Menu

28 Des 2019, 14:15 WIB

Hindari Bahaya, Ini Aturan yang Mesti Ditaati saat Liburan di Pantai Sukabumi 

Wisatawan mengisi libur akhir tahun di pantai di daerah Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Pantai di Kabupaten Sukabumi menjadi tujuan wisatawan saat libur tahun baru. Dari daerah Cisolok, Palabuhanratu hingga Cidadap ini terdapat sejumlah pantai yang memiliki daya pikat tersendiri.

Ada banyak kegiatan yang dilakukan wisatawan di pantai dari sekedar duduk-duduk di atas pasir hingga berenang. Khusus untuk berenang, ada hal yang perlu diingat yaitu zona terlarang berenang.

BACA JUGA: Dimana Tempat Aman Berwisata di Pantai Sukabumi? Ini Saran Balawista

Memasuki libur tahun baru ini, Sat Polairud Polres Sukabumi memasang ratusan bendera merah. Bendera merah yang dipasang pada batang bambu dan ditancapkan di pasir ini merupakan tanda bahwa pantai rawan kecelakaan laut sehingga pengunjung harus berhati-hati dan tidak berenang di lokasi tersebut.

Tak hanya itu, petugas juga memasang spanduk himbauan agar pengunjung berhati-hati.

BACA JUGA: Ada 200 Bendera Merah di Pantai Sukabumi, Libur Nataru Wisatawan Harus Waspada

"Pemasangan bendera merah dan spanduk himbauan itu sebagai antisipasi laka laut korban tenggelam menghadapi lonjakan pengunjung wisata di beberapa pos pantai," ujar Kapolres Sukabumi AKBP Nuredy Irwansyah Putra melalui Kasat Pol Airud Polres Sukabumi AKP Tri Andri Afandi, Senin (23/12/2019).

Ada sekitar 200 bendera merah dan ratusan spanduk himbauan yang dipasang dibeberapa objek wisata yang dianggap rawan terjadi laka laut.

BACA JUGA: Wisatawan Wajib Tahu, Ini Tujuan Dipasang Bendera Merah di Pantai Selatan Sukabumi

Selain bendera merah dan spanduk himbauan, sepanjang libur tahun baru disiagakan juga sejumlah petugas gabungan diantaranya Balawista. 

ketika beraktivitas di pantai entah itu berenang atau sekedar berwisata saja, wisatawan diharap memilih pantai yang selalu diawasi petugas balawista atau lifeguard.

"Intinya kepada wisatawan dalam melakukan aktivitas di pantai agar selalu berhati-hati dan jangan sungkan untuk meminta bantuan petugas lifeguard setempat dan pastikan setiap melakukan aktivitas di air (berenang) dikawasan tersebut ada petugas lifeguardnya, demi kenyamanan dan keamanan berwisata," ujar Ketua harian Balawista Kabupaten Sukabumi, Yanyan Nuryanto.

 

Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Pakar menyebut anak yang terlalu banyak diam di rumah dan minim interaksi dengan orang lain bisa mempengaruhi kecerdasan sosialnya. Dilansir ANTARA, akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda...

SUKABUMIUPDATE.com - Bencana banjir bandang yang melanda Kecamatan Cicurug, Cidahu dan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Senin (21/9/2020) lalu, menimbulkan simpati yang mendalam dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk komunitas dan mahasiswa. Sejumlah...

SUKABUMIUPDATE.com - Setelah mendapat laporan soal aksi pencurian di Kantor Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Polsek Simpenan langsung melakukan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket). "Iya tadi anggota Polsek Simpenan sudah...

SUKABUMIUPDATE.com - Kane Tanaka, seorang wanita berusia 117 tahun dan 261 hari baru saja mencetak rekor sebagai orang yang paling lama hidup di Jepang. Dilansir dari suara.com, Sebelumnya pada...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya