Menu

28 Jul 2019, 06:30 WIB

Opak dan Kerupuk Seblak Olahan Warga Cikembar Sukabumi Cocok untuk Teman Bersantai

Opak singkong dan kerupuk seblak pedas produk Serba Serbi Shafa. | Sumber Foto:Ruslan AG

SUKABUMIUPDATE.com - Bersantai tak lengkap rasanya bila tak ditemani dengan cemilan. Lalu kalau ingin cemilan yang khas, bisa pilih opak singkong dan kerupuk seblak produk Serba Serbi Shafa olahan Nurul Aini (26 Tahun) warga Cikembar Rt 01/04 Desa Cikembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.

Menurut Nurul opak tersebut sejatinya diolah tetangganya. Kemudian, oleh Nurul diolah kembali menjadi rasa pedas. Sedangkan kerupuk seblak itu murni buatannya. Nurul mengungkapkan, kerupuk seblak berbahan dasar tepung terigu.

BACA JUGA: Rahmi Apriani, Mahasiswi Sukabumi Pemilik Usaha Seblak Beromset Rp 4 Juta Perhari

Kedepannya Nurul berencana menambah varian rasa opaknya dari mulai rasa original, terasi, keju, dan rasa udang. Saat ini opak dan kerupuk seblak ini dijual tak hanya di Sukabumi saja.

"Selain dari Kota dan Kabupaten Sukabumi, juga ada yang pesan dari Bandung dan Yogyakarta," kata Nurul kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (27/7/2019).

Meskipun baru dua bulan merintis usahanya, ibu satu orang anak tersebut mampu meraup keuntungan dengan memanfaatkan media sosial untuk pemasarannya.

Untuk makanan ringan olahannya, Nurul mematok harga Rp 12 sampai Rp 15 Ribu itu sudah termasuk donasi.

"Dengan harga segitu secara tidak langsung pembeli sudah berdonasi. Karena saya bekerja sama dengan komunitas sosial untuk menyisihkan seribu rupiah dari hasil jualan untuk disantunkan ke anak yatim," pungkasnya.

Reporter : RUSLAN AG
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Mendengarkan cerita dongeng jadi salah satu kegiatan yang disukai anak-anak. Tidak hanya anak, tidak sedikit orang dewasa yang masih menyukai kegiatan ini karena memang menarik. Di balik itu...

SUKABUMIUPDATE.com - Tak ada penambahan jumlah Orang Dalam Pemantauan atau ODP, Pasien Dalam Pengawasan atau PDP, hingga tambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Sukabumi hari ini, Minggu (7/6/2020). Hal...

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang pasien Covid-19 yang merupakan warga Desa Wanasari, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi diperbolehkan pulang dari RSUD Jampang kulon setelah hasil swab test ke-4 dinyatakan negatif. Pengambilan swab test...

SUKABUMIUPDATE.com - Sungguh sadis kelakuan UA (32 tahun). Warga Gang Bungsu Kelurahan Solokpandan Kecamatan Cianjur Kabupaten Cianjur ini tega membakar kakaknya sendiri gara-gara tak diberi uang. LJ (45 tahun) harus...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya