesempatan itu, Dadan menekankan MBG merupakan program pemerintah pusat. Adapun anggarannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Program ini diharapkan mampu memicu meningkatnya sirkulasi ekonomi di daerah, karena melibatkan para petani hingga pengusaha lokal. Dadan berharap, program ini dapat didukung oleh para kepala daerah.

Dadan menjelaskan, saat ini pihaknya tengah berupaya menjalin kerja sama dengan sejumlah pihak untuk menyukseskan program MBG. Dia berharap program ini ke depannya akan mampu berdampak positif terhadap masyarakat, dan khususnya para generasi produktif di masa depan.

Program MBG dimulai sejak awal Januari lalu. Anggaran awal program ini dialokasikan sebesar Rp 71 triliun. Lalu Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk menambah anggaran MBG sebesar Rp 100 triliun sehingga menjadi Rp 171 triliun.

Prabowo juga meminta kepada kepala daerah terpilih dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus membantu infrastruktur program MBG. Bantuan itu seperti menyiapkan fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerahnya.

Permintaan Prabowo itu disampaikan oleh Dadan Hindayana seusai menghadiri kegiatan silaturahmi ketua umum partai KIM Plus dan para kepala daerah terpilih asal koalisi itu di Hambalang, Jawa Barat, pada 14 Februari 2025. "Pemerintah daerah disarankan menyiapkan infrastruktur seperti bangunan SPPG," kata Dadan.

Prabowo, kata Dadan, meminta kepala daerah terpilih tidak ikut dalam menyiapkan makan gratis ini. Namun, kata dia, Presiden Prabowo hanya meminta agar mereka menyiapkan fasilitas pendukung. "Disarankan agar kepala daerah tidak usah ikut terlibat dalam makan bergizi tapi mempersiapkan infrastruktur," kata dia.

Selain itu, Dadan mengatakan MBG pun mengalami pemangkasan anggaran. Pemangkasan itu untuk anggaran pembelian lahan. Untuk menyiasatinya, BGN akan melakukan skema pinjam pakai.

BGN mengalami pemangkasan anggaran sebesar Rp 200,2 miliar. Pemangkasan anggaran juga terjadi di semua kementerian, lembaga, dan daerah. Presiden Prabowo menginstruksikan pemangkasan anggaran pemerintah dalam APBN dan APBD tahun anggaran 2025 sebesar Rp 306,69 triliun. Keputusan tersebut tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025.

Dadan mengatakan lenbaganya menyiasati pemangkasan anggaran tersebut dengan mekanisme pinjam pakai lahan dari sejumlah instansi pemerintah. Kebutuhan lahan itu, kata dia, digunakan untuk membangun SPPG program MBG. “Lahan yang akan dibangun bangunan SPPG dari APBN dapat diatasi melalui pinjam pakai,” ujarnya.

Menurut Dadan, beberapa instansi yang lahannya bisa digunakan antara lain pemerintah daerah, TNI, Polri, dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). BGN juga bisa memanfaatkan lahan tidak terpakai milik sejumlah kementerian.

Sumber: Tempo.co

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi27 Februari 2025, 18:20 WIB

Kabar Terbaru Bandara Cikembar Sukabumi, Kades Curhat: Mati Secara Ekonomi

Kepala Desa Cimanggu, Baenuri Samsi menyebut proyek tersebut tak hanya tanpa kabar dan kejelasan tapi juga menyisakan persoalan.
Ilustrasi bandara. Perda RWRT Jabar memuat rencana pembangunan bandar udara di Kabupaten Sukabumi dan Karawang (Sumber : pixabay)
Sukabumi27 Februari 2025, 18:19 WIB

Pasar Marema Ramadan 2025 di Kota Sukabumi Resmi Dibatalkan, Ini Pertimbangannya

Berikut pertimbangan Pemkot Sukabumi resmi meniadakan Pasar Marema Ramadan tahun ini di jalan Harun Kabir.
Situasi di Jalan Kapten Harun Kabir Kota Sukabumi, Selasa (25/2/2025) | Foto : Asep Awaludin
Sukabumi27 Februari 2025, 18:02 WIB

Universitas Nusa Putra Kecam Aksi Tak Terpuji Oknum PN Sukabumi: Korban Akan Didampingi Satgas PPKS

Civitas Akademika Universitas Nusa Putra mengecam aksi tak terpuji berupa pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum petugas honorer ES (46 tahun) kepada mahasiswi Fakultas Hukum
Konferensi Pers Satgas PPKM Universitas Nusa Putra terkait kasus pelecehan seksual kepada mahasiswa magang di PN Sukabumi | Foto : Asep Awaludin
Life27 Februari 2025, 18:00 WIB

3 Doa Menyambut Bulan Ramadan: Memohon Keselamatan dan Keberkahan

Doa untuk menyambut Ramadan ini diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW.
Ilustrasi - Doa untuk menyambut Ramadan ini diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW. (Sumber : pexels.com/@Thirdman).
Sukabumi27 Februari 2025, 17:41 WIB

Cek Kesehatan Ternak dan Persediaan Daging di Sukabumi Jelang Ramadan

Proses pemotongan dilakukan di rumah pemotongan hewan (RPH) resmi, namun ada juga peternak yang melakukan pemotongan di tempat tinggalnya.
UPTD Peternakan Wilayah Jampangkulon cek kesehatan ternak untuk persediaan daging jelang ramadan 2025 (Sumber: dok uptd peternakan)
Musik27 Februari 2025, 17:00 WIB

Terjemahan Lagu Scared of Loving You Selena Gomez & Benny Blanco

Lagu Scared of Loving You Selena Gomez & Benny Blanco menggambarkan keraguan dan ketakutan dalam mencintai seseorang dengan lirik yang emosional dan menyentuh.
Official Video Lagu Scared of Loving You Selena Gomez & Benny Blanco. Foto: YouTube/@SelenaGomez
Food & Travel27 Februari 2025, 16:00 WIB

Wisata Pantai Pasir Putih Sayang Heulang, Surga Tersembunyi di Selatan Garut

Ombak Pantai Sayang Heulang cukup tenang karena karang-karang di bibir pantai menahan ombak sebelum sampai ke pasir
Wisata Pantai Sayang Heulang di Garut. Foto: IG/@smiling.westjava
Sukabumi27 Februari 2025, 15:48 WIB

Ini Daftar Daerah Paling Sepi di Kabupaten Sukabumi, Tapi Kaya Sumber Daya Alam

Berdasarkan data terbaru dalam Buku Kabupaten Sukabumi dalam Angka 2024, jumlah penduduk Kabupaten Sukabumi pada tahun 2023 tercatat sekitar 2.802.404 jiwa.
Peta Kabupaten Sukabumi | Foto : Dok/SU
Film27 Februari 2025, 15:30 WIB

Rachquel Nesia Sebagai Nikita di Preman Pensiun 9: Seperti Apa Sosoknya? Yuk Simak!

Rachquel Nesia memerankan sosok Nikita seorang wanita tangguh di Preman Pensiun 9.
Rachquel Nesia memerankan sosok Nikita seorang wanita tangguh di Preman Pensiun 9. (Sumber : Instagram/@premanpensiun.mncp).
Sukabumi27 Februari 2025, 15:26 WIB

Trauma, Mahasiswi Magang Korban Pelecehan di Pengadilan Negeri Sukabumi

Tindakan asusila yang dialami oleh mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Nusa Putra ini terjadi pada Kamis, 20 Februari 2025 di Pengadilan Negeri Sukabumi.
Ilustrasi pelecehan seksual | Foto: Freepik.com