Ketua DPRD Sukabumi Sampaikan Duka Mendalam atas Bencana Banjir-Longsor Renggut 8 Nyawa

Sukabumiupdate.com
Jumat 07 Mar 2025, 23:08 WIB
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali menyikapi kejadian bencana alam yang dipicu hujan dua hari dua malam, pada 3 dan 4 November 2024. (Sumber : istimewa)

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali menyikapi kejadian bencana alam yang dipicu hujan dua hari dua malam, pada 3 dan 4 November 2024. (Sumber : istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menyampakan rasa duka mendalam atas musibah banjir dan longsor yang melanda wilayah Sukabumi akibat cuaca ekstrem. Bencana ini terjadi di sejumlah kecamatan, menyebabkan kerusakan parah serta menelan korban jiwa.

Berdasarkan laporan sementara dari BPBD Kabupaten Sukabumi, wilayah yang terdampak meliputi Kadudampit, Curugkembar, Simpenan, Palabuhanratu, Waluran, Bantargadung, Cisaat, Cikembar, Warungkiara, Sagaranten, Lengkong, Jampangtengah, Ciemas, Cimanggu, Pabuaran, Gunungguruh, Cikakak, Cicantayan, Cisolok, Sukaraja, Caringin, Cikidang, Purabaya, Cidadap, Surade, dan Jampangkulon.

Peristiwa ini telah merenggut delapan jiwa. Dua korban telah ditemukan di Palabuhanratu, sementara tiga korban di Lengkong dan tiga lainnya di Simpenan masih dalam pencarian.

Baca Juga: Satu Keluarga Hilang Diterjang Tanah Longsor di Lengkong Sukabumi

"Kami sangat berduka atas musibah ini. Di tengah keberkahan Ramadan, kita justru kehilangan saudara-saudara kita. Semoga mereka mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," ujar Budi Jumat (7/3/2025).

Budi menegaskan bahwa selain bantuan material, dukungan moral dan spiritual sangat dibutuhkan oleh para korban yang tengah menghadapi cobaan berat ini. "Kami meminta masyarakat untuk bersatu dalam doa. Semoga saudara-saudara kita yang hilang segera ditemukan, dan Kabupaten Sukabumi dapat bangkit dari bencana ini," ungakpnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial selama bulan suci ini. "Ramadan bukan hanya tentang ibadah individu, tetapi juga tentang berbagi dan membantu sesama yang sedang dalam kesulitan. Semoga musibah ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap sesama," tandasnya. (Adv)

Berita Terkait
Berita Terkini