//
Menu

13 Nov 2020, 09:47 WIB

Beragam Olahan Yuyutuk, Undur-undur Laut dari Tegalbuleud Sukabumi

Salah satu olahan yuyutuk. | Sumber Foto: Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Undur-undur laut atau ketam pasir yang merupakan sebangsa krustasea dan tergolong superfamilia hippoidea ternyata bisa diolah menjadi beragam menu makanan. Hewan yang disebut oleh warga sekitar dengan nama yuyutuk ini banyak ditemukan di sepanjang Pantai Tegalbuleud Sukabumi. 

Selain untuk dikonsumsi, warga yang berburu hewan tersebut juga kerap menjualnya. Sebab, hewan ini disebut-sebut memiliki rasa seperti kepiting.

"Rasanya lezat melebihi rasa kepiting," ucap Dede Saripudin (22 tahun), warga Kampung Datarnangka Desa Tegalbuleud kepada sukabumiupdate.com, Jumat (13/11/2020).

Dede menuturkan, yuyutuk ini ketika diolah menjadi menu apapun, tetap memiliki rasa yang gurih. Selain mudah diolah, durasi untuk memasak yuyutuk juga relatif singkat, karena daging yang dibungkus kulitnya itu terbilang tipis."Mau diolah gimana pun tetap enak rasanya," jelas Dede.

BACA JUGA: Ini Yuyutuk yang Rasanya Mirip Kepiting, Undur-undur Laut di Tegalbuleud Sukabumi

Salah satu olahan yuyutuk. Sumber foto: Istimewa

Namun bagi warga yang belum mencoba dan mau mengolahnya sendiri, harus berhati-hati. Pasalnya, yuyutuk ini mesti dibersihkan terlebih dahulu, terutama di balik punggungnya yang menyimpan racun.

"Pas di bagian perut dekat kakinya di dalam daging berupa serabut seperti cacing namun bercabang dua warna cokelat, disebutnya babakoan," kata Dede.

Menurutnya untuk mengolah yuyutuk sangat mudah sekali, baik dibakar, digoreng, balado, asam manis, cobek atau dibuat sambal lengkap dengan lalapan.

"Tergantung selera mau dimasak seperti apa saja, ada juga yang sengaja dijual dibikin krispi yuyutuk," tutur Dede.

"Paling mantap biasanya dibakar dadakan, di pesisir pantai, paling sekitar 4-5 menit sudah matang, dibakar tidak usah pakai garam," terangnya.

Ingat pesan ibu:

Wajib 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun). Redaksi sukabumiupdate.com mengajak seluruh pembaca untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di setiap kegiatan.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : OKSA BC
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Tinggal serumah dengan orang yang positif Covid-19 bisa membuat khawatir dan stres. Meskipun penting untuk merawat yang sakit, orang juga perlu menjaga kesehatan sendiri karena mungkin saja...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan asrama haji akan menjadi tempat untuk karantina jemaah umrah sebelum berangkat. Ia menyebut lamanya karantina maksimal tiga hari. "Karena memang kita sudah sepakat...

SUKABUMIUPDATE.com - Presiden Jokowi menerbitkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) nomor 22 tahun 2020 tentang Hari Pemungutan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali...

SUKABUMIUPDATE.com - Koordinator Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kabupaten Gresik, Abdullah Sidiq Notonegoro mengatakan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas sangat penting untuk memenuhi hak politik warga negara. Oleh karenanya, KPU...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya