Menu

02 Sep 2019, 21:00 WIB

Heboh Pose ASN dan Baliho Bupati Sukabumi, Bawaslu: Jangan Bikin Gaduh

Tujuh orang diduga ASN Kabupaten Sukabumi berfoto di depan baliho yang beredar luas di Facebook. | Sumber Foto:Istimewa/Facebook

SUKABUMIUPDATE.com - Foto-foto Aparatur Sipil Negara (ASN) di salah satu instansi Kabupaten Sukabumi beredar di media sosial Facebook. Bukan foto biasa. Ada tujuh orang diduga ASN memakai seragam khas Pegawai Negeri Sipil (PNS) berfoto di depan baliho bertuliskan "BMW 2020, Bade Pa Marwan Deui We, Katara Karasa Karampa".

BACA JUGA: Soal Netralitas ASN Sukabumi di Pemilu 2019, Ini Komentar Fahmi dan Iyos

Belum terkonfirmasi siapa saja ASN yang ada dalam foto tersebut dan berasal dari instansi mana. Apalagi beredarnya foto itu membuat suhu politik di Kabupaten Sukabumi kembali naik. Seperti diketahui, Kabupaten Sukabumi akan menghelat Pilkada pada 2020 mendatang.

Ketua Bawaslu Kabupaten Sukabumi, Teguh Haryanto angkat bicara. Ia menyayangkan ada ASN seolah-olah mengarahkan dukungan kepada salah satu kandidat, dan terkesan secara gamblang melakukan politik praktis.

"Seharusnya kan bisa menjaga etika, menjaga netralitas, sesuai regulasi. Meskipun memang punya hak pilih, atau hak suara, tapi kan seharusnya bisa menahan diri. Jangan sampai membuat kegaduhan. Apalagi tahapan Pilkada-nya kan belum dimulai," kata Teguh saat dikonfirmasi sukabumiupdate.com, Senin (2/9/2019) malam.

BACA JUGA: Sekda Kabupaten Sukabumi: Camat Harus Menjaga Netralitas Pemilu 2019

Meski demikian, Teguh hanya bisa memberi imbauan, belum bisa melakukan teguran atau penindakan. Hal itu lantaran belum ada regulasi yang mengatur dan bersifat mengikat, serta tahapan Pilkada yang belum dimulai. Ia menyerahkan persoalan ini kepada intansi terkait yang lebih berwenang mendisiplinkan para ASN nakal tersebut.

"Karena itu, kami minta kepada masyarakat, atau para pendukung agar menahan diri. Apalagi ini ASN, punya aturan sendiri, harus bisa menjaga netralitas. Sanksinya jelas ASN itu kan. Kedepannya, kalau tahapan sudah dimulai, kita bisa bertindak. Bukan hanya menindak, tapi juga mencegah," pungkas Teguh.

Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Jajaran Polsek Jampang Kulon masih meminta keterangan pria yang sempat jadi bulan-bulanan warga terkait kasus dugaan pencurian angkot pada Sabtu (5/7/2020) lalu. "Kami masih menyelidiki dulu, apakah curanmor...

SUKABUMIUPDATE.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi kembali mencatat data melandai akhir pekan ini, Minggu (5/7/2020). Berdasarkan data yang dirilis, tak ada penambahan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP),...

SUKABUMIUDPATE.com - Amelia Hapsari menjadi orang Indonesia pertama yang bakal terlibat dalam penjurian Piala Oscar. Academy of Motion Picture Arts and Sciences sebagai penyelenggara ajang perfilm bergengsi di Hollywood...

SUKABUMIUPDATE.com - Tiga wisatawan nyaris kehilangan nyawa saat berenang di Pantai Citepus Istana Presiden, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Minggu (5/7/2020). Ketiga wisatawan tersebut diantaranya Miko Aris Setiawan (18...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya