Menu

12 Jul 2018, 10:07 WIB

Keripik Ubi Ungu dari Indonesia Tembus Pasar Wisata Dunia

Keripik Ubi. | Sumber Foto:resepmai.com

SUKABUMIUPDATE.com - Keripik ubi ungu produksi dalam negeri telah menembus pasar Amerika Serikat. Kuliner ringan yang akrab dengan masyarakat Indonesia dan hampir dijajakan di setiap daerah itu memperoleh penghargaan Summer Fancy Food Show (SFFS) 2018 di Javits Convention Center, New York, Amerika Serikat baru-baru ini.

Keripik ubi ungu meraih penghargaan silver atau peringkat kedua untuk camilan terbaik. Apresiasi ini diberikan dalam ajang Specialty Outstanding Food Innovation (SOFI) Awards kategori Savory Snack dalam pameran SFFS.

Atase Perdagangan Washington DC, Reza Pahlevi, dalam keterangan tertulisnya pada Rabu, 11 Juli 2018, mengatakan keripik ubi ungu mampu menyesuaikan diri dengan negara tempatnya dipasarkan.
Produsen keripik itu, ujar Reza, dapat menembus pasar Amerika Serikat yang cenderung memiliki pengkhususan pada produk-produk sehat.

"Penghargaan kepada keripik ubi ungu produksi perusahaan Indonesia ini menjadi contoh keberhasilan produk Indonesia di luar negeri," kata Reza. SFFS diakui merupakan pameran makanan dan minuman terbesar untuk produk specialty food di Amerika Utara.

Keripik ubi ungu yang memenangi kompetisi dalam pameran itu ialah hasil olahan Organic Purple Sweet Potato produksi Jans Enterprise. Produk tersebut menggunakan bahan baku ubi ungu organik asal Jawa Barat. Ubi diolah dengan minyak kelapa organik tanpa perasa tambahan maupun pengawet.

Produk tersebut telah memiliki sertifikat organik dari Departemen Pertanian Amerika Serikat yang menyatakan kandungannya bebas dari gluten, ramah vegan, dan bebas rekayasa genetik.

Duta Besar RI Washington DC, Budi Bowoleksono, mengatakan specialty food merupakan pasar dengan segmen tertentu yang potensial di Amerika.

Apalagi saat ini konsumen semakin peduli terhadap produk yang sehat. Mereka pun mulai mengedepankan pelestarian lingkungan. Mereka juga telah mengetahui alur penanaman, pemrosesan, serta pengemasannya.
Selain itu, berkontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat.

"Saya turut bangga melihat produk-produk Indonesia telah diterima di pasar Amerika Serikat, bahkan berhasil menerima penghargaan," kata Budi.

Produk keripik daun singkong produksi Nanduto Home Cooking juga disorot dalam pameran SFFS 2018. Produk Cassava Leaves Chips tersebut dimasukkan ke dalam daftar Specialty Food Association (SFA) Trendspotter Panel sebagai salah satu makanan "emerging trends on the radar" berbahan baku tumbuhan.

SOFI Awards merupakan penghargaan bergengsi yang diadakan SFA. Penilaian SOFI Awards merupakan proses dan seleksi yang ketat untuk mendapatkan yang terbaik di antara yang terbaik. Adapun penjuriannya melibatkan para ahli di bidang kuliner.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar proses pengujian spesimen bisa lebih dipercepat dengan target hingga 20 ribu per hari. Dengan begitu, pemerintah berencana untuk merekrut relawan besar-besaran...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md memastikan tak akan ada penundaan Pilkada 2020. Pilkada yang telah digeser jadwalnya menjadi 9 Desember 2020, akan tetap...

SUKABUMIUPDATE.com - Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Endang L. Achadi memprediksi kehidupan normal baru di tengah wabah Covid-19 akan berlangsung lama. Menurut dia, itu karena butuh waktu yang...

SUKABUMIUDPATE.com - Liga Inggris secara resmi memberlakukan format lima pergantian pemain untuk sisa pertandingan musim 2019/20 yang akan digelar kembali pada 17 Juni mendatang. Sebagaimana diketahui, Liga Inggris sempat...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya