Marc Marquez Pembalap MotoGP Tanya Arti 'Bucin', Warganet: Chuaks!

Kamis 25 Mei 2023, 11:00 WIB
Marc Marquez Pembalap MotoGP Tanya Arti 'Bucin', Warganet: Chuaks! (Sumber : Instagram/@marcmarquez93)

Marc Marquez Pembalap MotoGP Tanya Arti 'Bucin', Warganet: Chuaks! (Sumber : Instagram/@marcmarquez93)

SUKABUMIUPDATE.com - Marc Marquez, pembalap ganteng yang banyak diidolakan masyarakat Indonesia baru saja membuat kehebohan di Twitter. Ia membuat cuitan soal apa arti Bucin.

"Halo Indonesia What means 'bucin'? I've read it many times last days" tulis Marc Marquez di akun Twitter/@marcmarquez93 pada Rabu (24/5/2023).

Tweet Marc Marquez Pembalap MotoGP yang bertanya Arti 'Bucin'Tweet Marc Marquez Pembalap MotoGP yang bertanya Arti 'Bucin'

Sontak cuitan itu mendapat berbagai respon dari warganet. Ada yang menjawab dengan Bahasa Indonesia hingga Bahasa Jawa, bahkan ada warganet yang turut berkomentar menggunakan kata 'Chuaks'.

"Ngene mar, Bucin kui artine nek wes tresno karo wedok'an dadine koyo wong edan. Mudeng to? Jelas mesti, mbiyen dewe awak cilik dolan ning kali yo. Eling ra?" komentar salah satu warganet menggunakan bahasa Jawa.

"Chuaks!" tambah netizen.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Tempat Makan Sate Enak di Sukabumi: Cek Harga dan Menunya!

Beberapa jam kemudian, pembalap dengan nomor kebanggaan 93 itu membuat balasan cuitannya sendiri.

"Terima kasih Indonesia! I understand now what 'bucin' means..." tulis Marquez.

Tweet Marc Marquez Pembalap MotoGP yang bertanya Arti 'Bucin'Tweet Marc Marquez Pembalap MotoGP yang bertanya Arti 'Bucin'

Bucin, Clingy dan Syndrom Othello

Seperti diketahui, Bucin adalah singkatan gaul dari istilah budak cinta. Istilah Bucin digunakan untuk pria atau wanita yang sedang dimabuk cinta.

Sayangnya, istilah kekinian anak jaman now ini terkadang bisa menimbulkan sikap Clingy. Yaitu, sikap berlebihan saat tidak ingin lepas dari pasangan.

Bahkan, orang Bucin berlebihan juga bisa merasakan cemburu buta alias jealous.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Travel di Sukabumi Tujuan Bandung hingga Jakarta, Cek Harganya!

Akan tetapi yang menjadi perhatian adalah seseorang dikhawatirkan mengalami Sindrom Othello ketika cemburu buta atau jealous tak sewajarnya. Sindrom Othello sendiri adalah gangguan psikotik yang ditandai delusi perselingkuhan atau kecemburuan yang ekstrem.

Cemburu buta pada pasangan bisa membuat sedih, marah, hingga stres bahkan depresi. Jangan sampai cemburu buta si bucin akut malah berujung merusak kondisi mental.

Marc Marquez, Pembalap MotoGP

Marc Márquez Alentà adalah pembalap sepeda motor Grand Prix profesional Spanyol. Ia telah membalap untuk tim pabrikan Honda sejak debutnya di MotoGP pada tahun 2013.

Marc Marquez lahir di Cervera, Catalonia, Spanyol. Ia dijuluki 'Semut Cervera' di seluruh dunia, dan 'el tro de Cervera' di kampung halamannya, yang berarti 'Guntur Cervera'.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini
Inspirasi18 Januari 2025, 15:00 WIB

Lowongan Kerja Sukabumi Sebagai Cook Sushi, Cek Kualifikasinya Disini!

Apabila kamu tertarik dengan lowongan kerja ini, segera daftarkan diri sekarang juga!
Ilustrasi - Lowongan Kerja Sukabumi Sebagai Cook Sushi, Cek Kualifikasinya Disini! (Sumber : Freepik.com/@ASphotofamily)
Sukabumi18 Januari 2025, 14:58 WIB

Pengendara Terjebak Berjam-jam, Jalan Nasional di Simpenan Sukabumi Buka Tutup Pasca Longsor

Saat ini jalan sudah dibuka, tetapi dengan sistem buka tutup.
Antrean kendaraan di Jalan Nasional Bagbagan-Kiara Dua, tepatnya di Kampung Cimapag, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (18/1/2025). | Foto: Dokumen Pengendara
Sukabumi18 Januari 2025, 14:13 WIB

Pulihkan Ekosistem Pasca Bencana, Penanaman Pohon di DAS Sungai Cikaso Sukabumi

Kegiatan ini untuk mencegah bencana serupa di masa depan.
Penanaman pohon di DAS Cikaso, Desa Cibadak dan Desa Pabuaran, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Dokumentasi Panitia
Food & Travel18 Januari 2025, 14:00 WIB

Menikmati Deburan Ombak di Pantai Karang Tawulan, Wisata Eksotis Mirip Tanah Lot di Tasikmalaya

Tersembunyi di wilayah selatan kabupaten, pantai Karang Tawulan menawarkan keindahan alam yang masih asri dan jauh dari hiruk pikuk kota.
Pantai Karang Tawulan adalah sebuah destinasi wisata pantai yang menarik di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. (Sumber : Instagram/@riskardr/@dadanwardana99).
Bola18 Januari 2025, 12:00 WIB

Prediksi PSM Makassar vs PSBS Biak di Liga 1: H2H, Susunan Pemain dan Skor

PSM Makassar vs PSBS Biak akan tersaji sore ini dalam lanjutan Liga 1 2024/2025.
PSM Makassar vs PSBS Biak akan tersaji sore ini dalam lanjutan Liga 1 2024/2025. (Sumber : Instagram/@psbsofficial/X/@psm_makassar).
Sukabumi18 Januari 2025, 11:57 WIB

Satpam Asal Sukabumi Tewas di Rumah Mewah Bogor, Keluarga Temukan Banyak Luka Serius

Korban sempat menghubungi istrinya melalui pesan singkat.
Rumah duka Septian (37 tahun) di Kampung Cibarengkok RW 01, Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. | Foto: SU/Ilyas Supendi
Sukabumi18 Januari 2025, 11:36 WIB

Daftar SKPD dengan Aduan Terbanyak pada 2024, Menurut Data Diskominfo Kota Sukabumi

Pemerintah Kota Sukabumi menerima 106 aduan masyarakat sepanjang 2024.
Apel di Lapang Setda Balai Kota Sukabumi pada Senin (15/7/2024). | Foto: Dokpim Kota Sukabumi
Sukabumi18 Januari 2025, 11:20 WIB

Tahun 2025, Dishub Kota Sukabumi Bakal Perketat Pengawasan Kendaraan Pariwisata

UPTD PKB Dishub akan melakukan upaya untuk mendukung pemerintah pusat.
Kepala UPTD PKB Dishub Kota Sukabumi, Endro. | Foto: Website Kota Sukabumi
Aplikasi18 Januari 2025, 11:15 WIB

Raksasa Mesin Pencari Google Mulai Ditinggalkan, Ternyata Teknologi Ini Penggantinya!

Google perlahan-lahan mulai ditinggalkan oleh pengguna, terutama para generasi muda.
Google perlahan-lahan mulai ditinggalkan oleh pengguna, terutama para generasi muda. (Sumber : Pixabay.com/@Simon).
Sukabumi18 Januari 2025, 11:06 WIB

Diskominfo Rilis Laporan 2024: SP4N-Lapor Kota Sukabumi Terima 106 Aduan Masyarakat

Mei menjadi bulan tertinggi dengan 15 aduan.
(Foto Ilustrasi) Diskominfo Kota Sukabumi merilis data yang masuk ke SP4N Lapor sepanjang 2024. | Foto: Istimewa