Menu

Minggu, 06 Januari 2019, 09:43 WIB

Nikmati Sensasi Objek Wisata Alam Sumur Tujuh Surade Sukabumi, Bayar Seikhlasnya

Sejumlah pengunjung menikmati jernihnya air Sumur tujuh di Kampung Sumurbandung Desa Pasiripis, Kecamatan Surade. | Sumber Foto:Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Mau berlibur bersama keluarga dengan suasana alam yang indah, sejuk dan mencoba berenang di air yang jernih, tidak ada salahnya mencoba datang ke objek wisata pemandian alam sumur tujuh di Kampung Sumurbandung RT 03/09 Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi.

Sebab, di pemadian alam tujuh sumur ini pengunjung akan di manjakan dengan pemandangan yang indah dan asri. Selain itu tidak menguras isi kantong, karena masuk ke objek wisata ini pengunjung hanya bayar seiklasnya saja.

"Parkir kendaraan dan mandi tidak di kenakan biaya, hanya seikhlasnya saja. Tapi jika mau menyewa ban berukuran kecil Rp3 ribu, sedangkan ban besar hanya Rp5 ribu," ujar pengelola wisata pemandian alam tujuh sumur, Saepuloh (26 tahun), kepada sukabumiupdate.com, Minggu (6/1/2019).

Objek wisata tersebut dikelola oleh Komunitas Pemuda Sumurbandung (Compas) dan mulai ditata baru sekitar tiga bulan setelah akses jalan menuju lokasi diaspal oleh pihak Pemerintah Desa Pasiripis.

"Kami masih berupaya untuk menata terutama pasilitas pendukung, seperti sarana ibadah berupa mushola ukuran 2,5x3 meter, masih dalam proses pengerjaan. Kalau tempat ganti baru ada satu unit, rencana akan ada pembangunan MCK,"ujarnya.

Kolam tujuh sumur ini tidak pernah kering, karena alirannya berasal dari sumber mata air. Warga sekitar banyak yang memanfaatkan aliran air dari Sumur Tujuh untuk mengairi sawah dan tanaman lain di saat musim kemarau.

BACA JUGA: Objek Wisata Religi Sumur Tujuh, yang Lain dari Surade Kabupaten Sukabumi

Bahkan di siang dan sore hari, banyak warga Desa Pasiripis sengaja mandi untuk menikmati jernih dan sejuknya air sumur tersebut. Tidak hanya itu, sudah sejak lama air dari sumur tujuh ini dijadikan media pengobatan alternatif dan ritual ngabungbang setiap tanggal 14 Mulud atau Rabiul Awwal.

"Jika hari libur bisa mencapai 1000 orang, hari biasa sekitar 200-300 orang. Mereka kebanyakan datang pada pukul 14.00 WIB, hingga pukul 18.00 WIB," pungkas Saepuloh.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Hamparan pasir putih dan pemandangan laut biru serta panorama alam yang masih alami menjadi ciri khas tersendiri bagi destinasi wisata Pantai Pasirputih, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten...

SUKABUMIUPDATE.com - Resep jadul rasa gaul, harga murah rasa mewah. Begitulah konsep kuliner yang ditawarkan Giry Abuya (25), peramu martabak bangka yang membuka usaha di pinggir Jalan Raya Sukabumi-Bogor,...

SUKABUMIUPDATE.com - Minimnya objek wisata alam di Kota Sukabumi membuat Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi lebih fokus mengembangkan wisata kuliner dengan strategi promosi yang lebih kreatif...

SUKABUMIUPDATE.com - Sudah bukan rahasia lagi, jika pariwisata seks sudah dilegalkan di beberapa kota di dunia ini. Amsterdam, misalnya, Anda akan mudah menemukannya di buku panduan yang dijual di toko-toko souvenir. Berikut...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya