Menu

01 Jul 2020, 06:00 WIB

7 Makanan Ini Jangan Dipanaskan Terus Dikonsumsi Lagi, Beracun!

Ilustrasi makanan beracun. | Sumber Foto: (Shutterstock)

SUKABUMIUPDATE.com - Orang Indonesia memiliki kebiasaan untuk menghangatkan makanan sisa. Hal itu merupakan bagian dari budaya masyarakat yang menganggap mubazir untuk membuang-buang makanan.

Eits, jangan sembarangan. Rupanya ada beberapa makanan yang tidak boleh dipanaskan kembali, dan justru akan berbahaya bahkan hingga menyebabkan penyakit.

Dikutip dari Suara.com, berikut tujuh makanan yang sebaiknya tidak dipanaskan kembali, mengutip dari NDTV Food, Selasa (30/6/2020).

1. Bayam dan sayuran berkadar nitrat tinggi

Jika memiliki bayam atau sayuran berdaun hijau, wortel, lobak atau bahkan seledri, hindari memanaskannya kembali. Sayuran kaya nitrat ketika kembali dipanaskan bisa mengubah kandungannya menjadi racun, melepaskan karsinogenik yang memicu kanker.

Bayam juga tinggi zat besi, sehingga memanaskannya bisa mengoksidasi zat besi di dalamnya. Teroksidasinya zat besi bisa menghasilkan radikal bebas berbahaya penyebab berbagai penyakit termasuk kemandulan dan kanker.

2. Nasi

Mungkin ini tidak disangka, nasi juga berbahaya dipanaskan. Menurut Badan Standar Makanan atau FSA, saat nasi dipanaskan kembali bisa memicu keracunan. Ini karena adanya bakteri Bacillus Cereus yang sangat resisten.

Panas memang bisa membunuh bakteri ini, tapi di sisi lain bisa menghasilkan spora yang beracun. Ini terjadi setelah nasi dipanaskan dan ditinggalkan pada suhu kamar, setiap spora yang ada dalam nasi bisa berlipat ganda, selanjutnya menyebabkan keracunan makanan saat dikonsumsi.

3. Telur

Kita tahu betul bagaimana telur tinggi protein, tapi telur yang sudah dimasak atau direbus bisa berbahaya jika dipanaskan berulang kali. Setelah memasak telur, segeralah makan, tapi jika disimpan dalam waktu yang lama, jangan dipanaskan lagi.

Solusinya adalah makan dalam keadaan dingin karena makanan berprotein tinggi mengandung banyak nitrogen. Nitrogen ini dapat teroksidasi karena pemanasan ulang, yang selanjutnya menyebabkan kanker.

4. Ayam

Paling enak memang mengonsumsi ayam yang hangat dan baru matang, apalagi berbentuk kuah atau kari, tapi jangan juga keseringan. Ini karena komposisi protein dalam makanan bisa mengubah total saat diambil dari kulkas untuk dipanaskan. Tindakan ini bisa menyebabkan masalah pada sistem pencernaan, jadi pastikan tidak memanaskannya dengan suhu tinggi.

5. Kentang

Kentang menjadi makanan pokok pengganti terbaik, dan penyimpanannya juga mudah. Tapi setelah masak kentang, dan kemudian dipanaskan kembali, sebaiknya pikir ulang. Ini karena kentang mengandung vitamin B6, kalium dan vitamin C. Tapi jika dipanaskan berulang-ulang, bisa berisiko menghasilkan Clostridium Botulinum (bakteri penyebab botulisme).

Bahkan jika kita membiarkan kentang yang sudah matang dalam suhu ruangan, produksi bakteri tetap bertambah. Solusinya untuk menghindari pertumbuhan bakteri, simpan di dalam lemari es atau membuangnya jika tidak dikonsumsi dalam waktu 1 sampai 2 hari.

6. Jamur

Dianjurkan untuk langsung memakan jamur setelah dikonsumsi. Idealnya, jamur tidak boleh disimpan untuk dikonsumsi pada hari berikutnya. Ini karena bisa membangkitkan energi protein dan mengandung banyak mineral saat dipanaskan kembali.

Dipanaskan bisa menghancurkan protein ini pada jamur. Dan menyebabkan kerusakan pada sistem pencernaan. Sehingga memanaskan akan menghasilkan racun yang mengandung nitrogen teroksidasi dan radikal bebas.

7. Minyak zaitun

Terkenal sebagai salah satu sumber terbaik asam lemak omega-3 seperti minyak biji rami, minyak zaitun dan minyak canola disarankan tidak dipanaskan kembali. Ini karena kandungan lemak omega-3 sangat sensitif terhadap suhu, saat lemak ini rusak dan menjadi tengik dengan paparan suhu di atas 40 derajat celcius.

Sumber: Suara.com

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi PAN, Heri Antoni melangsungkan Reses III tahun 2020 di tiga lokasi berbeda, di Daerah Pemilihan (Dapil IV). Lokasi pertama di Kampung...

SUKABUMIUPDATE.com - Mandalika Racing Team Indonesia yang disiapkan untuk mewakili Tanah Air di ajang Moto2 tahun depan juga bakal merintis akademi pembalap untuk program pembinaan atlet balap sejak dini. "Dunia...

SUKABUMIUPDATE.com - Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Rendy Rakasiwi melaksanakan reses ketiga tahun 2020 di Desa Ciparay, Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi. Dalam resesnya Rendy...

SUKABUMIUPDATE.com - Platform media sosial Facebook memiliki standar komunitas yang ketat. Kendati ada kebebasan berbicara sebagai konsekuensi demokrasi. Standar komunitas ini juga menyeleksi berita-berita yang diunggah pengguna di Facebook. Melansir...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya