Menu

16 Des 2019, 05:00 WIB

Tren 2020, Minuman Kekinian Diprediksi Lebih Sehat dan Rendah Gula

Minuman kekinian.diprediksi rendah gula untuk tren 2020. | Sumber Foto:[unsplash]

SUKABUMIUPDATE.com - Dalam hitungan belasan hari kita akan memasuki tahun 2020 dan masuk ke dekade baru. Bagaimana tren minuman kekinian untuk tahun depan?

Selama beberapa tahun terakhir, makanan seperti boba, minuman teh, kopi kekinian hingga minuman mangga telah mewarnai aneka rupa penganan populer. Menu-menu tersebut dikenal sebagai minuman manis kaya gula yang biasa dinikmati oleh anak muda.

Tapi menurut Chef Ronald Prasanto dari Kopi Kangen, pilihan makanan atau minuman yang lebih sehat akan mewarnai tren makanan 2020 nanti.

Misal, minuman kopi atau minuman teh boba yang dikenal manis. Menurut Ronald, akan muncul gerai-gerai jajanan kekinian yang menawarkan kandungan gula, garam, dan penyedap rasa yang lebih sedikit.

"Bahkan boba di negara asalnya di Taiwan trennya sudah berubah. Mereka bukan lagi mencari flavour atau rasa baru. Tapi sekarang dia uber-uberan ini lebih sehat dari pada brand lain dan sebagainya," kata Ronald kepada Suara.com di Jakarta, Minggu, (15/12/2019).

Untuk jenis minuman, meskipun boba akan tetap ada, tapi Ronald memprediksi munculnya gerai-gerai minuman yang memberi pilihan topping lebih beragam.

"Mungkin yang akan naik di 2020 habis boba, grass jelly atau sistem pengagaran akan naik lagi sama seprti silky puding itu termasuk minuman atau seperti bubur sumsum," tutupnya.

Sumber: Suara.com

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Masih banyak misteri tersimpan di laut dalam, termasuk dengan para penghuninya. Paling baru, peneliti dibuat kaget dengan penemuan cumi-cumi raksasa dan hiu bercahaya. Para peneliti yang tergabung dalam...

SUKABUMIUPDATE.com - Masyarakat di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi mengeluhkan listrik yang sering kali padam. Dalam sehari, bisa terjadi tiga kali padam. Sekali padam bisa sampai satu jam.  Menurut warga Kampung...

SUKABUMIUPDATE.com -  Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta menetapkan satu orang Pembina Pramuka sekaligus guru di SMPN 1 Turi Sleman dengan inisial IYA sebagai tersangka kasus susur sungai. Status tersangka itu ditetapkan...

SUKABUMIUPDATE.com - Tak sedikit travelers yang merasa khawatir dengan kesehatan mereka saat traveling karena ancaman virus corona baru atau Covid-19. Belum lama ini, sepasang penumpang pesawat di Australia diketahui rela...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya