Media Sosial Ramai Keluhan Pajak Bea Cukai, Kemenkeu Minta Maaf Berkali-kali

Jumat 24 Maret 2023, 15:15 WIB
Media Sosial Ramai Keluhan Pajak Bea Cukai, Kemenkeu Minta Maaf Berkali-kali. | (Sumber : beacukai.go.id.)

Media Sosial Ramai Keluhan Pajak Bea Cukai, Kemenkeu Minta Maaf Berkali-kali. | (Sumber : beacukai.go.id.)

SUKABUMIUPDATE.com - Kemenkeu atau Kementerian Keuangan setiap harinya terus menjadi sorotan warganet. Masalah dan isu baru muncul saling bergantian menerpa salah satu lembaga pemerintahan tersebut.

Warganet di media sosial ramai-ramai mengeluarkan unek-uneknya dan pengalaman buruk yang berkaitan dengan Kementerian Keuangan itu. Keluhan itu datang dari publik figur hingga warga biasa.

Mereka mengungkapkan keluh kesahnya dengan pengalaman tak mengenakan selama berurusan dengan Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea Cukai Kemenkeu. Kemenkeu pun sampai berkali-kali minta maaf dalam sepekan ini.

Baca Juga: 7 Tips Mengkhatamkan Al-Qur’an di Bulan Ramadan, Yuk Dicoba!

Bahkan yang terbaru, Bea Cukai kembali disorot dengan cuitan salah seorang pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea Cukai Kemenkeu bernama Widy Heriyanto yang mencuitkan kata-kata kurang pantas dan tak sopan.

Cuitan pegawai Ditjen Bea Cukai viral

Cuitan Widy viral di media sosial Twitter lantaran komentarnya terhadap curhatan warganet yang dinilai tak pantas. Cuitan Widy yang disorot warganet sebagai berikut:

"Sebelum lo ngetwit, mending belajar dlu deh ketentuan impor itu gimana. Kalo skrg kan jadinya lo bacot tanpa minim literasi peraturan," balas Widy melalui akun Twitternya, @wadawidy, Rabu 22 Maret 2023, dikutip via Tempo.co.

Baca Juga: 5 Ide Menu Buka Puasa Ramadan untuk Anak, Sederhana dan Praktis

Cuitan Widy lainnya yang disorot warganet adalah "Para babu sibuk belain tuan nya." Selain itu, Widy juga menjawab pertanyaan soal perbedaan penanganan oleh Bea Cukai indonesia dan Kepabeanan Singapura. "2013 kejadian, sampe skg masa g pernah baca. Baca dulu dong, jangan cuma ngeluh tapi lo nya jg gak cari tau. Ga perlu jadi bea cukai buat ngasi paham ‘barang impor ya wajib bayar pajak impor’. Dan jgn menggeneralisir case lo dgn bawa "WNI se Indonesia komplen," cuit Widy.

Komika Arie Kriting menanggapi cuitan tersebut dan me-mention Staf Khusus Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Yustinus Prastowo.

Baca Juga: 3 Rekomendasi Resep Omelet Sehat dan Praktis, Cocok untuk Menu Sahur

"Pak @prastow mohon maaf, ini karena lagi banyak masyarakat yang resah, mungkin pegawainya dikurangi dulu main sosmednya kalau gak bisa menahan emosi begini. Pasti berat melihat situasi yang kayak gak ada habisnya menyoroti kinerja teman-teman di sana. Semoga tetap istiqomah," tulis Arie Kriting dalam akun Twitternya @Arie_Kriting, Kamis 23 Maret 2023.

Hal ini langsung ditanggapi oleh Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo melalui Twitter pribadinya.

"Siap Bang @Arie_Kriting Banyak terima kasih utk masukan yang sangat baik. Kami sdh menyampaikan ke internal utk lebih menahan diri dan bijak bersikap. Terima kasih utk masukan dan kritik publik," cuit Prastowo, Kamis kemarin.

Baca Juga: 5 Tips Olahraga Selama Puasa Ramadan Agar Tubuh Tetap Bugar dan Sehat

Pada hari itu juga, Widy kemudian meminta maaf yang tersinggung dengan cuitannya. Dilihat dari tangkapan layar yang di akun @PartaiSocmed, begini permohonan maaf Widy:

"To Kris & Team dan seluruh masyarakat, saya secara pribadi, bukan berbicara mewakili Bea Cukai, memohon maaf atas kelalaian saya dalam memilih kata2 yang lebih bijak pada cuitan2 yang telah saya buat hingga menyinggung banyak pihak. Saya juga meminta maaf kpd institusi saya, Bea Cukai, tempat saya bekerja, atas kegaduhan ini. Saya akan menjadikan momen ini sebagai pembelajaran bagi saya untuk lebih bijak ke depannya."

Isu bea masuk piala dan koper diacak-acak

Sebelumnya, Kemenkeu juga pernah meminta maaf terkait oknum pegawai Bea Cukai dalam viralnya keluhan dan pengalaman buruk yang menimpa Fatimah Zahratunnisa dan Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid alias Alissa Wahid.

Berawal dari cuitan Fatimah via akun @zahratunnisaf yang mengeluhkan tagihan biaya bea masuk dan pajak impor yang mencapai Rp 4 juta. Padahal, barang itu berupa piala kemenangan usai dirinya menang kontes menyanyi di Jepang.

Keluhan berikutnya muncul dari Alissa Wahid. Putri sulung Presiden Indonesia ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu menceritakan pengalaman tak enak karena isi kopernya pernah diacak-acak oknum petugas Bea Cukai di bandara setelah pulang dari konferensi di Taiwan.

Cerita itu diungkapkan melalui Twitter, menanggapi cuitan lain tentang buruknya perlakuan petugas bandara kepada TKW yang pulang ke Indonesia. Alissa kemudian menjelaskan bahwa dia sempat dicecar berbagai pertanyaan dari petugas ketika kopernya diacak-acak.

Baca Juga: 5 Tips Jualan Saat Ramadan Agar Cepat Laris, Jangan Lupa Beri Diskon!

Yustinus Prastowo lantas merespons kedua isu tersebut dengan meminta maaf dan mengakui pelayanan Bea Cukai belum sepenuhnya ideal di lapangan. Pihaknya juga berkomitmen untuk melakukan pembenahan pelayanan.

"Bahwa di lapangan masih belum sepenuhnya ideal, kami akui dan mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan pelayanan," lanjutnya.

Sumber: Tempo.co (Moh Khory Alfarizi/Amelia Rahima Sari)

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Food & Travel22 November 2024, 09:00 WIB

Resep Scrambled Egg Toast, Roti Panggang Telur Creamy yang Simpel Dibuat

Scrambled Egg Toast sangat populer sebagai menu sarapan karena praktis, lezat, dan kaya protein.
Ilustrasi. Scramble Egg Toast. (Sumber : Freepik/Timolina)
Sukabumi22 November 2024, 08:36 WIB

Pohon Duku 12 Meter Tumbang Rusak Rumah Warga Nagrak Sukabumi

Dampak hujan deras, pohon duku setinggi 12 meter tumbang rusak rumah warga di Nagrak Sukabumi.
Kondisi rumah yang tertimpa pohon duku tumbang di Desa Pawenang, Nagrak Sukabumi, Kamis, 21 November 2024 | Foto : P2BK Nagrak
Sehat22 November 2024, 08:00 WIB

13 Manfaat Petai untuk Kesehatan: Kunci Jantung Sehat dan Tubuh Bugar

Meski sering dikeluhkan karena baunya yang menyengat, petai ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Apa saja manfaatnya? Yuk, simak penjelasannya!
Ilustrasi manfaat petai untuk kesehatan (Sumber : pexels.com/@STUDIO LIMA)
Sukabumi22 November 2024, 07:56 WIB

Sekda Ade Suryaman Hadiri Rapat Banggar DPRD Sukabumi

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menghadiri Rapat Kerja Gabungan Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Sukabumi
Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman dan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali | Foto : Dokpim
Sukabumi Memilih22 November 2024, 06:55 WIB

Adu Kekayaan Pasangan Cabup Cawabup Sukabumi, Siapa Paling Kaya?

Pilkada 2024 di Kabupaten Sukabumi akan diikuti oleh dua pasangan calon, mereka adalah Iyos Somantri - Zainul yang diusulkan oleh koalisi 11 partai politik dan Asep Japar - Andreas yang diusulkan oleh koalisi 5 partai politik.
Pasangan calon Pilkada Kabupaten Sukabumi: Iyos Somantri-Zainul dan Asep Japar-Andreas | Foto : sukabumiupdate
Science22 November 2024, 06:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 22 November 2024, Siang Hari Turun Hujan

Sebagian besar wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya diperkirakan mengalami cuaca hujan ringan dan berawan pada 22 November 2024.
Ilustrasi Hujan. Sebagian besar wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya diperkirakan mengalami cuaca hujan ringan dan berawan pada 22 November 2024. (Sumber : Pixabay)
Sukabumi Memilih21 November 2024, 22:29 WIB

Dukungan Istri, Dibalik Optimisme Asep Japar Menjemput Kemenangan Pilkada Sukabumi

Asep Japar, calon bupati Sukabumi nomor urut 2, melangkah dengan penuh semangat dalam menghadapi pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Sukabumi
Asep Japar dan istri | Foto : Sukabumiupdate
Sehat21 November 2024, 21:00 WIB

7 Penyebab Gagal Jantung Sisi Kiri : Simak Diagnosis dan Cara Penanganannya

Gagal jantung sisi kiri terjadi ketika ventrikel kiri jantung tidak bisa memompa darah secara efektif ke seluruh tubuh.
Ilustrasi gagal jantung sebelah kiri (Sumber : Freepik/@wayhomestudio)
Jawa Barat21 November 2024, 20:40 WIB

Gempa Beruntun Guncang Cianjur, Sejumlah Gedung Sekolah Dilaporkan Rusak

Gempa tektonik terjadi secara beruntun, Kamis 21 November 2024. Warga yang merasakan getaran gempa itu pun terbatas wilayahnya yaitu Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Gempabumi Cianjur, Kamis (21/11/2024) | Foto : Pixabay
Sukabumi21 November 2024, 20:18 WIB

Sempat Tertutup Longsor, Akses Ke Pondok Halimun dan Goalpara Sukabumi Kembali Normal

Dua bencana longsor terjadi dampak hujan deras di Kabupaten Sukabumi. Longsor dan pohon bambu tumbang di jalan menuju wisata Pondok Halimun di Kecamatan Sukabumi, dan longsor di jalan Cisarua - Goalpara, Kecamatan Sukaraja.
Longsor di Jalan Pondok Halimun, Kecamatan Sukabumi | Foto : Istimewa