Menu

Kamis, 13 September 2018, 19:21 WIB

Mulyono Jadi Penasehat Tim Pemenanganan Jokowi-Maruf Amin di Kota Sukabumi

Rapat pembentukan tim pemenangan Jokowi-Maruf Amin di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Sukabumi. | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Pengurus sembilan partai politik pendukung Pasangan Capres-Cawapres, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, membentuk tim pemenangan tingkat Kota Sukabumi. Ketua DPC Partai NasDem, Mulyono, ditunjuk sebagai penasehat.

Sekretaris DPC PDIP Kota Sukabumi, Tedi Untara, mengatakan rapat pembentukan tim pemenangan diselenggarakan di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Sukabumi belum lama ini. Struktur organisasi tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Kota Sukabumi, sudah dibentuk.

"Juklas-juklisnya secara linier mengikuti pusat. Hasil dari rapat, muncul dua nama calon ketua yakni Pak Bagus Pekik dan Haji Mulyono. Tapi ada pesan whatsApp dari tim NasDem, Pak Mulyono jadi penasehat saja, dan yang menjadi ketua tim Pak Bagus Pekik," ujar Tedi kepada sukabumiupdate.com, Kamis (13/9/2018).

BACA JUGA: Pilpres Semakin Dekat, Relawan Suka Jokowi 2019 Mulai Gerak

Tedi sendiri menduduki jabatan sebagai sekretaris di tim pemenangan. Surat Keputusan (SK) hasil rapat, akan dilaporkan ke pengurus masing-masing partai di tingkat provinsi. "Intinya pada 16 September nanti di SKkan karena pada 17 September nanti harus masuk datanya ke KPU (Komisi Pemilihan Umum)," ucapnya.

Pada Pilpres 2019 ini, Tedi jagoannya dapat meraih suara lebih banyak.  Meskipun Joko Widodo mendapat sedikit suara di Sukabumi, bahkan di Jawa Barat, pada Pilpres 2014.

BACA JUGA: Deklarasi Relawan Jokowi di Sukabumi, Ali Ngabalin Singgung Amien Rais Soal Perang Uhud

"Pemilihan 2014 dengan 2019 itu berbeda. Apalagi melihat kondisi hari ini ada Pemilihan Legislatif dan Pilpres langsung. Insya Allah kami optimis, karena ada kepentingan legislatif dan pilpres ditambah 9 parpol koalisi," ucapnya.

Menurut Tedi, saat ini masih ada pekerjaan rumah yakni menangkal isu - isu hoax di media sosial. Baik isu sara maupun lainya.

"Perlu di ingat dalam Pilpres itu yang dipakai otak, bukan jempol saja. Insyaallah 52 persen untuk Kota Sukabumi," pungkasnya.

Reporter : GARIS NURBOGARULLAH
Redaktur : MULVI MN
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERKAIT

SUKABUMIUPDATE.com - Jampang adalah sebuah nama tempat di Kabupaten Sukabumi dengan wilayah yang cukup luas. Cakupanya hampir separuh dari luas wilayah Kabupaten Sukabumi. Berdasarkan versi sejarah Cianjur, kata Jampang...

SUKABUMIUPDATE.com - Seekor domba jantan membuat heboh warga Desa Nyalindung, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi. Pasalnya, domba lokal yang kini berusia 9 bulan itu memiliki empat tanduk yang tidak dimiliki domba pada...

SUKABUMIUPDATE.com - Sesosok tubuh pria tergeletak tak bernyawa di Terminal KH Ahmad Sanusi Sukabumi, Kamis (13/9/2018), sekitar pukul 19.00 WIB. Jenazah pria tersebut pertama kali ditemukan salah seorang petugas...

SUKABUMIUPDATE.com - Sesosok tubuh pria tergeletak tak bernyawa di Terminal KH Ahmad Sanusi Sukabumi, Kamis (13/9/2018), sekitar pukul 19.00 WIB. Jenazah pria tersebut pertama kali ditemukan salah seorang petugas...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved