//
Menu

02 Des 2016, 20:44 WIB

Bettah Coba, Suguhkan Keindahan Pantai Selatan Sukabumi

Lokasi Bettah Coba bernuansa klasik alami. | Sumber Foto:Karimullah

SUKABUMIUPDATE.COM - Lima kilometer dari pusat Pemerintahan Kabupaten Sukabumi, tepatnya di Jalan Cimaja, Kampung Bojonghaur, Desa/Kecamatan Cimaja, terdapat sebuah bangunan berlapis kayu jati merah dengan suasana tradisional. Bettah Coba, itulah nama bangunan bernuansa klasik itu.

Ya, bangunan tersebut merupakan tempat wisata surfing dan peristirahatan bagi para wisatawan yang berkunjung ke Pantai Selatan Sukabumi.

Diseberang jalan dari lokasi itu, pemandangan terhempas luas ke hamparan lautan. Pemandangan elok terlihat jelas dan mampu mencuri hati setiap pengunjung. Di tempat ini, para wisatawan akan dimanjakan dengan suasana alam dan juga keindahan laut Pantai Selatan.

Berdirinya Bettah Coba berawal dari sebuah tempat yang sederhana. Dengan memperhatikan potensi sumber daya alam yang melimpah, pemilik pun akhirnya mengembangkan usahanya itu.

Selain menyediakan tempat istirahat dan surfing, Bettah Coba pun membuka sekolah surfing. Ya, setiap orang yang telah mencoba menikmati suasana tempat ini, akan merasa betah (nyaman-red).

"Kami melihat sumber daya alam  di Kabupaten Sukabumi ini sangat melimpah. Tak ingin menyiakan, kami pun manfaatkan deburan ombak dengan menyediakan surfing dan sekolahnya," ujar pemilik, Riky Agusramdan kepada sukabumiupdate.com.

Dikatakan Riky, nama Bettah Coba berasal dari bahasa Sunda, yang berarti kalau sudah mencoba, pengunjung akan merasa nyaman. Hal ini tentunya berdasarkan fasilitas dan juga keindahan alam yang ada di sekitar lokasi.

Di belakang bangunan, nampak deretan pepohonan yang menjulang tinggi sehingga angin segar bisa melepaskan lelah. Sementara di atas bale depan bangunan, pengunjung bisa melihat hamparan pesawahan dan juga pantai.

"Tempat ini cocok untuk berlibur dan juga melepas lelah. Kami tentunya berikan yang terbaik buat pengunjung kami," bebernya.

Diakui Riky, keindahan Sukabumi sudah tidak lagi diragukan, terutama keindahan pantai, bukit, air terjun dan juga pemandangan alam lainnya. Hal ini sehingga membuat Kabupaten Sukabumi dijuluki sebagai Bali ke II di Indonesia. Mengingat, segala keindahan di tempat wisata lain, ada di Kabupaten Sukabumi.

"Semua ada di sini. Semoga, di masa liburan akhir tahun banyak wisatawan yang datang ke Sukabumi dan mencoba menikmati fasilitas kami," harapnya.

Salah satu pengunjung Bettah Coba, Andi Wijaya mengakui akan fasilitas yang disediakan oleh pihak manajemen Bettah Coba. Selain peralatan surfing yang lengkap, juga pasilitas lainnya juga ada. Hal ini tentunya, membuat ia selaku pengunjung dimanjakan dengan pasilitas dan juga pelayanan dari pihak Bettah Coba.

"Sangat nyaman. Yang paling penting bagi pengunjung itu, pelayanannya sangat ramah ditunjang dengan pasilitas yang lengkap. Alhamdulillah, tempat ini cocok untuk berlibur bersama keluarga," akunya.

Reporter : KARIMULLAH/Kontributor
Redaktur : ZOEL S
Sumber : Karimullah
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Satuan Tugas Percepatan Penanganan (STPP) Covid-19 Kota Sukabumi kembali mencatat adanya pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia. Berdasarkan data yang diberikan kepada awak media pada Rabu (25/11/2020),...

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua DPD Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB) Riau Ridwan Nurbaqin menjadi salah satu narasumber dalam acara seminar 'Prospek dari Tantangan Pengembangan Perluasan Tanam Komoditi Porang di Sumatera...

SUKABUMIUPDATE.com - Dua remaja hilang saat berenang di Bendungan Cikanteh aliran Sungai Cikanteh Kampung Cikanteh RT 02/01 Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Rabu (25/11/2020). Perangkat Desa Ciwaru, Jajang Nurjaman...

SUKABUMIUPDATE.com - Para nelayan di Ujung Genteng, Kabupaten Sukabumi mengaku cukup khawatir setelah Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo kena OTT KPK. Bukan tanpa alasan, para nelayan sebelumnya dilarang menangkap...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya