Menu

30 Nov 2019, 09:00 WIB

Gelato Nusantara: Ada Rasa Serai, Jahe, Dawet

Gelato Ice Cream Fest yang ditawarkan saat jumpa media Big Bang Jakarta di Grand Hyatt, Rabu, 27 November 2019. | Sumber Foto:TEMPO/Bram Setiawan

SUKABUMIUPDATE.com -  Tak ada yang aneh dari penyajiannya. Bentuk permukaan dan tekstur gelato itu umum. Tapi ketika lidah mencecap rasanya aroma serai berpadu dalam dingin.

"Keunikan gelato ini rasanya memang khas Nusantara," kata Meita Nurlela, pemilik Gelato Ice Cream Fest, Rabu, 27 November 2019.

Gelato Ice Cream Fest memperkenalkan menu yang rasanya mengambil inspirasi dari karakter Nusantara. Ada empat menu yang unik rasanya, yang ditampilkan saat jumpa media Big Bang Jakarta di Grand Hyatt, yaitu sereh, tolak angin, dawet, dan ginger chili.

Rasa gelato ini agak pedas dalam sensasi dingin dengan aroma jahe. Seperti namanya gelato ginger chili, ini memadukan sensasi pedas dalam dingin gelato. Kadang ada kejutan saat mencecap gelato, menemukan serpihan jahe.

Ketika mencicipi ginger chili ini memang hampir mirip dengan rasa tolak angin. Namun selanjutnya lidah mencecap rasa yang berbeda, karena gelato tolak angin mengandung mint. Tak seperti ginger chili yang pedas, gelato dawet mudah dikenali sesuai karakter rasa manisnya.

Gelato Ice Cream Fest nanti akan menyuguhkan berbagai rasa unik itu dalam acara Big Bang Jakarta di JIExpo Kemayoran pada 21 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020. "Variasi rasa khas Italia tetap ada," ucap Meita.

Gelato Ice Cream Fest yang ditawarkan saat jumpa media Big Bang Jakarta di Grand Hyatt, Rabu, 27 November 2019. TEMPO/Bram Setiawan

Empat menu gelato itu hanya sebagian saja. Ada beberapa rasa karakter Nusantara lagi yang nanti ditawarkan di acara Big Bang Jakarta. Adapun di antaranya gelato rasa tempe kecap, nasi uduk, mi goreng.

 

Sumber : Tempo.co

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Setelah mendapat laporan soal aksi pencurian di Kantor Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Polsek Simpenan langsung melakukan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket). "Iya tadi anggota Polsek Simpenan sudah...

SUKABUMIUPDATE.com - Kane Tanaka, seorang wanita berusia 117 tahun dan 261 hari baru saja mencetak rekor sebagai orang yang paling lama hidup di Jepang. Dilansir dari suara.com, Sebelumnya pada...

SUKABUMIUPDATE.com - Beredarnya video sejumlah kepala desa dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menyatakan dukungannya kepada salah satu bakal pasangan calon (bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi di Pilkada 2020,...

SUKABUMIUPDATE.com - Berbekal keprihatinan mendengar warga penerima bantuan mendapatkan beras bercampur biji plastik, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur, Tb Mulyana Syahrudin, menyambangi para KPM BPNT di Desa Sukaratu,...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya