Menu

18 Agu 2018, 03:34 WIB

Kembangkan Wisata Alam Curug Cihideung Sindangraja Sukabumi, KKM STISIP Lakukan Penataan

Mahasiswa STISIP Widyapuri Mandiri foto bersama di Objek wisata Curug Cihideung Desa Sindangraja, Kecamatan Curugkembar. | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE. com - Objek wisata alam Curug Cihideung merupakan potensi wisata di Desa Sindangraja, Kecamatan Curugkembar Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Lokasi tersebut dijadikan tempat kegiatan Kelompok Kuliah Mahasiswa (KKM), Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Widyapuri Mandiri Sukabumi.

"Pada kegiatan KKM di Desa Sindangraja, kami bersama dosen pembimbing dan kepala dusun berkesempatan mengunjungi objek wisata Curug Cihideung, "kata Mahasiswa STISIP Ijan Jaelani, kepada sukabumiupdate.com, Selasa (14/8/2018).

Menurut Ijan, Ia dan beberapa kawan sesama mahasiswa mencari data holistik, membuat petunjuk arah, dan pembukaan akses jalan setapak sepanjang dua Kilometer menuju curug.

"Curug Cihideung bisa ditempuh sekitar 15 menit dari kantor desa dengan jika memakai kendaraan bermotor.  Kalau jalan kaki sekitar 30 menit," tutur Ijan.

"Akses jalan menuju tempat wisata tersebut, sangat terjal, untuk para pengunjung harus hati-hati," tambahnya.

Ijan mengatakan, Curug Cihideung  memilikk ketinggian sekitar 80 meter. Lokasi ini mulai ramai dikunjungi pada tahun 2016 dan sekarang dikelola oleh masyarakat setempat, karang taruna dan pramuka dari sekolah Madrasah Aliyah setempat.

BACA JUGA: Bunga Warna-warni Percantik Panorama Alam Bukit Cibuti di Geopark Ciletuh Sukabumi

Menurutnya kajian wisata Curug Cihideung sebenarnya masih dalam tahap penelitian konsultan. "Rencananya akan final tahun 2019, sekaligus lisensi pembukaan wisata umum," jelasnya.

"Nantinya setelah menjadi wisata umum, dan punya daya tarik wisatawan untuk berkunjung, muncul nilai komoditi ekonomi baru untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Wisata Curug Cihideung, Desa Sindangraja tersebut akan dijadikan sebuah  program bagi KKM STISIP yang berkelanjutan serta memberikan efek positif bagi ekonomi kerakyatan sekitar, "pungkasnya.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : MULVI MN
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Masyarakat di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi mengeluhkan listrik yang sering kali padam. Dalam sehari, bisa terjadi tiga kali padam. Sekali padam bisa sampai satu jam.  Menurut warga Kampung...

SUKABUMIUPDATE.com -  Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta menetapkan satu orang Pembina Pramuka sekaligus guru di SMPN 1 Turi Sleman dengan inisial IYA sebagai tersangka kasus susur sungai. Status tersangka itu ditetapkan...

SUKABUMIUPDATE.com - Tak sedikit travelers yang merasa khawatir dengan kesehatan mereka saat traveling karena ancaman virus corona baru atau Covid-19. Belum lama ini, sepasang penumpang pesawat di Australia diketahui rela...

SUKABUMIUPDATE.com – Kasus tewasnya Raisad Laksana P, siswa MAN 1 Cibadak yang dibacok oleh pelajar sekolah lainnya mengejutkan publik Sukabumi. Korban diserang dan dibacok pelajar lainnya usai menonton pertandingan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya