Menu

Jumat, 15 Maret 2019, 14:38 WIB

Bisnis Kuliner, Jangan Anggap Enteng Kekuatan Foto Makanan

Foto makanan yang diposting Anthony Ginting di akun media sosialnya, Instagram. | Sumber Foto:Instagram/sinisukanthony.

SUKABUMIUPDATE.com - Di era modern ini, platform sosial media telah menjadi konsumsi para millenial. Tak heran, ajang promosi dalam bidang kuliner pun juga ikut meramaikan sosial media. Menurut founder Beau, Talita Setyadi, foto makanan di akun sosial media merupakan salah satu cara ampuh untuk menggaet pengunjung untuk mencobanya.

Nah, bagi Anda yang ingin melakukan promosi serupa, Talita membagikan beberapa tips utama agar promosi tersebut menjadi efektif. Menurutnya, hal pertama yang harus diperhatikan jika akan mengunggah foto makanan adalah segi plating atau penataannya. “Banyak usaha kuliner yang kurang memperhatikan detail plating. Ada yang peletakan garnish-nya atau komponen lain yang terlihat berantakan dan tidak rapi. Ini harus menjadi fokus utama karena tujuannya adalah memikat customer,” katanya dalam acara BizTalk Indonesian Foodpreneur di Ruang dan Tempo, Jakarta Selatan, pada 14 Maret 2019.

Latar belakang, letak foto dan pencahayaan foto juga sangat penting. Talita menyebut bahwa ada beberapa pengusaha kuliner yang memilih latar belakang ala kadarnya seperti lantai rumah. Lebih dari itu, pengambilan gambarnya terbilang kurang presisi dan pencahayaannya pun tak baik. “Kalau usaha Anda low budget, artinya Anda akan memaksimalkan tenaga Anda dibandingkan dengan membayar jasa fotografer. Sangat penting untuk memperhatikan latar belakang, kepresisian foto dan pencahayaan,” katanya.

Sebagai saran, Talita mengatakan bahwa dalam hal latar belakang, para pengusaha dapat memilih sesuai tema atau warna polos agar lebih menonjolkan makanan yang ditawarkan. “Kalau untuk pencahayaan, cahaya alami bisa melalui ruang terbuka atau sorotan lampu,” katanya.

Talita juga mengatakan bahwa fokus anak muda saat ini adalah nongkrong. Sehingga, menunjukkan menu makanan yang menggugah selera pun sudah dinilai cukup untuk menarik mereka datang. “Cita rasa saya yakin nomor dua. Karena sekarang kan fokus anak muda adalah nongkrong, asalkan dari tampilan sudah menarik, pasti mereka tertarik. Tapi memang kalau bisa makanan dan tampilan sama-sama oke agar repeat order,” katanya.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Promosi produk atau branding merupakan salah satu hal penting dalam menjalankan bisnis kuliner. Sayangnya, banyak orang yang masih belum mengerti tentang cara membangun brand secara efektif. Rex Marindo, Founder dan...

SUKABUMIUPDATE.com - Kawasan Pantai Selatan di Kabupaten Sukabumi punya banyak potensi untuk dikembangkan jadi tempat wisata. Salah satunya, hamparan pantai yang berada di sepanjang Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten...

SUKABUMIUPDATE.com - Pebalap Malaysia, Hafizh Syahrin berhasil memulai debutnya di ajang MotoGP pada sirkuit Losail di Qatar, 18 Maret 2018. Sumber:...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya