Pesona Pomade yang Makin Luntur di 2019

Senin 28 Januari 2019, 00:20 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Empat tahun lalu, pomade boleh merajai dunia tata rambut pria. Hampir semua pria kekinian menggunakan produk rambut ini dalam setiap kesempatan, baik acara formal maupun nonformal. Tapi, bagaimana kini?

Tren rambut pria 2019, yang kembali ke tatanan rambut natural, membuat pomade yang berbasis minyak makin ditinggalkan. Seorang penata rambut pria dari Inggris, Josh Lamonaca, mengatakan bahwa gaya tatanan dan potongan rambut pria urban saat ini sudah tidak terbatas pada rapi, klimis, dan cepak. “Ini sesuai dengan tren fashion pria yang loose,” kata Lamonaca di Jakarta, pekan lalu.

Gaya berbusana ini mempengaruhi potongan rambut dan produk yang digunakan. Mereka lebih suka tatanan rambut yang natural dengan tekstur tidak klimis. Ini artinya, mereka tak lagi menggunakan produk rambut untuk membuat klimis seperti pomade.  “Anak muda pindah dari pomade ke clay,” kata dia.

Clay adalah produk penataan rambut pria berbasis air. Clay memiliki tingkat kaku yang sangat tinggi sehingga rambut terlihat bervolume, juga tidak menimbulkan efek kilat sehingga terlihat sedang tidak memakai produk rambut.

Tapi Oki Andries, Marketing Director Chief Company, yang memiliki beberapa barber shop di Jakarta, mengatakan bahwa pomade tidak benar-benar ditinggalkan di 2019 ini. “Terutama untuk eksekutif muda dan orang yang butuh untuk tampil formal. Karena pomade itu untuk tampilan yang lebih klimis,” kata dia.

Ia tidak menampik penggunaan clay dan hybrid, yaitu campuran oil base dan water base, akan lebih banyak. Clay, karena berbasis air, punya karakter lebih kering sehingga ketika diaplikasikan, bisa menghasilkan tatanan rambut yang diinginkan tanpa terlihat klimis atau basah.

Water base lebih cocok untuk digunakan saat beraktivitas di area indoor, misalnya orang yang kerja dikantor 9 to 5. Tapi kalau yang senang aktivitas outdoor, bisa menggunakan yang oil baseatau hybrid karena lebih tahan matahari dan keringat sehingga tatanan rambut bisa bertahan lebih lama,” ujar Oki.

Sumber: Tempo

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkini
Life22 Februari 2025, 09:01 WIB

Cara Menanamkan Kebiasaan Puasa pada Anak Sejak Dini: Trik Sukses Agar Mereka Bersemangat

Mengajarkan anak untuk berpuasa sejak dini adalah salah satu cara yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai spiritual dan kedisiplinan.
Ilustrasi Mengajarkan Kebiasaan Puasa Pada Anak Sedari Dini (Sumber : Freepik)
Bola22 Februari 2025, 09:00 WIB

Persib Bandung vs Madura United di Liga 1: Tantangan Pangeran Biru Raih 3 Poin!

Persib vs Madura akan tersaji malam ini dalam lanjutan Liga 1 2024/2025.
Persib vs Madura akan tersaji malam ini dalam lanjutan Liga 1 2024/2025. (Sumber : X@persib/@MaduraUnitedFC).
Inspirasi22 Februari 2025, 08:00 WIB

Info Loker Lulusan D3 Semua Jurusan, Penempatan di Area Jabodetabek

Loker D3 Semua Jurusan ini tersedia untuk mengisi posisi Manufacturing Apprentice dan dibuka hingga 21 April 2025 mendatang.
Info Loker Lulusan D3 Semua Jurusan, Penempatan di Area Jabodetabek (Sumber : Freepik/@pressfoto)
Food & Travel22 Februari 2025, 07:00 WIB

Resep Mie Leor Bumbu Kacang, Menu Takjil yang Banyak Dijual di Bulan Puasa

Menu Mie Leor bahkan banyak dijual di bulan puasa sebagai makanan takjil.
Resep Mie Leor Bumbu Kacang, Menu Takjil yang Banyak Dijual di Bulan Puasa. Foto: IG/@TeniSondari
Science22 Februari 2025, 06:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 22 Februari 2025, Sedia Payung Saat Keluar Rumah

Sebagian besar wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya diperkirakan mengalami cuaca berawan hingga hujan pada 22 Februari 2025.
Ilustrasi. Sebagian besar wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya diperkirakan mengalami cuaca berawan hingga hujan pada 22 Februari 2025. | Foto: Pixabay
Food & Travel22 Februari 2025, 05:30 WIB

Serunya Wisata Rafting Sambil Menikmati Keindahan Alam di Caldera Adventure Cikidang Sukabumi

Selain resort dan rafting, Caldera Adventure Cikidang Sukabumi juga menawarkan berbagai aktivitas outdoor.
Keseruan berwisata arung jeram atau rafting di Sungai Citarik Sukabumi bersama Caldera Adventure. (Sumber Foto: Dok. Caldera Adventure)
Sukabumi21 Februari 2025, 22:28 WIB

Temani Warga yang Dipanggil Polisi Pasca Kematian Samson, Massa Geruduk Mapolres Sukabumi

Puluhan warga Cihurang Simpenan Sukabumi geruduk Mapolres Sukabumi pasca kematian Samson.
Puluhan warga Kampung Cihurang, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi mendatangi Mapolres Sukabumi pasca kematian Samson. (Sumber : SU/Ilyas)
Sehat21 Februari 2025, 21:00 WIB

5 Cara Ampuh Mengatasi Gejala Kolesterol Tinggi pada Kulit

Kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Tanda-tandanya biasanya tidak kentara, namun terkadang, Anda dapat melihat gejala Kolesterol tinggi pada kulit.
Ilustrasi cara mengatasi gejala kolesterol tinggi pada kulit (Sumber: Freepik/@freepik)
Sukabumi21 Februari 2025, 20:48 WIB

Aksi Indonesia Gelap di Sukabumi, Mahasiswa Kritisi Efisiensi Anggaran hingga MBG

Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Rojab Asyari menilai semua tuntutan yang disampaikan mahasiswa cukup realistis dan sesuai dengan keadaan di masyarakat.
Aksi Indonesia Gelap di Kota Sukabumi, ratusan mahasiswa berunjukrasa di depan Kantor DPRD, Jumat (21/2/2025). (Sumber Foto: SU/Asep Awaludin)
Inspirasi21 Februari 2025, 20:18 WIB

Integrasi AI di Newsroom Media Lokal Tingkatkan Efisiensi dan Kualitas Konten

Pemimpin Redaksi Suara.com, Suwarjono, menekankan pentingnya adaptasi teknologi, termasuk AI, bagi media lokal
LMC Talk