Menu

02 Des 2018, 06:00 WIB

Berburu Kuliner Ringan di Cibadak? Cobain Surabi Telornya Pujasera

Surabi telor toping keju pedes, salah satu menu makanan ringan di Pujasera Cibadak. | Sumber Foto:Suhendi

SUKABUMIUPDATE.com – Bagi pecinta makanan ringan, cobain deh berkunjung ke Pusat Jajanan Serba Ada dan Murah (Pujasera) Cibadak, tepatnya dibelakang Kantor Pos. Ada menu baru yang siap dinikmati pada segala cuaca, hujan maupun panas. 

Baru beberapa apekan, pujasera Cibadak dilengkapi dengan menu surabi yang infonya lebih maknyoss dari surabi bandung (NHI).Terutama untuk jenis surabi telor, karena memiliki bumbu rahasia khas Sukabumi yang disajikan dengan beragam toping sesuai selera kita.

“Ada original, mayones, keju, dan saos pedas,” ungkap Darti Dahliyawati kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (12/1/2018).

BACA JUGA: Dingin-dingin Gini, Enaknya Nyobain Mie Cobex’s Lima Level di Pujasera Cibadak Sukabumi

Makanan berbahan baku utama tepung beras dan santan kelapa ini pun dibandrol dengan harga terjangkau, 10 K untuk setiap pilihan toping. Disajikan dengan piring putih bersih, menyantap surabi di Pujasera Cibadak saat musim hujan dan banjir adalah sesuatu banget. 

Menu yang baru satu pekan berada masuk daftar kuliner pujasera Cibadak, surabi telur milik Darti Dahliyawati sebenarnya ekspansi bisnis. Sudah lima tahun Darti menjalankan usaha kuliner ini di Desa Karang Tengah Cibadak, dan surabinya cukup popular.

“Alhamdulillah yang paling banyak di gemari oleh pengunjung adalah surabi telor walaupun dengan toping yang sangat sederhana,” ucapnya.

Reporter : SUHENDI/ADV
Redaktur : FIT NW
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Tidak semua pasien positif virus corona harus tinggal di rumah sakit. Dilansir dari tempo.co, mereka yang tidak memiliki gejala dan layaknya orang sehat bisa melakukan isolasi mandiri...

SUKABUMIUPDATE.com - Setengah dari populasi Indonesia diperkirakan akan terinfeksi virus corona di Indonesia jika tak kunjung diberlakukan lockdown. Dilansir dari suara.com, hingga Jumat (27/3/2020), tercatat ada 893 kasus virus corona...

SUKABUMIUPDATE.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi merilis data lonjakan Orang Dalam Pemantauan (ODP) per hari ini, Sabtu (28/3/2020). Tercatat ODP yang sehari sebelumnya berjumlah 202 orang,...

SUKABUMIUPDATE.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penangananan Covid-19 Achmad Yurianto dianggap melontarkan kalimat kontroversial ketika memberikan keterangan pers soal perkembangan kasus corona di Indonesia. Dilansir dari suara.com, dalam pernyataan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya