Light Dark

Kalau Terpilih jadi Wakil Bupati Sukabumi, Sirojudin: Gaji Saya Untuk Masyarakat

Politik | 27 Nov 2020, 17:23 WIB

Kalau Terpilih jadi Wakil Bupati Sukabumi, Sirojudin: Gaji Saya Untuk Masyarakat

Politik | 27 Nov 2020, 17:23 WIB
Calon Wakil Bupati Sukabumi nomor urut 3, Sirojudin. | Dok. Sukabumiupdate.com

SUKABUMIUPDATE.com - Calon Wakil Bupati Sukabumi nomor urut 3, Sirojudin mengaku siap untuk memberikan seluruh gajinya jika ia terpilih di Pilkada Kabupaten Sukabumi tahun 2020.

Pria yang berpasangan dengan Abubakar Sidik itu menegaskan, Kabupaten Sukabumi memiliki APBD yang cukup besar, namun seringkali tak terserap dengan baik. Sejatinya anggaran itu bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sukabumi dengan sebaik-baiknya.

Namun, pria yang akrab disapa Kang Siroj itu menyebutkan, jika anggaran tersebut masih saja tak bisa dimaksimalkan untuk kepentingan masyarakat, maka dirinya siap memberikan gajinya sebagai Wakil Bupati Sukabumi jikalau terpilih.

BACA JUGA: Perjuangkan Bakang-Siroj, Adian Napitupulu Kirim 10 Mobil Kesehatan Rakyat ke Sukabumi

"Pasangan Abubakar - Sirojudin kan meluncurkan program tiga kartu. Yaitu Kartu Tani, Kartu UMKM dan Kartu Guru Ngaji. Dikasih insentif. Saya ditanya, terus itu anggaran dari mana? Kalau dari APBD Kabupaten Sukabumi yang cukup besar itu tak bisa dialokasikan, maka silahkan gaji saya hibahkan saja untuk itu," kata Sirojudin kepada sukabumiupdate.com, belum lama ini melalui sambungan telepon.

"Kalau terpilih, gaji saya saja silahkan gunakan untuk keperluan masyarakat. Semua berteriak untuk membela kepentingan masyarakat, tapi tidak riil, tidak konkret. Kalau saya, saklek saja, silahkan pakai gaji saya selama menjabat," tegas Sirojudin.

Pria yang juga Ketua KONI Kabupaten Sukabumi itu menjelaskan, sebelum mencalonkan jadi Wakil Bupati Sukabumi dirinya sudah menjamin kebutuhan pribadi.

BACA JUGA: Anak Wapres Bertemu Abu Bakar Sidik - Sirojudin di Sukabumi, Ini Pesannya!

Pun ketika terpilih sebagai Wakil Bupati Sukabumi, Sirojudin tak ingin menggantungkan hidup dari jabatan. Sebaliknya, ia mengaku ingin sepenuhnya mengabdikan diri.

"Sekarang saya memang bukan siapa-siapa, tapi alhamdulillah saya tetap bisa makan, bisa mencari nafkah. Perlu diingat, rezeki itu sudah ada yang atur. Jangan pelit-pelit kepada masyarakat. Saya masih bisa makan dari uang yang bukan pemberian pemerintah daerah. Kalau soal gaji, saya tegaskan, silahkan gunakan saja untuk kepentingan masyarakat," tandasnya.

Ingat pesan ibu: Wajib 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun). Redaksi sukabumiupdate.com mengajak seluruh pembaca untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di setiap kegiatan.

Image

Herlan Heryadie

Redaktur