Menu

22 Peb 2018, 20:38 WIB

Beras Cere Bagolo Khas Pajampangan Sukabumi Makin Langka

Beras Cere Bagolo yang sudah dimasak. | Sumber Foto:Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Beras yang dikenal pada umumnya berwarna putih. Tapi ada juga beras yang warnanya merah, namanya Cere Bagolo. Beras ini begitu khas disamping warnanya rasanya pulen dan wangi.

Namun, beras khas wilayah Pajampangan Kabupaten Sukabumi ini mulai langka. Penyebabnya petani yang jarang menamam beras tersebut.

BACA JUGA: Wajib Dicoba ! K-cau dan Rainbow Rengginang Oleh-oleh Renyah dari Ciracap Sukabumi

"Sekarang sangat jarang petani menanam jenis padi Cere Bagolo, beras ini termasuk langka. Bisa dibilang beras jaman dulu," tutur Yuningsih (47 tahun) pemilik toko oleh-oleh Sawung Palapah Katresna di Jalur Geopark Ciletuh Mareleng-Taman Jaya tepatnya di Kampung Cijengkol kepada sukabumiupdate.com, Kamis (22/2/2018).

Dibilang langka karena masa tanam sampai panennya memakan waktu enam bulan, Kata Yuningsih. Petani di Kecamatan Surade masih menjualnya dengan harga Rp 20 per Kilogramnya. Selain nikmat, beras tersebut dipercaya bagus untuk penderita diabetes.

BACA JUGA: PKH dan PKM Baros Sukabumi Buat Stick Tempe, Ada Bumbu Rahasianya Lho

"Beras warna merah tersebut super pulen dan dipercaya sangat bagus untuk penderita diabetes," jelas Yuningsih.

Apabila ingin rasa beras Cere Balogo semakin nikmat rasa dan aroma khasnya keluar ada rahasia cara memasaknya.

"Kalau diliwet atau dimasak secara tradisional," ujar Yuningsih.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : ANDRI. S
Sumber : Ragil Gilang
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Paoji Nurjaman, menegaskan, dalam waktu dekat ini akan memanggil pihak Kecamatan Sagaranten, Kamis (2/7/2020). BACA...

SUKABUMIUPDATE.com - Jawatan transportasi DAMRI Bandara Soekarno-Hatta menetapkan tarif baru. "Mulai 1 Juli 2020, penyesuaian tarif terbaru DAMRI Bandara Soekarno-Hatta," kata Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan DAMRI, Nico R. Saputra,...

SUKABUMIUPDATE.com - Devy Yani (15 tahun) dan Dita Andriana (13 tahun), kakak beradik warga Kampung Segel  RT 18/ 05 Desa Bojongjengkol, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi ini bingung karena...

SUKABUMIUPDATE.com - Korban kekerasan seksual anak yang dilakukan FCR (23 tahun) di Kecamatan Kalapanunggal didatangi Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Sukabumi, Rabu (1/7/2020) kemarin. Kedatangan P2TP2A...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya