Menu

20 Des 2019, 19:30 WIB

King Cakwe Gang Cimalati Sukabumi, Jajanan Rekommended Atasi Lapar saat Hujan

King cakwe yang disajikan hangat dan cocok dinikmati saat musim hujan. Cakwe ini dijual di pinggir Jalan Cimalati , tepatnya di Gang Cimalati, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Syahrul Himawan

SUKABUMIUPDATE.com - Perut sering terasa lapar ketika hujan mengguyur? Kalau sudah begitu pilihannya berburu jajanan yang hangat-hangat.

Bagi masyarakat yang ada di daerah Cicurug, Kabupaten Sukabumi, cakwe yang dijual tak jauh dari Gang Cimalati bisa menjadi kuliner pereda perut keroncongan saat diguyur hujan.

BACA JUGA: Rokupang Hangat dari Kota Sukabumi, Enak Dinikmati Pas Musim Hujan

King cakwe ini cukup terkenal oleh masyarakat sekitar. Selain harganya yang cukup terjangkau, rasa cakwenya juga gurih apalagi dicelup sambal pedas cair.

Pedagang cakwe, Kurniawan (27 tahun) menggelar daganganya di atas gerobak alumunium itu mulai pukul 16.00 WIB dan dagangnya akan habis pada pukul 20.00 WIB. Dalam sehari dia bisa mengantongi Rp 400 ribu sampai Rp 500 ribu.

BACA JUGA: Ketan Bakar Sukabumi, Cocok Atasi Lapar di Saat Musim Hujan

"Dalam sekali berjualan saya bawa adonan cakwe sebanyak 6 kilogram, itu pasti habis dalam dua jam," ujar Kurniawan kepada sukabumiupdate.com, Jumat (20/12/2019).

Seperti pada umumnya, adonan cakwe terdiri dari  terigu, bawang putih, udang, soda dan fermipam. Bahan-bahan tersebut yang membuat cakwe terasa gurih, sedap dan empuk. "Selain komposis itu, sambalnya juga jadi andalan. Ada sambal cuka dan sambal kacang," terangnya.

Untuk tiga buah cakwe harganya Rp 5 ribu tiga biji dan tujuh buah cakwe dihargai Rp 10 ribu.

 

 

 

Reporter : SYAHRUL HIMAWAN
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Polda DIY telah memeriksa 13 orang yang dianggap mengetahui tragedi susur sungai SMP 1 Turi di Sungai Sempor, Sleman. Dari pemeriksaan tersebut, polisi telah menetapkan satu orang...

SUKABUMIUPDATE.com - Masih banyak misteri tersimpan di laut dalam, termasuk dengan para penghuninya. Paling baru, peneliti dibuat kaget dengan penemuan cumi-cumi raksasa dan hiu bercahaya. Para peneliti yang tergabung dalam...

SUKABUMIUPDATE.com - Masyarakat di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi mengeluhkan listrik yang sering kali padam. Dalam sehari, bisa terjadi tiga kali padam. Sekali padam bisa sampai satu jam.  Menurut warga Kampung...

SUKABUMIUPDATE.com -  Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta menetapkan satu orang Pembina Pramuka sekaligus guru di SMPN 1 Turi Sleman dengan inisial IYA sebagai tersangka kasus susur sungai. Status tersangka itu ditetapkan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya