Dedi Mulyadi Gandeng TNI dan Polri Ajarkan Bela Negara pada ASN di Jawa Barat

Sukabumiupdate.com
Jumat 04 Apr 2025, 16:15 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (Sumber : Biro Adpim Pemprov Jabar).

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (Sumber : Biro Adpim Pemprov Jabar).

SUKABUMIUPDATE.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan adanya kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan TNI dan Polri dalam memberikan pendidikan bela negara kepada aparatur sipil negara (ASN).

Menurutnya, kesadaran serta pemahaman ASN terhadap bela negara masih tergolong rendah. Oleh karena itu, ia meminta agar TNI dan Polri berperan aktif dalam menanamkan nilai-nilai bela negara di lingkungan ASN Pemprov Jabar.

“Diperlukan upaya-upaya luar biasa oleh gubernur untuk membangun kesadaran mengenai bela negara,” kata Dedi saat ditemui dalam acara open house atau gelar griya yang diselenggarakan oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani di Kompleks Widya Chandra, Jakarta, pada Rabu, 2 April 2025, sebagaimana dikutip dari Tempo.co.

Dia menjelaskan kesadaran bela negara dapat terbagi menjadi dua jenis, yakni bela negara formal dan bela negara kultural. Bela negara formal, kata Dedi, berbentuk pelatihan dan pendidikan semi militer. Sedangkan, bela negara kultural menurut dia seperti kesadaran untuk menjaga lingkungan.

“Seperti apa yang saya lakukan saat ini. Gunung nggak boleh tebasin, sungai-sungai harus dikeruk, di bantaran sungai nggak boleh ada bangunan, ruang sawah harus dibuka, pepohonan harus ditanam. Itu kan bela negara sebenarnya,” kata dia.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Kepala Staf TNI AD Jenderal Maruli Simanjuntak menandatangani perjanjian kerja sama dalam pembangunan di berbagai bidang di Mabes TNI AD, Jakarta, pada Jumat, 14 Maret 2025. Kerja sama tersebut mencakup berbagai bidang, di antaranya bidang infrastruktur, lingkungan, hingga masalah sampah. Di bidang persampahan, kerja sama tersebut menjadi pintu masuk bagi Babinsa di desa untuk terlibat dalam pengolahan sampah.

“Para anggota TNI akan bergerak kembali ke masyarakat, membangun, dan semakin dirasakan kedekatan dengan warga. Karena TNI itu manunggal, artinya dia tidak bisa dipisahkan (dengan masyarakat)," kata Dedi Mulyadi, dikutip dari keterangannya, Jumat, 14 Maret 2025.

Di kesempatan yang sama, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak mengharapkan adanya perubahan di Jawa Barat setelah kerja sama berjalan. “Kita buktikan dalam sekian tahun akan ada perubahan signifikan. Mudah- mudahan apa yang disampaikan Pak Gubernur akan berjalan dengan support dari stakeholders lainnya," kata dia, dikutip dari keterangannya, Jumat, 14 Maret 2025.

Sumber: Tempo.co 

 

 

Berita Terkait
Berita Terkini