7 Negara Eropa yang Alami Penurunan Populasi, Apa Penyebabnya?

Kamis 04 Januari 2024, 17:15 WIB
Serbia - Negara-negara eropa ini mengalami penurunan populasi yang menjadi ancaman yang nyata. (Sumber : pexels.com/@Dorde Drazic.)

Serbia - Negara-negara eropa ini mengalami penurunan populasi yang menjadi ancaman yang nyata. (Sumber : pexels.com/@Dorde Drazic.)

SUKABUMIUPDATE.com - Penurunan populasi adalah penurunan jumlah penduduk suatu wilayah dalam jangka waktu tertentu. Penurunan populasi dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti angka kelahiran rendah, angka kematian tinggi hingga migrasi.

Penurunan populasi dapat memiliki dampak yang signifikan terhadap perekonomian, sosial, dan budaya suatu wilayah. Dampak negatif dari penurunan populasi antara lain:

  • Perlambatan pertumbuhan ekonomi
  • Meningkatnya beban demografi
  • Perubahan struktur sosial

Penurunan populasi ini kini terjadi di negara-negara Eropa. Berdasarkan dikutip World Population Review via Tempo.co, inilah 7 negara eropa yang mengalami penurunan jumlah penduduk cukup signifikan:

Baca Juga: 20 Negara Unik dan Indah di Dunia yang Menarik untuk Dikunjungi

1. Bulgaria

Populasi Bulgaria diperkirakan menurun sebesar 22,5 persen dari 6,9 juta pada tahun 2020 menjadi 5,4 juta pada tahun 2050 mendatang. Migrasi ke luar negeri secara massal menjadi kontributor terbesar terhadap penurunan populasi Bulgaria.

2. Lithuania

Populasi Lithuania diproyeksikan menyusut sebesar 22,1 persen selama tiga dekade mendatang. Populasi ini juga diperkirakan menyusut dari 2,7 juta menjadi 2,1 juta orang. Sama seperti Bulgaria, hilangnya populasi di Lithuania terutama disebabkan oleh migrasi massal.

3. Latvia

Latvia diperkirakan akan mengalami kehilangan populasi sebesar 21,6 persen antara tahun 2020 hingga 2050. Sejauh ini, Latvia telah kehilangan sekitar seperlima populasinya sejak bergabung dengan Uni Eropa pada Mei 2004. Hilangnya populasi Latvia ini disebabkan oleh migrasi ekonomi dan tingkat kelahiran yang rendah.

Baca Juga: Urutan Negara Pertama dan Terakhir yang Merayakan Tahun Baru 2024

4. Ukraina

Populasi Ukraina diproyeksikan turun dari 43,7 juta pada tahun 2020 menjadi 35,2 juta pada tahun 2050. Tingkat emigrasi yang tinggi ditambah dengan tingkat kematian yang tinggi, lalu dikombinasikan dengan angka kelahiran yang rendah menjadi penyebab utama hilangnya populasi di Ukraina. Angka kelahiran di negara ini hanya berkisar 9,2 kelahiran per 1.000 orang. Sementara angka kematian berada pada 15,2 kematian per 1.000 orang.

5. Serbia

Populasi Serbia diperkirakan akan menurun dari 8,7 juta menjadi 7,1 juta dalam 30 tahun ke depan. Ini merupakan penurunan sekitar 18,9 persen. Depopulasi ini terjadi karena banyak pekerja Serbia yang berpendidikan tinggi dan terampil memilih untuk meninggalkan negaranya demi mencari peluang kerja yang lebih baik karena jumlah pekerja di Serbia sangat rendah. Migrasi ini semakin diperparah dengan tingkat kesuburan yang rendah.

6. Bosnia dan Herzegovina

Populasi kedua negara ini diproyeksikan menurun sebesar 18,2 persen, ini menyusut dari 3,3 juta pada tahun 2020 menjadi 2,7 juta pada tahun 2050 mendatang. Tingkat kesuburan Bosnia dan Herzegovina jauh dibawah tingkat penggantian populasi yaitu masing-masing 2,1 kelahiran per perempuan dan 1,26 kelahiran per perempuan.

Baca Juga: 10 Negara Tertua di Dunia yang Masih Eksis Berdiri Hingga Saat Ini

7. Kroasia

Populasi Kroasia diperkirakan menyusut sebesar 18,0 persen. Populasi ini diperkirakan akan turun dari 4,1 juta menjadi 3,4 juta dalam 30 tahun ke depan. Jumlah penduduk mencapai puncaknya pada tahun 1991 sebesar 4,78 juta jiwa. Namun angka ini terus mengalami penurunan karena rendahnya tingkat kelahiran dan populasi yang menua.

Sumber: Tempo.co

 

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Science22 November 2024, 11:13 WIB

14 Kecamatan di Sukabumi Waspada! BMKG Keluarkan Peringatan Potensi Banjir

BMKG memprakirakan intensitas curah hujan di sebagian besar wilayah Jawa Barat pada dasarian atau sepuluh hari ketiga November 2024 berkategori menengah hingga tinggi.
Ilustrasi. Motor terseret banjir di Gang Peda Pasar kawasan Ahmad Yani Kota Sukabumi, 5 November 2024. (Sumber: istimewa)
Sukabumi22 November 2024, 11:02 WIB

Warga Jampangtengah Sukabumi Dibacok OTK hingga Luka Parah di Kepala dan Dagu

Seorang pria di Jampangtengah Sukabumi mengalami luka parah di kepala dan dagu usai dibacok sajam oleh orang tak dikenal (OTK).
Ilustrasi. Seorang pria warga Jampangtengah Sukabumi dibacok OTK hingga luka parah. (Sumber Foto: Istockphoto/ Zoka74)
Inspirasi22 November 2024, 11:00 WIB

Sarjana dengan IPK 3,00 Cari Kerja? Cek Info Loker Jawa Barat Berikut!

Lulusan S1 masih nganggur? Berikut Info Loker Jawa Barat untuk Anda!
Ilustrasi. Karyawan Tetap. Info Loker Jawa Barat Lulusan Sarjana dengan IPK 3,00 (Sumber : Freepik/@katemangostar)
Sehat22 November 2024, 10:46 WIB

Tips Menjaga Kebugaran Tubuh di Musim Penghujan

Musim penghujan memang membawa udara sejuk dan nyaman, namun juga dapat menjadi tantangan bagi kebugaran tubuh. Artikel ini memberikan beberapa tips untuk tetap aktif meski cuaca tidak mendukung.
Menjaga Kebugaran Tubuh di Musim Penghujan (Sumber : Freepik/@pvproductions)
Sukabumi Memilih22 November 2024, 10:15 WIB

Ustaz Totong Ungkap Alasan Dukung Ayep Zaki-Bobby di Pilkada Kota Sukabumi: Insyaallah Menang

Dalam berbagai kesempatan Ustaz Totong menyampaikan alasannya mendukung Ayep Zaki-Bobby Maulana di Pilkada Kota Sukabumi 2024.
Mantan Ketua DPD PKS Kabupaten Sukabumi, Totong Suparman. (Sumber : Istimewa)
Sehat22 November 2024, 10:00 WIB

7 Khasiat Belimbing untuk Kesehatan, Salah Satunya Atasi Maag

Belimbing memang menyimpan segudang manfaat bagi kesehatan. Buah yang satu ini memiliki rasa yang segar dan kandungan nutrisi yang cukup lengkap.
Ilustrasi - Belimbing, selain enak ternyata memiliki sejumlah manfaat kesehatan. | (Sumber : Pixabay.com/sarangib)
Internasional22 November 2024, 09:57 WIB

Prabowo Perpanjang Kunjungan Luar Negeri, Setelah dari Inggris ke Uni Emirat Arab

Awalnya, Inggris menjadi negara terakhir dalam rangkaian kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto yang dilakukan sejak 8 November 2024.
Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri KTT G20 yang berlangsung di Museum of Modern Art (MAM), Rio de Janeiro, Brasil, pada Senin, 18 November 2024. (Sumber : Setneg RI)
Food & Travel22 November 2024, 09:00 WIB

Resep Scrambled Egg Toast, Roti Panggang Telur Creamy yang Simpel Dibuat

Scrambled Egg Toast sangat populer sebagai menu sarapan karena praktis, lezat, dan kaya protein.
Ilustrasi. Scramble Egg Toast. (Sumber : Freepik/Timolina)
Sukabumi22 November 2024, 08:36 WIB

Pohon Duku 12 Meter Tumbang Rusak Rumah Warga Nagrak Sukabumi

Dampak hujan deras, pohon duku setinggi 12 meter tumbang rusak rumah warga di Nagrak Sukabumi.
Kondisi rumah yang tertimpa pohon duku tumbang di Desa Pawenang, Nagrak Sukabumi, Kamis, 21 November 2024 | Foto : P2BK Nagrak
Sehat22 November 2024, 08:00 WIB

13 Manfaat Petai untuk Kesehatan: Kunci Jantung Sehat dan Tubuh Bugar

Meski sering dikeluhkan karena baunya yang menyengat, petai ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Apa saja manfaatnya? Yuk, simak penjelasannya!
Ilustrasi manfaat petai untuk kesehatan (Sumber : pexels.com/@STUDIO LIMA)