Menu

18 Jul 2018, 10:14 WIB

Kebanyakan Bacaleg, Hanura Kabupaten Sukabumi Kesulitan Buang Nama

Pendaftaran Bacaleg dari DPD Partai Hanura Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Saepul Ramdani

SUKABUMIUPDATE.com - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Sukabumi kesulitan untuk melakukan penyaringan Bacalegnya. Jumlah nama Bacaleg dinilai terlalu banyak.

Ketua DPC Partai Hanura, Wandi Ruswandi mengatakan, awalnya yang mendaftar menjadi Bacaleg dari Partai Hanura, semuanya ada 80 orang. Hasil penyaringan,  hanya 52 orang yang didaftarkan ke KPU Kabupaten Sukabumi.

"Alhamdulillah mesin partai berjalan, kesulitan itu mencoret nama lebih yang ikut mendaftar. Namun kelebihan dua orang itu kita lempar ke Bacaleg Provinsi," ungkapnya kepada sukabumiupdate.com, Selasa malam (18/7/2018).

Kata Wandi, meskipun datang pada malam terakhir penutupan, Partai Hanura dengan cepat dan singkat melakukan pendaftaran tanpa ada hambatan. Berkas administrasi pendaftaran Bacaleg sudah lengkap.

"Memang kami agak telat, karena harus ada rekomendasi dari setingkat di atasnya, yaitu dari DPD Provinsi di Bandung. Dengan sistem perhitungan suara yang baru, kami berusaha memperoleh satu kursi di setiap dapil satu," harapnya.

BACA JUGA: Hanura Bidik Kursi Ketua DPRD Kota Sukabumi

Masih kata Ia, keterwakilan perempuan dari regulasi 30%, Partai Hanura sudah menuhi syarat.  Yaitu 18 orang Bacaleg perempuan dan 32 orang Bacaleg laki-laki. Untuk Bacaleg mantan PNS partai Hanura mempunyai satu orang, sedangkan dari pensiunan TNI/Polri tidak ada.

"Mantan PNS ada di Dapil I, satu orang. Kami mencoba menjalankan mesin partai supaya gregetnya ada. Di dapil I Hanura lebih berpeluang unggul, karena yang memdaftar paling banyak disana," pungkasnya.

Reporter : SAEPUL RAMDANI
Redaktur : MULVI MN
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - RSUD Sekarwangi Cibadak, Kabupaten Sukabumi, merawat sebanyak sembilan orang korban keracunan makanan yang dirujuk dari Puskemas Nagrak pada Selasa (7/7/2020) kemarin.  Humas RSUD Sekarwangi Cibadak, Ramdansyah mengatakan, sampai...

SUKABUMIUPDATE.com - Bioskop di seluruh Indonesia mulai buka 29 Juli 2020 mendatang pasca tutup selama wabah corona. Hal itu dipastikan Ketua Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) Djonny Syafruddin. Dilansir...

SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Presiden Maruf Amin melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di Kota Sukabumi pada Rabu (8/7/2020). Kunker dilakukan itu untuk meninjau kesiapan sekolah di masa transisi menuju AKB (Adaptasi...

SUKABUMIUPDATE.com - Puskemas Nagrak masih merawat dua orang warga Kampung Selaawi, Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi yang merupakan korban keracunan massal hingga Rabu (8/7/2020).  Kepala Puskesmas Nagrak, Yuyun Wahyuni...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya