Hanya 37 Ribu Orang, Kunjungan Wisata Pantai di Sukabumi Menurun Saat Libur Nataru

Rabu 11 Januari 2023, 19:49 WIB
Kondisi objek wisata Pantai Karanghawu Kabupaten Sukabumi pada tanggal 1 Januari 2023. | Foto: SU/Denis

Kondisi objek wisata Pantai Karanghawu Kabupaten Sukabumi pada tanggal 1 Januari 2023. | Foto: SU/Denis

SUKABUMIUPDATE.com - Selama libur natal dan tahun baru (Nataru) 2023, kunjungan wisatawan ke daerah tujuan wisata tirta khususnya pantai di kawasan Ciletuh–Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp) Kabupaten Sukabumi menurun drastis dibandingkan tahun lalu.

Berdasarkan data yang dihimpun Balawista Kabupaten Sukabumi, jumlah kunjungan wisatawan dari tanggal 24 hingga 31 Desember 2022 dan dilanjutkan hingga 8 Januari 2023 tercatat hanya 37.429 orang dari total 26 objek wisata tirta. Sedangkan pada nataru tahun lalu, jumlah wisatawan yang datang mencapai sebanyak 324.050 orang.

"Padahal pada liburan Nataru 2021-2022 kondisinya saat itu sedang Pandemi Covid 19. Apalagi dibanding dengan liburan hari Raya Idulfitri yang lalu yang mencapai 4.955.782 orang," ujar Kepala Balawista Kabupaten Sukabumi Yanyan Nuryanto kepada awak media Selasa, 10 Januari 2023.

Baca Juga: Kedalaman 10 Km, Warga Perbatasan Sukabumi Cianjur Dikejutkan Gempa M2.4

Yanyan menuturkan, objek wisata di teluk Palabuhanratu yang banyak diminati wisatawan untuk menghabiskan waktu liburannya di momen nataru 2023.

“Objek wisata yang masih diminati wisatawan sebanyak 12.658 orang atau 34 persen itu di kawasan Pantai Citepus Istiqomah, Citepus ruang terbuka hijau, Citepus Istana Presiden dan Citepus Kebon Kelapa, Palabuhanratu. 11.324 orang atau 30 persen memadati area pantai Karanghawu, Cibangban dan Sunset atau Kapitol Cisolok, serta 7.361 orang memadati kawasan Curug Larangan, Sodong dan pantai Palangpang. Sisanya wisatawan merata di beberapa daerah tujuan wisata seperti Ujung Genteng Ciracap dan Batu bintang Palabuhanratu,” ujarnya.

Menurut Yanyan, kunjungan wisata kali ini diduga menurun akibat cuaca ekstrem yang melanda Sukabumi. Yanyan pun berharap kepada pemerintah daerah, pelaku usaha bidang kepariwisataan serta unsur terkait lainnya mampu merangkul semua pihak. Termasuk media untuk bersama-sama membuat komitmen dalam menyampaikan informasi- informasi yang bisa memberikan penguatan terhadap kepariwisataan daerah.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi18 Januari 2025, 14:13 WIB

Pulihkan Ekosistem Pasca Bencana, Penanaman Pohon di DAS Sungai Cikaso Sukabumi

Kegiatan ini untuk mencegah bencana serupa di masa depan.
Penanaman pohon di DAS Cikaso, Desa Cibadak dan Desa Pabuaran, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Istimewa
Food & Travel18 Januari 2025, 14:00 WIB

Menikmati Deburan Ombak di Pantai Karang Tawulan, Wisata Eksotis Mirip Tanah Lot di Tasikmalaya

Tersembunyi di wilayah selatan kabupaten, pantai Karang Tawulan menawarkan keindahan alam yang masih asri dan jauh dari hiruk pikuk kota.
Pantai Karang Tawulan adalah sebuah destinasi wisata pantai yang menarik di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. (Sumber : Instagram/@riskardr/@dadanwardana99).
Bola18 Januari 2025, 12:00 WIB

Prediksi PSM Makassar vs PSBS Biak di Liga 1: H2H, Susunan Pemain dan Skor

PSM Makassar vs PSBS Biak akan tersaji sore ini dalam lanjutan Liga 1 2024/2025.
PSM Makassar vs PSBS Biak akan tersaji sore ini dalam lanjutan Liga 1 2024/2025. (Sumber : Instagram/@psbsofficial/X/@psm_makassar).
Sukabumi18 Januari 2025, 11:57 WIB

Satpam Asal Sukabumi Tewas di Rumah Mewah Bogor, Keluarga Temukan Banyak Luka Serius

Korban sempat menghubungi istrinya melalui pesan singkat.
Rumah duka Septian (37 tahun) di Kampung Cibarengkok RW 01, Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. | Foto: SU/Ilyas Supendi
Sukabumi18 Januari 2025, 11:36 WIB

Daftar SKPD dengan Aduan Terbanyak pada 2024, Menurut Data Diskominfo Kota Sukabumi

Pemerintah Kota Sukabumi menerima 106 aduan masyarakat sepanjang 2024.
Apel di Lapang Setda Balai Kota Sukabumi pada Senin (15/7/2024). | Foto: Dokpim Kota Sukabumi
Sukabumi18 Januari 2025, 11:20 WIB

Tahun 2025, Dishub Kota Sukabumi Bakal Perketat Pengawasan Kendaraan Pariwisata

UPTD PKB Dishub akan melakukan upaya untuk mendukung pemerintah pusat.
Kepala UPTD PKB Dishub Kota Sukabumi, Endro. | Foto: Website Kota Sukabumi
Aplikasi18 Januari 2025, 11:15 WIB

Raksasa Mesin Pencari Google Mulai Ditinggalkan, Ternyata Teknologi Ini Penggantinya!

Google perlahan-lahan mulai ditinggalkan oleh pengguna, terutama para generasi muda.
Google perlahan-lahan mulai ditinggalkan oleh pengguna, terutama para generasi muda. (Sumber : Pixabay.com/@Simon).
Sukabumi18 Januari 2025, 11:06 WIB

Diskominfo Rilis Laporan 2024: SP4N-Lapor Kota Sukabumi Terima 106 Aduan Masyarakat

Mei menjadi bulan tertinggi dengan 15 aduan.
(Foto Ilustrasi) Diskominfo Kota Sukabumi merilis data yang masuk ke SP4N Lapor sepanjang 2024. | Foto: Istimewa
Food & Travel18 Januari 2025, 10:47 WIB

Kembalikan Ikon Wisata Lokal, Pemdes dan Warga Bersihkan Curug Caweni di Cidolog Sukabumi

Sejak pandemi Covid-19, jumlah wisatawan Curug Caweni mengalami penurunan.
Kondisi Curug Caweni di Kampung Cilutung, Desa/Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Istimewa
Sukabumi18 Januari 2025, 10:12 WIB

Akses Kendaraan Lumpuh! Longsor Kembali Tutup Jalan Nasional di Simpenan Sukabumi

Akses kendaraan untuk roda empat atau mobil lumpuh total.
Material longsor menutup Jalan Nasional Bagbagan-Kiara Dua, tepatnya di Kampung Cimapag, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (18/1/2025). | Foto: Istimewa