Menu

23 Mei 2020, 23:00 WIB

Hindari 3 Kesalahan Ini Saat Masak untuk Sambut Hari Raya

Ilustrasi memasak. | Sumber Foto: Unsplash.com/Jason Briscoe

SUKABUMIUPDATE.com - Seluruh umat Muslim di dunia akan menyambut Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran pada Minggu, 24 Mei 2020. Dilansir dari tempo.co, sebagai puncak bulan Ramadan, banyak orang pun akan merayakannya dengan menyajikan berbagai makanan khas. Ini termasuk opor ayam, ketupat, ati ampela sambal balado dan sebagainya. Apakah Anda sedang masak makanan itu saat ini?

Dalam memasak makanan tradisional itu, setidaknya ada tiga kesalahan umum yang sering dilakukan. Agar tidak salah langkah dan dilakukan pada persiapan makan-makan di Lebaran tahun ini, situs The Kitchn dan Productive Muslim pun membagikan tipsnya.

Memasak dengan keadaan lapar

Kesalahan pertama yang secara tak sengaja sering dilakukan masyarakat saat memasak untuk persiapan Lebaran adalah mengerjakannya waktu lapar. Sebab dalam kondisi ini, otak Anda akan dipengaruhi oleh kebutuhan pemenuhan perut. Alhasil, makanan yang dimasak akan dibuat secara berlebihan yang akhirnya bisa tersisa dan kemungkinan mubazir. Jadi ada baiknya, Anda memasak dalam keadaan kenyang agar jumlah makanan menjadi lebih rasional.

Memasak makanan yang bertahan satu hari saja

Saat memasak lebih dari satu varian makanan, pastikan bahwa tidak semua makanan itu hanya bisa bertahan seharian saja. Melainkan, pastikan beberapa jenisnya lebih enak lagi untuk disajikan esok hari agar bisa dikonsumsi kembali. Misalnya, ada makanan kering seperti dendeng yang bisa dikonsumsi hingga esok hari beserta dengan makanan bersantan seperti lodeh yang harus dihabiskan di hari tersebut.

Memilih makanan tinggi lemak dan sodium saja

Memasak makanan tinggi lemak dan sodium memang cocok dihidangkan saat bulan Ramadan. Sayangnya, keduanya dapat menyebabkan dehidrasi terlebih dengan musim panas seperti saat ini. Sebagai saran, tambahkanlah beberapa menu yang juga baik dalam menyeimbangkan kebutuhan hidrasi dan gizi harian Anda. Ini termasuk yang tinggi serat seperti buah dan sayuran.

 

Sumber : tempo.co

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO pada Rabu, 27 Mei 2020, mengumumkan pembentukan sebuah yayasan yang akan menjadi sumber pendanaan baru, di mana uang yang terkumpul di yayasan...

SUKABUMIUPDATE.com - Presiden AS Donald Trump akan menandatangani perintah eksekutif pada perusahaan media sosial pada hari Kamis setelah Trump mengancam akan menutup situs web yang dituduhnya membungkam suara-suara konservatif. Dilansir...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah DKI Jakarta mensyaratkan mereka yang hendak masuk dan keluar wilayah Ibu Kota memiliki Surat Izin Keluar Masuk selama pandemi Covid-19. Dilansir dari tempo.co, jika tidak mengantongi...

SUKABUMIUPDATE.com - Lima mahasiswa terdakwa kasus meninggalnya Ipda Erwin dan terbakarnya tiga anggota Polres Cianjur dalam aksi unjuk rasa yang berujung ricuh diputuskan bersalah. Terdakwa utama dijatuhi hukuman 12...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya