Menu

31 Jul 2020, 11:34 WIB

Menelusuri Curug Gupitan Rahong Sungai Cikaso Sukabumi, Suasana Alami Hilangkan Penat

Curug Gupitan Rahong, suasana alami aliran Sungai Cikaso Desa Sirnamekar, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto: Sukabumiupdate.com/Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Menulusuri aliran Sungai Cikaso, ternyata banyak spot yang memiliki keunikan tersendiri. Potensi alam tersebut bisa digali dan dikembangkan menjadi sebuah destinasi wisata.

Seperti halnya di Curug Gupitan Rahong yang berada di aliran Sungai Cikaso, Kampung Cikadu, Desa Sirnamekar, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi. Di lokasi tersebut lebih cocok disebut jeram, namun warga menyebutnya curug (air terjun).

Lokasinya berbatasan dengan Desa Sukaluyu, Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi. Tempat ini sudah sejak lama menjadi tempat bermain warga setempat. Tempatnya masih serba alami, cocok untuk yang ingin melepas penat.

Warga lokal menikmati suasana di Curug Gupitan Rahong, Desa Sirnamekar, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi.

"Banyak hamparan bebatuan yang memiliki keunikan, dan dijadikan lokasi istirahat, ngaliwet oleh warga," jelas perangkat Desa Sirnamekar, Endang Taryana kepada sukabumiupdate.com.

Pria yang akrab disapa Endonk itu melanjutkan, ada beberapa kolam yang bisa dijadikan tempat berenang atau mandi. Bahkan di sana terdapat jeram dengan ketinggian 2,5 meter. 

"Di saat musim kemarau sekarang, kedalamannya sekitar lima meter, tapi ada juga beberapa kolam yang aman untuk berenang dengan kedalaman variatif," jelasnya.

Curug Gupitan Rahong yang lebih berbentuk seperti jeram berada di aliras Sungai Cikaso.

Tak hanya itu, di Curug Gupitan Rahong juga terdapat spot mancing yang selalu ramai dikunjungi. Apalagi akses menuju lokasi sudah bisa dilewati kendaraan roda dua, dan ada jembatan gantung, yang bisa dijadikan spot berswafoto.

"Akses menuju lokasi patokannya Kantor Desa Sirnamekar. Dari kantor sekitar dua kilometer, dengan akses jalan balasan dan tanah sedikit. Dari arah Kota Sukabumi bisa menuju Jampang Kulon atau lewat Sagaranten. Dari dua kecamatan tersebut jaraknya sekitar 60 kilometer menuju ke Desa Sirnamekar," ungkapnya.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah mobil pick up bermuatan tabung gas elpiji meledak dan terbakar di SPBU Warungkondang, Jalan Raya Sukabumi, Desa Jambudipa, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, Kamis (22/10/2020) petang. Kebakaran diduga...

SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudi Suryadikrama diminta oleh petani untuk segera menangani kelangkaan pupuk bersubsidi. Hal itu disampaikan oleh petani pada saat Reses yang dilakukan di...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan kolaborasi yang solid antara berbagai elemen masyarakat santri dan pesantren penting untuk mewujudkan akselerasi perekonomian rakyat di tengah pandemi yang beri dampak...

SUKABUMIUPDATE.com - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Alternatif Nagrak, tepatnya di Kampung Pamuruyan, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (22/10/2020) siang sekitar pukul 11.30 WIB. Mobil bak terbuka atau...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya