Menu

09 Apr 2017, 14:10 WIB

Adu Rasa Lokatis pada Festival Kuliner Tradisional Kota Sukabumi

Wakil Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menghadiri Festival Kuliner Tradisional. | Sumber Foto:Garis Nurbogarullah

SUKABUMIUPDATE.com - Berangkat dari keprihatinan terhadap makanan tradisional yang mulai tersingkirkan oleh perkembangan zaman, warga Rawasalak, Kelurahan Sriwidari, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, menggelar Festival Kuliner Tradisional Lokatis (lotek, karedok, petis).

Terdapat 14 peserta perwakilan setiap rukun warga (RW) se-Kelurahan Sriwidari. Tidak hanya itu, Lokatis juga diperlombakan yang nantinya akan mendapatkan hadiah uang pembinaan dan piagam guna memotivasi warga.

Ketua RW 06 Kelurahan Sriwidari, Achmad Syaeful Khoar, mengatakan, ide kegiatan ini muncul dari keprihatinan masyarakat dan generasi muda dalam mengonsumsi kuliner khas Sunda, khususnya Lokatis. "Masyarakat sekarang pengenya makanan yang ke-Barat-baratan, moderen, dan terkesan mewah. Sementara ciri khas makanan Sunda yang sehat justru ditinggalkan. Intinya kegiatan ini untuk melestarikan makanan khas Sunda," tuturnya kepada sukabumiudate.com, Minggu (9/4).

BACA JUGA:

Geco Samsat Kota Sukabumi, Goyang Lidah Penggemar Kuliner

Bakso Kelapa, Godaan Baru Pecinta Kuliner di Kota Sukabumi

Bakso Kuburan Mantan, Kuliner Mengejutkan dari Eks TKI Asal Sukabumi

Sementara, salah seorang peserta pria satu-satunya dalam festival tersebut, Edi Mulyadi (49), perwakilan RW 07 menilai, kegiatan ini menjadi paluang baginya untuk mengangkat dan melestarikan kembali kuliner daerah. "Mudah-mudahan masyarakat dapat tergugah dan kembali melestarikan makanan khas, tentu dengan metode baru yang variatif."

Dalam acara Festival Kuliner Tradisional, Wakil Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, berkesempatan hadir dan mengapreaiasi kegiatan tersebut. Menurutnya festival tersebut sangat penting, pasalnya makanan khas Sunda tersebut mulai tergerus oleh kuliner moderen.

"Ini sangat luar biasa, selain unik dan inspiratif, juga mengenalkan kepada kita makanan khas Sunda, yaitu Lokatis," singkatnya.

Reporter : GARIS NURBOGARULLAH
Redaktur : ANISA SITI RIZKIA
Sumber : Garis Nurbogarullah
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Paus Fransiskus mengatakan dalam sebuah film dokumenter bahwa pasangan sesama jenis harus dilindungi oleh undang-undang serikat sipil dan merupakan komentarnya yang paling jelas kepada publik untuk mendukung...

SUKABUMIUPDATE.com - Raksasa media sosial Facebook meluncurkan layanan pencari pasangan Facebook Dating di 32 negara Eropa, Rabu, 21 Oktober 2020. Peluncuran tersebut merupakan peluncuran lanjutan. Sebelumnya Facebook sudah meluncurkan...

SUKABUMIUPDATE.com - Jajaran pelatih tim Persib Bandung menyesuaikan program para pemainnya dengan menggelar latihan bersama hanya tiga kali dalam sepekan untuk merespons kompetisi Liga 1 Indonesia yang hingga saat...

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengajak masyarakat untuk beraktivitas lingkungan selama periode libur panjang, 28 Oktober 2020 hingga 1 November 2020. "Contoh musim hujan bisa mencari bibit...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya