Menu

02 Mei 2019, 14:04 WIB

Forkoda Jelaskan Pekerjaan Rumah Pemkab Sukabumi Soal DOB

Audensi Forum Koordinasi Percepatan Pembentukan Daerah Otonomi Baru dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di Bandung, Selasa (30/4/2019). | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Forum Koordinasi Daerah (Forkoda) Jawa Barat Bayu Risnandar menyatakan Bupati Sukabumi Marwan Hamami tidak menjalankan penataan daerah. Dengan begitu seluruh proses pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) di Kabupaten Sukabumi stagnan.

"Sejak dilantik menjadi Bupati Sukabumi, Pak Marwan tidak menjalankan penataan daerah," ungkap Bayu kepada sukabumiupdate.com, Kamis (2/4/2019).

BACA JUGA: Adjo Beberkan Nasib DOB Kabupaten Sukabumi, Ini Kabar Terbarunya

Menurut dia, alih-alih mengajak para penggiat pemekaran duduk bersama untuk berdiskusi tentang proses pemekaran, namun Bupati beserta jajarannya malah beralibi dibalik status moratorium. Padahal moratorium hanya terjadi di pusat hal itu ditandai dengan tertahannya penetapan RPP Desain Besar Penataan Daerah (Desertada) dan RPP Penataan Daerah, karena memang RPP tersebut kewenangan pemerintah pusat.

"Sedangkan di daerah seharusnya proses penataan tetap berjalan sesuai dengan UU 23 tahun 2014. Kami menganggap pilihan Bupati Sukabumi dengan tidak melakukan penataan daerah, tentunya sangat keliru. Sebuah pilihan yang akan menjadi kambing hitam, manakala dua RPP itu ditetapkan," ujar Bayu.

BACA JUGA: Dukung Pemekaran, TB Hasanudin Penuhi Undangan FORKODA CDOB Jampang Sukabumi

Dengan tidak adanya penataan daerah manakala dua RPP tersebut ditetapkan maka Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Jampang dan CDOB Sukabumi Utara belum punya pelengkap persyaratan yang sudah menyesuaikan dengan UU baru. Sehingga yang terjadi kemudian Sukabumi akan kembali terlambat memiliki DPOB selanjutnya DOB.

"Ini masih ada waktu kepemimpinan Pak Marwan, untuk melakukan proses penataan daerah,"pungkasnya.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Peristiwa wisatawan terseret ombak di objek wisata pantai di kawasan selatan Kabupaten Sukabumi kembali terjadi. Seorang wisatawan asal Depok bernama Rizkyansyah terseret ombak di Pantai Pasir Putih yang menjadi tempat...

SUKABUMIUPDATE.com - Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Dilansir dari suara.com, pelawak senior asal Betawi, Omaswati atau dikenal Omas meninggal dunia, hari ini, Kamis (16/7/2020). Kabar ini telah...

SUKABUMIUPDATE.com - Menjaga jarak atau physical distancing merupakan salah satu upaya mencegah penyebaran virus corona di tengah pandemi Covid-19.  Ternyata menjaga jarak itu tidak hanya di pasar, mall dan tempat...

SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah perahu bagan milik nelayan Pantai Cikembang, Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi hancur setelah dihantam ombak, Kamis (16/5/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.  Informasi yang dihimpun perahu bagan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya