Menu

24 Apr 2019, 13:25 WIB

Sempat Banjir, Pleno PPK Cibereum Kota Sukabumi Kini Pakai Alas Palet Kayu

Palet kayu digunakan untuk alas di gudang logistik Pemilu PPK Cibereum Kota Sukabumi, Rabu (24/4/2019). Sebelumnya gudang logistik tersebut bocor saat hujan mengguyur sehingga pleno yang sedang berlangsung dihentikan. | Sumber Foto:CRP 1

SUKABUMIUPDATE.com - Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) Cibeureum Kota Sukabumi kembali melanjutkan pleno Pemilu 2019, Rabu (24/4/2019), setelah sebelumnya pleno dihentikan akibat gudang logistik kebanjiran, Selasa (23/4/2019). Banjir terjadi karena atap gudang bocor saat hujan deras mengguyur pada Selasa sore.

BACA JUGA: Gudang Logistik PPK Cibeureum Bocor, Rapat Pleno Bubar

Ketua PPK Cibeureum, Yudi, mengatakan pleno telah dilaksanakan kembali sejak Rabu pagi, dan lantai gudang telah dipasang kayu palet sebagai langkah antisipasi.

"Alhamdulillah tadi pagi pleno telah bisa kita mulai kembali, setelah sebelumnya sempat terhenti karena ada bocor di dalam gudang akibat hujan deras, namun sekarang sudah dipasang palet sebagai antisipasinya," tutur Yudi kepada sukabumiupdate.com.

Menurut Yudi, hingga Rabu ini baru dua kelurahan yang sudah selesai melakukan rekapitulasi dan sisanya dua kelurahan lagi. 

"Sampai hari baru selesai dua kelurahana, Kelurahan Babakan dan Sindangpalay. Tinggal dua Kelurahan lagi, mudah-mudahan Jumat bisa selesai," pungkas Yudi.

Reporter : CRP 1
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Tidak semua pasien positif virus corona harus tinggal di rumah sakit. Dilansir dari tempo.co, mereka yang tidak memiliki gejala dan layaknya orang sehat bisa melakukan isolasi mandiri...

SUKABUMIUPDATE.com - Setengah dari populasi Indonesia diperkirakan akan terinfeksi virus corona di Indonesia jika tak kunjung diberlakukan lockdown. Dilansir dari suara.com, hingga Jumat (27/3/2020), tercatat ada 893 kasus virus corona...

SUKABUMIUPDATE.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi merilis data lonjakan Orang Dalam Pemantauan (ODP) per hari ini, Sabtu (28/3/2020). Tercatat ODP yang sehari sebelumnya berjumlah 202 orang,...

SUKABUMIUPDATE.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penangananan Covid-19 Achmad Yurianto dianggap melontarkan kalimat kontroversial ketika memberikan keterangan pers soal perkembangan kasus corona di Indonesia. Dilansir dari suara.com, dalam pernyataan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya