Menu

24 Peb 2018, 08:54 WIB

Peuyeum Ketan Pasir Panjang Ciracap Sukabumi, Rasa Legit Warisan Leluhur

Peuyeum ketan khas Desa Pasir Panjang bisa diperoleh dengan harga terjangkau. | Sumber Foto:Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Peuyeum ketan merupakan salah satu kuliner khas Pajampangan. Penganan warisan leluhur biasa dibuat warga di sekitar wilayah selatan Kabupaten Sukabumi.

Namun, peuyeum ketan buatan warga Desa Pasirpanjang, Kecamatan Ciracap punya keunggulan tersendiri. Rasa dan aroma peuyeum dari daerah ini berbeda dari peuyeum daerah lain.

BACA JUGA: Beras Cere Bagolo Khas Pajampangan Sukabumi Makin Langka

Seorang pengrajin, Emin (45 tahun) mengatakan, pembuatan peuyeum diajarkan secara turun menurun oleh orangtua. Terutama dalam pemilihan beras ketan, agar tidak bercampur beras biasa.  Proses pembuatannya juga membutuhkan air yang bersih serta ragi sebagai bahan vermentasi yang sibuat dari rempah.

"Air dan ragi juga memengaruhi rasa. Kami pun selama ini memakai bahan pewarna alami dari daun suji dan daun katuk," ujar Emin (45 tahun), warga Bakanbaru RT 3 RW 5 Desa Pasirpanjang, Kecamatan Ciracap, Jumat (23/2/2018).

"Pembuatan sampai matang membutuhkan waktu selama 3-4 hari. Dari beras ketan sebanyak 4 kilogram, bisa menghasilkan 25 picis, per picis 400 gram," tambah Emin.

BACA JUGA: Goreng Simeut, Kuliner Ekstrim Favorit Warga Pajampangan Kabupaten Sukabumi

Ketua Karang Taruna Desa Pasirpanjang, Yudi Taufik Ismail mengatakan, pihaknya sedang berupaya mengangkat kembali potensi kuliner. Ini dilakukan sekaligus memberdayakan ibu-ibu rumah tangga.

"Selama ini baru ada lima pengrajin yang kami koordinir, untuk harga per picis Rp. 15.000. Bbisa  diperoleh di Kampung Bakanbaru RT 1 RW 5 Desa Pasirpanjang, Kecamatan Ciracap atau sekretariat Karang Taruna Desa Pasirpanjang," pungkas Yudi.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : MULVI MN
Sumber : Ragil Gilang
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Media sosial tengah ramai dengan isu kalung yang diklaim sebagai antivirus, termasuk virus corona. Sebelumnya, Kementerian Pertanian menyatakan bakal menggandeng PT Eagle Indo Pharma untuk pengembangan dan...

SUKABUMIUPDATE.com - Valtteri Bottas secara sempurna mentransformasikan pole position di GP Austria yang penuh drama menjadi kemenangan pertamanya di F1 musim ini. Mengutip Suara.com, Bottas mendominasi balapan sepanjang 71 lap...

SUKABUMIUPDATE.com - Beberapa negara telah menerapkan new normal atau pembebasan aturan pembatasan sosial, mekipun pandemi virus corona Covid-19 belum usai. Melansir Suara.com, semua orang pun tetap disarankan menjalani protokol kesehatan,...

SUKABUMIUPDATE.com - Berita bola pada Ahad, 5 Juli 2020, menampilkan rumor terbaru soal perburuan pemain di bursa transfer sepak bola Eropa. Mengutip Tempo.co, ada kabar soal Real Madrid, Bayern Munchen,...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya